Juli 12, 2026

Veda Kalah Peringkat, Euforia Legenda MotoGP Malaysia untuk Hakim Danish Jelang Moto3 Jerman 2026

0



Sebagai mentor, Zulfahmi Khairuddin tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap peningkatan yang ditunjukkan oleh Hakim Danish dalam 10 balapan Moto3 2026.

Jelang memasuki paruh musim Moto3 2026, persaingan semakin ketat, terutama bagi para pembalap rookie atau pendatang baru. Salah satu yang menonjol adalah Hakim Danish, yang berada di antara beberapa pembalap muda seperti Brian Uriarte dari Spanyol dan Veda Ega Pratama, pembalap asal Indonesia.

Hakim Danish telah berhasil meraih dua podium dengan satu kemenangan, menjadikannya sebagai salah satu pembalap yang patut diperhitungkan pada musim ini. Khusus untuk persaingan para rookie, penampilannya mencerminkan tren positif, terutama setelah seri terakhir di GP Belanda.

Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Assen dua pekan lalu, Danish memulai dari posisi ke-16 dan akhirnya finis di posisi ke-10. Tiga pembalap lainnya mendapatkan sanksi karena melanggar aturan track limit, sehingga membuat Danish resmi finish di posisi ke-7. Hasil tersebut membawanya naik satu peringkat dalam klasemen rookie Moto3 2026, dengan total 82 poin sejauh ini.

Kini, Danish menduduki peringkat kedua setelah berhasil menggulingkan Veda Ega Pratama, yang mengalami crash dan gagal membawa pulang poin dari GP Belanda. Meskipun poin Veda sama dengan yang diraih Danish, posisi Danish lebih baik karena memiliki satu kemenangan dibandingkan Veda yang hanya meraih dua podium.

Keberhasilan Danish dalam menyalip Veda menarik perhatian Zulfahmi Khairuddin. Legenda MotoGP Malaysia yang pernah meraih dua podium di kelas Moto3 musim 2012 itu merasa bangga dengan apa yang ditunjukkan oleh Danish.

Hasil yang diraih oleh rider milik MT Helmets-MSI patut diapresiasi, mengingat perjuangan kerasnya dalam mengamankan posisi 10 besar. “Balapan di Assen sungguh membanggakan. Meski memulai dari posisi ke-16, Hakim Danish berhasil bersaing dengan kelompok pembalap terdepan,” kata Zulfahmi.

“Ini sebuah pencapaian yang tidak mudah di sirkuit yang sangat teknis seperti Assen,” tambahnya melalui laman resmi ZKRacing.

Lebih lanjut, Zulfahmi tidak bisa menyembunyikan euforianya dengan posisinya kini di peringkat keenam klasemen Moto3 2026. “Dia menunjukkan peningkatan yang luar biasa kali ini. Saya juga telah berbicara dengan tim, dan semua orang sangat senang dengan hasil yang diraih,” ujar Zulfahmi.

“Saya sangat bangga dengan performanya. Saat ini, dia menempati posisi keenam dalam klasemen keseluruhan kejuaraan, sebuah pencapaian luar biasa.”

“Dan sejujurnya, saya sendiri tidak menyangka ia bisa mencapai level ini,” imbuhnya.

Zulfahmi kini berharap Danish dapat tampil baik pada Moto3 Jerman 2026 yang akan digelar di Sachsenring akhir pekan ini. “Saya berharap Danish tetap sehat, terus kompetitif sepanjang musim, dan terus belajar dari setiap balapan,” katanya.

“Terkait motornya, masih ada aspek yang bisa ditingkatkan. Namun, saya yakin tim ini selalu memberikan yang terbaik bagi Danish. Sampai jumpa di balapan berikutnya di Sachsenring,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *