Agustus 26, 2026

Pria Tewas di Apartemen Saladin Depok Terungkap, Ternyata DPO Pemalsuan Meterai

0
Puasa-Ramadan-2025-atau-1446-Hijriah-diperkirakan-akan-dimulai-pada.jpg

Identifikasi Korban Bunuh Diri di Depok

Seorang pria berinisial AB (36) yang tewas setelah terjun dari lantai 7 Apartemen Saladin Depok pada 26 Juni 2026 akhirnya berhasil diidentifikasi. Berdasarkan hasil penyelidikan, korban merupakan daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pemalsuan meterai.

Polisi menyatakan bahwa kejadian tersebut murni bunuh diri. Korban diduga mengalami rasa takut setelah statusnya sebagai tersangka DPO diketahui oleh penyidik. Hal ini memicu tindakan korban untuk melompat dari lantai 7 dan jatuh di area parkir dasar, yang menyebabkan luka fatal pada bagian kepala.

Penyelidikan dan Barang Bukti

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Gede Made Oka Utama menjelaskan bahwa korban tewas murni karena bunuh diri. Menurutnya, korban memang sedang dicari oleh pihak penyidik saat kejadian. “Korban diduga merasa takut karena statusnya sebagai tersangka atau masuk dalam DPO,” katanya.

Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa meterai palsu di dalam kamar apartemen korban. Barang bukti ini menjadi salah satu alat bukti penting dalam penyelidikan kasus pemalsuan meterai yang terjadi sebelumnya.

Proses Pemeriksaan dan Penyerahan Jenazah

Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta pihak manajemen apartemen. Proses ini dilakukan untuk memastikan kejelasan peristiwa yang terjadi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Polri sebelum akhirnya diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga sesuai SOP.

Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai bunuh diri. Mereka mengakui bahwa tidak ada unsur kekerasan atau tindakan luar biasa yang terjadi sebelum korban meninggal.

Peringatan dan Bantuan Kesehatan Jiwa

Sebagai informasi tambahan, berita ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, disarankan untuk segera bercerita, berkonsultasi, atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Informasi Tambahan



Korban ditemukan di area parkir dasar setelah melompat dari lantai 7.



Barang bukti meterai palsu ditemukan di kamar korban.



Proses penyerahan jenazah korban kepada keluarga dilakukan dengan SOP yang ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *