Sayap Golkar AMPI Berikan Bantuan ke Sumatra, Termasuk Donasi Luar Negeri
Jakarta, IDN Times– Sayap partai Golkar, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), mengumpulkan sumbangan bantuan dari 38 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AMPI di seluruh Indonesia serta 14 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) yang berada di lima benua di seluruh dunia.
Dana yang dikumpulkan secara online dan offline untuk bencana di Sumatra mencapai total sebesar Rp250 juta.
1. Mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak dan menjadi korban bencana
Ketua Umum DPP AMPI, Jerry Sambuaga, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud dukungan dan tindakan kemanusiaan terhadap para korban bencana banjir serta tanah longsor di wilayah Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Bantuan ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak dan menjadi korban bencana.
“Bantuan yang dikumpulkan oleh DPP AMPI ini berasal dari donasi seluruh 38 DPD di seluruh Indonesia dan 14 DPLN sebesar Rp250 juta. Kami akan langsung menyerahkan bantuan ini kepada AMPI Aceh, AMPI Sumatra Utara, dan AMPI Sumatra Barat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita di daerah bencana,” kata Jerry dalam pernyataannya, Selasa (16/12/2025).
2. Dana sumbangan dikumpulkan selama tujuh hari
Ia menyampaikan, AMPI telah menggalang dana selama tujuh hari berkat partisipasi seluruh pengurus DPP, DPD, dan DPLN AMPI.
“Dengan kegiatan penggalangan dana ini, AMPI berharap bantuan yang diberikan dapat membantu mengurangi beban saudara-saudara kita yang terkena musibah. AMPI juga meminta seluruh rakyat Indonesia untuk terus mendoakan agar kondisi wilayah dan masyarakat yang terkena dampak segera pulih,” kata Jerry.
3. Secara keseluruhan terdapat 1.053 korban jiwa
BNPB mengupdate jumlah korban jiwa akibat bencana banjir bandang yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar. Total sebanyak 1.053 orang dinyatakan meninggal dunia hingga Selasa (16/12/2025).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa angka ini meningkat dibandingkan data sebelumnya yang mencapai 1.030 jiwa. Rinciannya, Aceh memiliki 449 jiwa, Sumut 360 jiwa, dan Sumbar 244 jiwa.
“Maka data per tanggal 16 Desember 2025 menyebutkan jumlah korban jiwa yang meninggal akibat banjir dan tanah longsor di tiga provinsi mencapai 1053 orang. Rinciannya, Aceh sebanyak 449 orang, Sumut 360 orang, dan Sumbar 244 orang,” ujar Abdul Muhari.
BNPB: Fokus Saat Ini pada Pendistribusian Logistik dan Perbaikan Akses Transportasi BNPB Menyangkal Pembangunan Tenda Pengungsi Baru Jelang Kedatangan Presiden



