Honda HR-V Terbakar Saat Melaju, 3 Anak Dievakuasi Selamat di Jalan Wijaya Kusuma
Kebakaran Mendadak yang Menghebohkan Warga
Sebuah kejadian tak terduga terjadi di Kota Samarinda, dimana sebuah mobil Honda HR-V tiba-tiba mengalami mogok dan kemudian terbakar. Menurut kesaksian seorang warga setempat, Beton, kendaraan tersebut awalnya berjalan dengan normal tanpa menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Namun, tiba-tiba laju mobil terhenti dan mesinnya mati secara mendadak.
Tidak lama setelah mogok, kepulan asap mulai muncul dari bagian depan kap mobil. Jilatan api segera menyusul, membuat warga sekitar kaget dan panik. Api berkembang sangat cepat, sehingga fokus warga langsung beralih pada evakuasi penumpang, terutama anak-anak, daripada mencoba menyelamatkan bodi mobil yang mulai terbakar.
Respons Cepat Dinas Pemadam Kebakaran
Menyadari situasi darurat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda segera mengerahkan dua unit armada dari Posko 3 menuju lokasi kejadian. Komandan Pos 3 Disdamkarmat Samarinda, Tri Indarto, menjelaskan bahwa saat petugas tiba di tempat kejadian, api sudah menguasai bagian bawah mobil.
Berdasarkan analisis awal, sumber api diduga kuat berasal dari korsleting atau kebocoran di area bawah mesin serta jalur pipa bahan bakar yang menghubungkan tangki ke bagian depan kendaraan. Proses pemadaman menghadapi beberapa hambatan, karena pasokan bahan bakar minyak yang terus menetes dari tangki membuat penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tidak efektif.
Untuk memutus suplai oksigen pada api, petugas akhirnya memutuskan menggunakan air yang dicampur dengan cairan khusus berupa foam atau busa pemadam. Berkat kesigapan petugas di lapangan, api utama berhasil dikuasai dalam waktu sekitar 10 menit saja.
Proses Pendinginan dan Penanganan Lanjutan
Meskipun api utama telah dipadamkan, proses pendinginan dan penanganan menyeluruh memakan waktu hingga hampir satu jam. Tujuannya adalah memastikan kondisi benar-benar aman dan kondusif. Meski kondisi fisik mobil mengalami kerusakan parah dan menyisakan kerugian materiil yang cukup besar, Tri Indarto memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Diketahui, sang pemilik mobil saat itu hanya berniat berkendara di malam hari untuk mengantarkan anak-anaknya. Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi para pengemudi untuk selalu waspada terhadap kondisi kendaraan mereka, terutama jika sedang melintasi area yang rawan kecelakaan atau memiliki risiko kebakaran.

