4 Tips Liburan Natal dan Tahun Baru Aman Tanpa Masalah
- Liburan Natal dan Tahun Baru sering menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu untuk melakukan perjalanan bersama keluarga. Sayangnya, antusiasme liburan...
- Liburan Natal dan Tahun Baru sering menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu untuk melakukan perjalanan bersama keluarga. Sayangnya, antusiasme liburan...
Kijang Innova dan Dua Kendaraan Lain Menjadi Bukti, Serapi Ini Cara Penipuan Mobil Sewaan Zaman Now Kijang Innova dan Dua...
Priangan Insider -Pemantauan terkini arus mudik Natal dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Garut pada sore hari ini, Selasa 23...
Pusat Studi Ekonomi dan Hukum (Celios) mengkritik tindakan Badan Gizi Nasional yang tetap mempertahankan program makanan bergizi gratis atauMBG pada...
PEKANBARU – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan perhatian khusus terhadap upaya perlindungan gajah Sumatra setelah seekor gajah betina bernama Nurlaila meninggal...
Hari Ibu menjadi momen penting yang digunakan untuk merenungkan peran seorang ibu dalam membangun keluarga, mendidik anak-anak, serta menjaga keseimbangan...
– Setelah dua pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol di tengah pekan, Tottenham Hotspur dan Sunderland akan bertemu dalam laga...
— Cerita Dani Cantona mengantarkan Persebaya Surabaya U-11 menaklukkan Akademi Manchester City dari Malaysia menjadi sorotan utama dalam keberhasilan meraih gelar juara Turnamen Tanjak Riau Internasional 2025. Turnamen bergengsi yang digelar di Riau pada 20–21 Desember 2025 itu menjadi panggung pembuktian kualitas pembinaan usia dini Persebaya Surabaya. Di bawah arahan Dani Cantona, Persebaya Surabaya U-11 tampil konsisten sejak fase awal hingga partai penentuan, meski harus bersaing dengan puluhan tim kuat. Total ada 64 peserta yang ambil bagian, terdiri dari klub nasional dan internasional dari kawasan Asia Tenggara. Dani Cantona selaku pelatih Persebaya Surabaya U-11 mengatakan, turnamen tersebut diikuti akademi-akademi terbaik yang merupakan juara dari berbagai ajang sebelumnya. Kondisi itu membuat persaingan berjalan ketat dan menuntut kesiapan teknis serta mental pemain. “Alhamdulillah bisa mendapatkan juara satu, dan mendapatkan beberapa gelar individu untuk pemain dan pelatih,” Dani Cantona Pelatih Persebaya Surabaya U-11 kepada , Senin (22/12/2025). Prestasi itu sekaligus menegaskan kualitas tim muda Green Force di level internasional. “Untuk event Tanjak Riau ini, ada 64 peserta, baik dari nasional dan internasional, negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Vietnam, dan akademi-akademi dari ASEAN.” Menurut Dani, kehadiran tim luar negeri membuat turnamen ini jauh lebih kompetitif dibanding ajang lain yang pernah diikuti. Dani juga menjelaskan, Persebaya Surabaya U-11 melakukan penguatan skuad sebelum tampil di Riau. Penambahan pemain dilakukan setelah evaluasi dari turnamen di Thailand beberapa bulan sebelumnya. “Betul, kelompok umur 11. Untuk pemain ada beberapa tambahan, dari yang Thailand kemarin ada tambahan sekitar 3 pemain, karena kita melihat ada beberapa posisi yang harus kita tambahin, sehingga kita seleksi pemain lagi dari kelompok-kelompok internasional.” Langkah ini diambil agar tim lebih seimbang di setiap lini. Ia menilai kualitas Turnamen Tanjak Riau berada di atas event internasional sebelumnya yang diikuti Persebaya Surabaya U-11. Lawan-lawan yang dihadapi memiliki kemampuan teknik dan fisik yang lebih matang. “Beda, mas. Untuk yang di Tanjak Riau kemarin itu kan juara dari berbagai event internasional dan nasional, sehingga lebih kompetitif, jadi lawan-lawannya itu lebih bagus-bagus.” Situasi ini menjadi ujian penting bagi perkembangan pemain usia 11 tahun. Turnamen di Riau juga menjadi bagian dari rangkaian pembinaan jangka panjang Persebaya Surabaya U-11. Meski sempat dikaitkan dengan persiapan ke Prancis, Dani menegaskan fokus utama tetap pada penguatan tim. “Kalau di Thailand kan, memang levelnya di bawahnya yang Tanjak Riau kemarin. Ya, ceritanya. Untuk Tanjak Riau ini sebetulnya, kalau untuk persiapan ke Perancis sih, lebih ke arah mempersiapkan tim untuk event internasional yang lain, karena yang Perancis belum ada kabar, nanti kalau ada kabar mungkin kita persiapan untuk cari event internasional lagi.” Selama turnamen, anak-anak Persebaya Surabaya banyak mendapatkan pelajaran berharga dari karakter lawan yang beragam. Pengalaman ini dinilai penting untuk membentuk mental bertanding sejak usia dini....
Suara Flores -Mendekati akhir tahun 2025, pasar tablet di Indonesia kembali mengalami peningkatan dengan kehadiran perangkat terbaru dari Huawei. Meskipun...
–Kasus dugaan akses ilegal dan penyebaran rekaman CCTV pribadi milik Inara Rusli memasuki tahap yang mengejutkan. Nama mantan suami Inara,...