Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini: Cerah Berawan Sepanjang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Pada Hari Kamis, 9 Juli 2026
Jawa Tengah (Jateng) akan mengalami cuaca cerah berawan sepanjang hari pada Kamis, 9 Juli 2026. Dari 35 kabupaten dan kota yang ada di Jateng, kebanyakan wilayah akan didominasi oleh kondisi cuaca yang cerah berawan.
Suhu udara terdingin di wilayah Wonosobo mencapai 10 derajat celcius. Sementara itu, rata-rata suhu udara di seluruh wilayah berkisar antara 12 derajat celcius hingga 33 derajat celcius. Kecepatan angin juga relatif rendah, yaitu antara 8 km per jam hingga 13 km per jam.
Berikut daftar wilayah di Jateng yang akan mengalami cuaca cerah berawan:
- Banjarnegara
- Banyumas
- Batang
- Blora
- Boyolali
- Brebes
- Cilacap
- Demak
- Grobogan
- Jepara
- Karanganyar
- Kebumen
- Kendal
- Klaten
- Kota Magelang
- Kota Pekalongan
- Kota Salatiga
- Kota Semarang
- Kota Surakarta
- Kota Tegal
- Kudus
- Magelang
- Pati
- Pekalongan
- Pemalang
- Purbalingga
- Purworejo
- Rembang
- Semarang
- Sragen
- Sukoharjo
- Tegal
- Temanggung
- Wonogiri
- Wonosobo
Puncak Musim Kemarau di Jawa Tengah
BMKG memprediksi bahwa puncak musim kemarau di Jateng akan terjadi pada bulan Agustus hingga September 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyediakan sebanyak 123 juta liter air bersih di 18 kabupaten/kota yang berpotensi terkena dampak kekeringan. Namun, distribusi air tersebut terkendala oleh kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan bahwa 123 juta liter air bersih sudah siap didistribusikan. Pihaknya saat ini sedang melakukan pemetaan wilayah serta alat distribusi. Ia menambahkan bahwa saat ini masih dilakukan kajian dan penghitungan terkait biaya distribusi akibat kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Menurut informasi dari BMKG, dampak El Nino pada tahun 2026 akan berdampak pada kemarau yang lebih lama di Jateng. Ancaman kemarau tahun ini diprediksi tidak jauh berbeda dengan puncak kemarau ekstrem pada tahun 2019 dan 2023.
Pihak BPBD Jateng telah memetakan ketersediaan air di seluruh wilayah Jateng yang diperkirakan mencapai 123 juta liter. “Kemarau mulai terjadi di Jateng pada Juni mendatang,” ujarnya.
Stok Air Bersih di Berbagai Wilayah Jateng
Bergas merinci bahwa ketersediaan air bersih di Jateng paling banyak terdapat di Klaten dengan jumlah 57,6 juta liter. Selanjutnya, wilayah Boyolali memiliki 13,4 juta liter, Kabupaten Semarang 12,9 juta liter, Blora 5,1 juta liter, Purworejo 5,06 juta liter, Wonosobo 5 juta liter, Purbalingga 4,4 juta liter, Wonogiri 3,7 juta liter, Banjarnegara 3,6 juta liter, dan Grobogan 3,1 juta liter.
Sebaliknya, ketersediaan air yang dilaporkan terendah adalah di Batang dengan hanya 331 ribu liter, Kota Salatiga 250 ribu liter, Demak 150 ribu liter, dan Kabupaten Pekalongan 80 ribu liter. Ada beberapa daerah yang tidak melaporkan ketersediaan air karena merasa tidak pernah terdampak. Contohnya adalah Kota Solo dan Kota Magelang.
Upaya Pemerintah dalam Menghadapi Kekeringan
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa persoalan kekeringan akan ditangani secara bersama-sama, termasuk dengan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Kami akan koordinasikan lagi termasuk dengan beberapa pelibatan BUMD juga akan kami kondisikan agar dampak kemarau bisa dikurangi termasuk dampak ke swasembada pangan,” ujarnya.

