Bus PO Bintang Utara Diserang Batu, Dua Sopir Dikeroyok 15 Orang
Peristiwa Brutal yang Menimpa Bus PO Bintang Utara di Labuhanbatu Utara
Sebuah peristiwa kekerasan yang sangat mengerikan terjadi terhadap bus PO Bintang Utara di wilayah Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Dalam kejadian tersebut, bus yang sedang melintasi Jalan Lintas Sumatera, Bandar Durian, Aek Natas, tiba-tiba dicegat oleh belasan orang tak dikenal. Kaca bus dilempari batu dan dua sopir bus dikeroyok secara brutal oleh 15 orang.
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 6 Juli 2026 sekitar pukul 22.30 WIB. Dua sopir bus bernama Julianto Sinaga dan Robin mengalami luka-luka akibat pengeroyokan tersebut. Kasi Humas Polres Labura, AKP Aswin Irwan, menjelaskan bahwa insiden bermula saat bus yang beroperasi dengan rute Medan-Dumai melintas di lokasi kejadian.
Menurut keterangan Julianto, kendaraannya tiba-tiba diberhentikan oleh sekitar lima orang yang tidak dikenal. Saat turun dari bus, Julianto dituduh menunjuk ke arah salah satu anggota kelompok tersebut. Ia membantah tuduhan tersebut, tetapi dua orang dari kelompok tersebut langsung memukulinya.
“Julianto mengalami luka lecet pada hidung, pipi sebelah kanan, bahu kanan dan kiri, serta kening sebelah kanan,” ujar Aswin.
Setelah kejadian pertama, bus kembali melanjutkan perjalanan. Namun, hanya sekitar 500 meter dari lokasi awal, bus kembali diberhentikan oleh sepuluh orang yang langsung mengeroyok Julianto. Pada saat itu, sopir cadangan bernama Robin Josper mencoba melerai pengeroyokan, tetapi akhirnya juga dikeroyok oleh para pelaku.
“Robin terkena lemparan batu pada kaki sebelah kiri hingga mengalami luka lecet dan mengeluarkan darah. Sebelum bus meninggalkan lokasi, para pelaku juga kembali melempari bus menggunakan batu sehingga mengakibatkan kaca samping sebelah kiri pecah,” jelas Aswin.
Proses Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan
Setelah kejadian tersebut, Julianto melaporkan peristiwa ini ke Polsek Aek Natas. Polisi kemudian melakukan pengumpulan barang bukti dan pencarian identitas pelaku. Saat ini, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan.
“Saat ini, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan. Polsek Aek Natas telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian dan akan terus melaksanakan penyelidikan serta proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tambah Aswin.
Informasi Terkait
- Kejadian ini menunjukkan betapa rentannya keselamatan para pengemudi transportasi umum, terutama di jalur-jalur yang kurang ramai.
- Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwajib.
- Polisi akan terus memastikan keamanan di jalanan dan menindak tegas pelaku kejahatan.
