Juli 12, 2026

Kanit Reskrim Polsek Kuta Bali Terlibat Narkoba dalam Operasi Silent

0
AA1SrAuT.jpg

Polda Bali Lakukan Operasi Bersih-Bersih Internal untuk Mengatasi Penyalahgunaan Narkoba

Polda Bali sedang melakukan operasi pembersihan internal yang dilakukan secara diam-diam. Tujuannya adalah untuk membersihkan institusi dari penggunaan narkotika di kalangan anggota kepolisian. Salah satu perwira yang terkena dampaknya adalah Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP.

Iptu MDP diamankan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Bali setelah terjaring dalam operasi tiba-tiba. Saat itu, tim gabungan melakukan tes urine tanpa memberi pemberitahuan terlebih dahulu. Tindakan ini dilakukan untuk memastikan hasil tes tidak dimanipulasi.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy menjelaskan bahwa langkah tegas ini dilakukan sebagai bukti bahwa kepolisian tidak hanya tajam dalam menangani narkoba dari luar, tetapi juga bersikap tegas terhadap penyalahgunaan narkoba di dalam tubuh sendiri. Menurutnya, tindakan terhadap Iptu MDP bukanlah penangkapan biasa, melainkan bagian dari operasi penertiban internal yang dilakukan secara rahasia.

“Operasi ini sudah berlangsung secara diam-diam dan mendadak. Kami memanggil beberapa anggota untuk diambil sampel urinenya,” jelas Kombes Pol Ariasandy. Operasi ini dirancang agar tidak ada kebocoran informasi. Dengan demikian, semua anggota yang dipanggil secara acak bisa dites tanpa adanya kesempatan untuk mempersiapkan diri.

Hasil tes urine yang dilakukan pada awal bulan lalu menunjukkan bahwa Iptu MDP terindikasi positif mengonsumsi narkotika. “Tanggal 8 Juni kemarin, kita ambil sampel urine dan ternyata ada satu yang terindikasi positif,” ujar Kombes Pol Ariasandy.

Setelah hasil laboratorium menunjukkan indikasi positif, pimpinan Polda Bali segera mengambil tindakan tegas. Iptu MDP tidak lagi diberi kelonggaran untuk bertugas dan langsung diamankan di ruang khusus Propam. Di sana, ia akan menjalani pemeriksaan intensif.

Kombes Pol Ariasandy menegaskan bahwa Iptu MDP saat ini sudah ditahan dan akan menerima sanksi berat. “Akhirnya yang bersangkutan kita serahkan ke Propam untuk dilakukan tindak lanjut. Sementara itu, yang bersangkutan sudah kita amankan di Propam sejak tanggal 8 Juni kemarin,” tambahnya.

Proses Operasi Pembersihan Internal

  • Rencana Operasi: Operasi ini dirancang agar tidak ada kebocoran informasi. Semua anggota yang dicurigai dipanggil secara mendadak.
  • Tes Urine: Tes urine dilakukan untuk memastikan hasil tidak dimanipulasi. Anggota yang dipanggil secara acak.
  • Hasil Tes: Hasil tes menunjukkan bahwa Iptu MDP terindikasi positif narkotika.
  • Tindakan Tegas: Setelah hasil tes diketahui, Iptu MDP langsung diamankan di ruang khusus Propam.
  • Sanksi Berat: Iptu MDP akan menerima sanksi berat karena terbukti menggunakan narkotika.

Penjelasan dari Pihak Polda Bali

Pihak Polda Bali menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk mencegah penyalahgunaan narkoba oleh anggota. Langkah ini dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati dan terstruktur agar tidak ada manipulasi hasil. Selain itu, operasi ini juga menjadi bentuk komitmen institusi dalam menjaga integritas dan disiplin di lingkungan kepolisian.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *