Akan Temui Menteri Budaya, PB XIV Hangabehi Curhat Kerusakan Keraton Solo

Ringkasan Berita:

  • Pakubuwono XIV Hangabehi direncanakan akan berjumpa dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada hari Sabtu (13/12/2025).
  • Rapat akan membahas pelestarian budaya, termasuk penyampaian kerusakan pada bangunan di Keraton Kasunanan Surakarta.
  • Selain perbaikan fisik, langkah lanjutan seperti penyelamatan dokumen Museum Keraton juga memiliki peluang untuk dibahas.

 

Liputan Jurnalis https://mediahariini.com, Ahmad Syarifudin

https://mediahariini.com, SOLO –Pakubuwono XIV Hangabehi dijadwalkan akan berjumpa dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Jakarta, Sabtu (13/12/2025).

Ia juga akan menyampaikan beberapa kerusakan yang terjadi pada bangunan Keraton Kasunanan Surakarta.

“Diskusi tentang pelestarian budaya. Banyak. Jika merujuk pada Kementerian Kebudayaan, banyak hal yang perlu dilestarikan. Ya, salah satunya adalah perbaikan yang rusak di dalam,” katanya setelah sholat jumat di Masjid Agung, Jumat (12/12/2025).

Tidak menutup kemungkinan beberapa proyek lain akan dilanjutkan guna menjaga kelestarian warisan budaya.

Salah satu upaya pelestarian dokumen yang tersimpan di Museum Keraton Kasunanan Surakarta.

“Salah satu yang akan kita bahas nanti. Mungkin nanti kita akan berupaya dengan pemerintah. Bismillah insyaallah (penyelamatan arsip),” katanya.

Selain itu, Hangabehi juga menyebutkan bahwa atap Bangsal Pradonggo memang mengalami kerusakan.

Untuk mencegah kerusakan yang lebih buruk, dia memperkuat atap menggunakan bambu.

“Kita coba terlebih dahulu dengan menggunakan bambu sebagai penopang. Kita masih fokus pada perbaikan keraton. Harus segera dilakukan jika tidak akan berdampak lebih buruk lagi terhadap kerusakan yang lain,” katanya saat diwawancarai di Sasana Handrawina, Rabu (10/12/2025).

Saat ini, panggung Songgo Buwono hampir selesai. Termasuk pengaplikasian cat dengan warna yang lebih terang sudah mulai terlihat.

“Sudah terlihat Panggung Songgo Buwono dengan penampilan yang baru menggunakan cat yang lebih cerah. Sebenarnya warna cat seperti ini. Tapi kode cat ini tidak tersedia, kami berusaha menggunakannya dalam warna biru,” jelasnya.

Ia sendiri tidak tahu kapan proyek ini akan selesai dikerjakan.

“Insyaallah sebentar lagi akan selesai juga. Yang lain akan menyusul. Saya belum mengetahui karena masih dalam proses penyelesaian yang ada di dalam. Jika sudah selesai, kami akan diberitahu,” katanya.

Dua Kubu Diundang

Menteri Budaya Fadli Zon dilaporkan mengundang dua pihak dari Keraton Kasunanan Surakarta yang sedang berselisih terkait pewaris tahta untuk datang ke Jakarta.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi turut diundang dalam pertemuan yang berlangsung pada Sabtu (13/12/2025).

“Coba nanti kita periksa. Mungkin ini inisiatif dari kementerian,” kata Respati, saat diwawancarai di Swiss-Belinn Saripetojo, Jumat (12/12/2025).

Meskipun demikian, ia memerlukan koordinasi tambahan terkait pertemuan ini.

Karena sebelumnya pihaknya diberi himbauan untuk tidak meninggalkan wilayah hingga liburan Natal dan Tahun Baru selesai.

“Ini di Jakarta. Kami mengimbau agar tidak meninggalkan wilayah. Kemarin saat rapat forkopimda disampaikan larangan untuk keluar wilayah karena menuju Nataru,” kata Respati.

Meskipun demikian, ia berharap perselisihan ini segera mendapatkan penyelesaian. Ia berharap secepatnya tercapai kesepahaman antara kedua belah pihak.

“Pastinya keraton kami mengikuti. Intinya tetap sama. Menghormati siapa pun tokoh yang dihormati dan dianggap sebagai pemimpin keraton. Kami menunggu agar ada kejelasan agar ada terangnya,” jelas Respati.

Sementara itu, Pakubuwono XIV Hangabehi mengakui telah menerima undangan tersebut. Ia menyatakan akan hadir dalam pertemuan ini.

“Jika undangan ada. Pelestarian budaya. Masih tanggal 13. Hadir. Di Jakarta,” kata Hangabehi.

Sementara itu, Pakubuwono XIV Purboyo mengakui tidak mengetahui apa-apa terkait pertemuan tersebut.

Ia juga mengakui masih sibuk dengan kegiatan perkuliahan.

“Acara yang mana. Saya tidak tahu ada acara apa. Saya memiliki kuliah. Apakah kuliah saya sudah selesai. Saya ingin menyelesaikan tesis ini,” kata Purboyo.

(*)