Isi Artikel
Ringkasan Berita:
- PSS Sleman akan mengawali kiprah mereka di tahun 2026 dengan melakoni laga tandang menghadapi tuan rumah Kendal Tornado FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
- Pertandingan kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, pada Senin (5/1/2026) pukul 19.00 WIB.
- Laga ini menjadi pertandingan pembuka bagi PSS maupun Kendal Tornado di tahun kalender yang baru.
, SOLO– PSS Sleman akan mengawali kiprah mereka di tahun 2026 dengan melakoni laga tandang menghadapi tuan rumah Kendal Tornado FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
Pertandingan kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, pada Senin (5/1/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjadi pertandingan pembuka bagi PSS maupun Kendal Tornado di tahun kalender yang baru.
PSS Sleman diunggulkan atas Kendal Tornado
Secara statistik, Super Elja lebih diunggulkan. Pada pertemuan pertama musim ini, PSS berhasil menaklukkan Kendal Tornado dengan skor 3-1.
Dari sisi klasemen, PSS juga berada dua tingkat di atas lawannya.
Tim besutan Ansyari Lubis itu menempati posisi runner-up Grup Timur dengan koleksi 30 poin, sementara Kendal Tornado berada di peringkat keempat dengan 23 poin.
Meski demikian, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan timnya tidak ingin memandang remeh kekuatan Kendal Tornado.
Menurutnya, tim promosi itu memiliki kualitas dan komitmen yang patut diwaspadai.
“Ya saya kira kita tahu Kendal bisa menjadi apa ya, tim yang sangat kita perhitungkan karena mereka punya komitmen yang bagus, punya kualitas yang bagus. Jadi kita harus waspada terhadap mereka,” ujar Ansyari Lubis, Minggu (4/1/2026).
Instruksi Ansyari Lubis
Ia menambahkan, PSS harus tampil dengan karakter permainan mereka sendiri, mulai dari aspek mental, kecepatan, hingga kekuatan fisik dan taktik.
“Jadi kita harus siap, harus kuat mental, harus kita main dengan karakter kita yang selalu apa ya, main dengan punya kecepatan, dengan fisikal, dengan taktikal yang kita punya,” lanjutnya.
Terkait persiapan tim, Ansyari menyebut tidak ada perlakuan khusus jelang menghadapi Kendal Tornado.
Program latihan tetap berjalan seperti laga-laga sebelumnya, dengan fokus pada pemulihan kondisi serta penguatan taktik.
“Artinya ada pemulihan kondisi dengan kita lebih banyak latihan ball possession dan taktik menyerang,” jelasnya.
Tanpa Frederic Injai
Pada laga ini, PSS dipastikan belum dapat diperkuat Frederic Injai yang masih menjalani pemulihan cedera.
Pemain bertubuh jangkung tersebut mengalami cedera saat menghadapi Persipal Palu pada akhir tahun lalu.
“Injai kan kemarin masih cedera ya, jadi dia memerlukan beberapa hari untuk pemulihan dan saya kira Injai saja,” kata Ansyari.
Untuk durasi absennya pemain adal Prancis itu, Ansyari menyerahkan sepenuhnya kepada tim medis.
“Kalau itu nanti tim dokter nanti yang memberikan gambaran gimana dia nanti bisa beraktivitas. Mungkin seminggu atau beberapa hari itu nanti kita masih belum dapat kabar dari dokter,” ujarnya.
Di sisi lain, PSS mendapat kabar positif dengan pulihnya Kevin Gomes de Oliveira.
Pemain bertahan tersebut sudah kembali berlatih dan siap dimainkan jika dibutuhkan.
“Kevin kan sudah latihan, sudah sembuh, sudah ikut. Dan siap untuk dimainkan, tergantung kebutuhan tim nanti kita pakai taktik apa lawan Tornado,” pungkas Ansyari.
Lima laga penting di Januari 2026
PSS Sleman akan menghadapi jadwal padat sepanjang Januari 2026 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
Selama 27 hari, terhitung mulai 5 hingga 31 Januari 2026, Super Elja dijadwalkan melakoni lima pertandingan krusial yang sekaligus menjadi penutup putaran kedua Grup Timur.
Rangkaian laga tersebut akan diawali dengan lawatan ke markas Tornado Kendal FC pada 5 Januari.
Setelah itu, PSS Sleman kembali ke kandang untuk menjamu PSIS Semarang pada 10 Januari, lalu meladeni Persela Lamongan pada 18 Januari.
Agenda berat berlanjut ketika skuad asuhan Ansyari Lubis harus bertandang ke markas Persipura Jayapura pada 24 Januari.
PSS Sleman kemudian menutup rangkaian laga padat Januari dengan menjamu Barito Putera pada 31 Januari di Stadion Maguwoharjo.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyadari betul tantangan besar yang akan dihadapi timnya di tengah jadwal yang padat dan persaingan yang semakin ketat.
Ia menegaskan PSS Sleman tidak ingin terlena dengan posisi saat ini.
“Kami tidak mau terlena dengan situasi sekarang. Agenda tim setelah libur sudah kami siapkan dengan baik agar aspek mental, fisik, dan teknik pemain selalu siap untuk bersaing,” ujar Ansyari, Jumat (2/1/2026).
Fokus laga penting
Ia juga memastikan fokus para pemain tetap terjaga menghadapi rangkaian laga penting tersebut.
Menurutnya, setiap pertandingan membutuhkan konsentrasi dan tanggung jawab besar.
“Pemain sadar kompetisi semakin ketat. Mereka harus menjaga fokus dan memiliki tanggung jawab besar untuk menghadapi tantangan berikutnya,” tambahnya.
Saat ini, PSS Sleman menempati posisi kedua klasemen Grup Timur dengan koleksi 30 poin dari 13 pertandingan.
Mereka hanya terpaut satu poin dari Barito Putera di puncak klasemen dan unggul empat angka atas Persipura Jayapura di peringkat ketiga.
Ketatnya persaingan kian terasa karena regulasi kompetisi musim ini hanya memberikan dua tiket ke fase selanjutnya.
Tim yang finis di peringkat pertama akan otomatis promosi ke Super League musim depan, sedangkan tim peringkat kedua harus menjalani laga playoff promosi melawan runner-up Grup Barat.







