Peduli Bencana, Polsek Tanah Jawa Simalungun Bantu Korban Melalui Tuan Guru Batak

, SIMALUNGUN– Perhatian Polri terhadap para korban bencana alam kembali terlihat nyata. Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana melalui Persulukan Tuan Guru Batak di Jawa Tengah, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, pada hari Minggu (21/12/2025) siang.

Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL Asmon Bufitra, SH, MH., yang diwawancarai pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 18.10 WIB menyampaikan bahwa kegiatan pendistribusian bantuan ini merupakan wujud perhatian Polri terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan.

Bacaan Lainnya

“Kami dari Polsek Tanah Jawa melakukan kegiatan kemanusiaan dengan memberikan bantuan kepada para korban bencana alam. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 21 Desember 2025, mulai pukul 11.15 WIB hingga selesai di Persulukan Tuan Guru Batak di Jawa Tengah, Nagori Jawa Tengah, Kecamatan Tanah Jawa,” jelas KOMPOL Asmon menjelaskan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan.

KOMPOL Asmon menjelaskan jenis bantuan yang diberikan kepada Tuan Guru Batak. “Bantuan yang kami serahkan terdiri dari 2 lusin sandal, 3 lusin minyak kayu putih, dan 14 kotak Indomie. Bantuan ini kami berikan kepada Tuan Guru Batak agar selanjutnya disalurkan kepada para korban bencana alam,” ujar KOMPOL Asmon menjelaskan rincian bantuan yang diberikan.

Kapolsek menekankan bahwa penyaluran bantuan melalui Tuan Guru Batak dipilih karena kepercayaan masyarakat terhadap tokoh spiritual tersebut. “Kami menyerahkan bantuan ini kepada Tuan Guru Batak karena beliau sangat dihormati oleh masyarakat dan memiliki jaringan yang luas untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Kami yakin bantuan ini akan tepat sasaran,” kata KOMPOL Asmon menjelaskan strategi penyaluran bantuan. Kapolsek menyampaikan bahwa pilihan penyaluran bantuan melalui Tuan Guru Batak dilakukan karena tingginya kepercayaan masyarakat terhadap tokoh spiritual tersebut. “Kami menyerahkan bantuan ini kepada Tuan Guru Batak karena beliau sangat diandalkan oleh masyarakat dan memiliki jaringan yang luas untuk menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan. Kami yakin bantuan ini akan sampai tepat sasaran,” ujar KOMPOL Asmon menjelaskan metode penyaluran bantuan. Kapolsek menekankan bahwa penyaluran bantuan melalui Tuan Guru Batak dipilih karena rasa percaya masyarakat terhadap tokoh spiritual tersebut. “Kami menyerahkan bantuan ini kepada Tuan Guru Batak karena beliau sangat dipercaya oleh masyarakat dan memiliki jaringan yang luas untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Kami yakin bantuan ini akan tepat sasaran,” kata KOMPOL Asmon menjelaskan pendekatan penyaluran bantuan.

KOMPOL Asmon juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari tugas Polri yang tidak hanya berupa menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir di tengah kesulitan masyarakat. “Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan. Ini adalah wujud pengabdian kami kepada masyarakat,” ujar KOMPOL Asmon menekankan peran humanis Polri.

Selanjutnya, Kapolsek menjelaskan bahwa bantuan tersebut dikumpulkan dari berbagai sumber. “Bantuan ini berasal dari kerja sama personel Polsek Tanah Jawa serta donasi dari masyarakat yang peduli. Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi,” kata KOMPOL Asmon menyampaikan rasa terima kasih.

KOMPOL Asmon juga menyampaikan bahwa kondisi para korban bencana saat ini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. “Para korban bencana alam saat ini sangat memerlukan dukungan, terutama kebutuhan pokok seperti makanan dan perlengkapan harian. Sepatu diperlukan karena banyak yang kehilangan alas kaki akibat bencana, minyak kayu putih untuk menjaga tubuh tetap hangat di cuaca dingin, serta Indomie sebagai makanan yang mudah disajikan dan tahan lama,” ujar KOMPOL Asmon menjelaskan alasan pemilihan jenis bantuan.

Kapolsek juga mengajak masyarakat agar tetap memperhatikan sesama yang mengalami kesulitan. “Saya mengajak seluruh warga Simalungun untuk terus memperhatikan saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Bantuan apa pun, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi mereka. Mari kita tunjukkan semangat kebersamaan dan rasa empati,” ajak KOMPOL Asmon kepada masyarakat.

KOMPOL Asmon juga menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan semacam ini akan terus dilakukan oleh Polsek Tanah Jawa. “Ini bukan kegiatan yang bersifat sementara. Polsek Tanah Jawa akan tetap hadir di tengah masyarakat, baik dalam keadaan biasa maupun saat terjadi bencana. Kami merupakan bagian dari masyarakat dan selalu siap memberikan bantuan,” tegas KOMPOL Asmon menekankan komitmennya untuk berkelanjutan.

Kapolsek juga menyampaikan pesan kepada para korban bencana untuk tetap tangguh dan sabar. “Kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana, kami mengingatkan agar tetap kuat dan sabar menghadapi ujian ini. Jangan merasa kesepian, karena Polri dan seluruh masyarakat Simalungun berada di samping kalian,” kata KOMPOL Asmon memberikan dukungan moral.

KOMPOL Asmon juga mengucapkan terima kasih kepada Tuan Guru Batak yang telah bersedia menjadi mitra dalam pendistribusian bantuan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Tuan Guru Batak yang telah bersedia bekerja sama dengan kami dalam menyalurkan bantuan ini. Kolaborasi yang baik antara Polri dan tokoh masyarakat seperti ini sangat penting agar bantuan dapat sampai kepada penerima yang tepat,” ujar KOMPOL Asmon.

Kapolsek menutup pernyataannya dengan harapan agar di masa depan tidak lagi terjadi bencana yang menimpa masyarakat Simalungun. “Kami berharap di masa depan tidak ada lagi bencana yang menimpa warga kami. Namun, jika memang terjadi, Polsek Tanah Jawa akan selalu siap hadir untuk membantu. Mari kita jaga lingkungan dan tetap waspada terhadap ancaman bencana,” tutur KOMPOL Asmon Bufitra, SH, MH., mengakhiri pernyataannya dengan penuh rasa peduli.

Pelaksanaan kegiatan bantuan ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertindak sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai teman masyarakat yang selalu hadir ketika diperlukan, khususnya dalam kondisi darurat dan bencana.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *