Juli 12, 2026

Pihak Sarwendah Siap Buka Fakta di Persidangan, Kuasa Hukum Ruben Onsu: Tidak Jadi Masalah

0
membangun-karir-memuaskan-lulus-kuliah.png

Perseteruan Hukum Ruben Onsu dan Sarwendah Terkait Hak Asuh Anak

Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terkait hak bertemu anak serta nafkah pascacerai kini memasuki babak hukum. Setelah beberapa waktu terjadi perselisihan, Ruben akhirnya mengajukan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Masalah ini semakin memanas setelah pihak Sarwendah menyatakan siap membuka fakta-fakta penting di persidangan.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan jika kubu Sarwendah ingin mengungkap berbagai fakta di hadapan majelis hakim. Menurut Minola, hal tersebut bukan menjadi masalah karena pihaknya percaya bahwa majelis hakim akan melihat bukti-bukti yang relevan.

“Enggak jadi persoalan itu,” ujar Minola, dikutip dari sebuah sumber video. “Hakim juga pasti akan melihat bukti-bukti itu kan mana yang relevan, mana yang tidak relevan. Jadi silakan saja ya, kita enggak mau seolah-olah kita akhirnya ada kekhawatiran dan ketakutan gitu ya. Enggak ada ketakutan, kita ikhlas ya.”

Minola juga menyatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak khawatir jika Sarwendah membuka aib Ruben di persidangan untuk mempertahankan hak asuh anak. Pihak Ruben justru tetap konsisten dalam memperjuangkan kepentingan terbaik bagi anak-anak.

“Kalau dengan rasa dia membuka aib ayah anak-anaknya di depan persidangan itu akan membuat hakim melihat dia lebih pantas untuk mendapatkan hak asuh anak-anaknya, silahkan. Kami akan tetap konsisten membuktikan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan anak ya. Apakah anak ini sebaiknya diasuh oleh orang seorang ibu yang seperti ini perilakunya atau ayah yang seperti ini kan,” tambah Minola.

Perseteruan antara Ruben dan Sarwendah mencuat berawal dari perasaan Ruben yang merasa dipersulit bertemu dengan anaknya sejak cerai pada 2024 lalu. Pada akhirnya, selama enam bulan terakhir, Ruben berhenti memberikan nafkah bulanan sebesar Rp225 juta sebagai bentuk protesnya. Masalah kemudian semakin memanas setelah pihak Sarwendah mengungkit persoalan nafkah dan menilai Ruben lepas dari tanggung jawabnya.

Rencananya, sidang perdana gugatan hak asuh anak akan digelar pada 15 Juli 2026. Di sisi lain, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah hal penting untuk disampaikan dalam persidangan.

Chris Sam Siwu mengatakan bahwa informasi tersebut selama ini belum pernah dipublikasikan kepada media. “Beberapa hal sangat penting akan kami sampaikan nanti di Pengadilan, hal penting tersebut sebelumnya belum pernah kami sampaikan di media,” ujarnya saat dihubungi awak media.

Meski demikian, Chris mengaku belum mendapatkan surat resmi terkait sidang gugatan hak asuh. “Sampai saat ini klien kami belum mendapatkan surat resmi dari pengadilan terkait gugatan hak asuh yang diajukan RO, namun bila hal itu memang benar dilakukan maka kami hargai,” katanya.

Chris menegaskan bahwa gugatan tersebut sebetulnya sudah menjadi momen yang ditunggu oleh Sarwendah untuk membuktikan di hadapan hakim. “Gugatan yang saat ini informasinya sudah dilakukan oleh pihak RO sejujurnya kami sangat menunggu moment ini,” ujarnya.

“Di pengadilan kami akan menyampaikan semua argumen hukum yang didukung dengan bukti dan saksi terkait persoalan yang sebenarnya secara utuh sehingga hakim akan bisa melihat masalah ini dengan terang benderang,” tambah Chris.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *