Juli 12, 2026

3 Kontroversi Wasit dalam Laga Argentina vs Mesir: Gol Dianulir dan Penalti Tak Diberikan

0
proses-menulis-karya-ilmiah.jpg

Argentina Menang Dramatis atas Mesir dalam Laga yang Penuh Kontroversi

Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir berlangsung dengan dramatis. Argentina berhasil membalikkan keadaan dari tertinggal 0-2 menjadi kemenangan 3-2 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Rabu (8/7/2026) dini hari WIB. Namun, hasil ini diwarnai sejumlah keputusan wasit dan VAR yang memicu protes keras dari kubu Mesir.

Argentina sukses menunjukkan kekuatannya sebagai juara bertahan dengan comeback yang luar biasa. Gol-gol yang dicetak oleh Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez memastikan kemenangan tim asuhan Lionel Scaloni. Meski begitu, kontroversi terkait kepemimpinan wasit François Letexier tidak bisa diabaikan.

Pelatih Mesir Protes Keputusan Wasit

Setelah pertandingan, pelatih Mesir Hossam Hassan menyampaikan keluhannya terhadap keputusan wasit dan VAR. Ia mengatakan bahwa beberapa keputusan wasit merugikan timnya. “Hasil pertandingan dipengaruhi oleh faktor internal di lapangan dan selama pertandingan, serta faktor eksternal sebelum pertandingan dimulai,” ujarnya.

Hossam Hassan juga menyoroti insiden yang menurutnya seharusnya ditinjau oleh VAR. “Kita semua melihat bagaimana bajunya ditarik, tetapi permainan itu tidak ditinjau untuk membatalkan gol tersebut. Begitulah hidup, tidak adil,” tambahnya.

Daftar Kontroversi Wasit dalam Pertandingan Argentina vs Mesir

1. Gol Kedua Mesir Dianulir Lewat VAR

Kontroversi pertama terjadi ketika Mesir masih unggul 1-0. Mostafa Zico sempat menggandakan keunggulan setelah menyambar umpan Mohamed Salah dan membobol gawang Argentina. Bahkan, sang penyerang sudah merayakan gol dengan melepas jersey.

Namun beberapa saat kemudian, VAR memanggil François Letexier untuk meninjau proses terciptanya gol tersebut. Setelah melihat tayangan ulang di monitor, Letexier memutuskan menganulir gol karena menilai terdapat pelanggaran pemain Mesir dalam fase pembangunan serangan sebelum bola masuk ke gawang.

Keputusan tersebut langsung memicu protes para pemain Mesir yang merasa gol tercipta secara sah. Meski demikian, Zico akhirnya tetap mencetak gol pada menit ke-67 setelah memanfaatkan umpan Haissem Hassan untuk membawa Mesir unggul 2-0.

2. Mesir Mengklaim Layak Mendapat Penalti

Kontroversi kedua terjadi pada fase krusial menjelang akhir pertandingan. Setelah Argentina berhasil menyamakan skor menjadi 2-2, Hamdy Fathy terjatuh di kotak penalti usai terlibat kontak dengan pemain Argentina. Pemain Mesir langsung mengelilingi wasit dan meminta insiden tersebut ditinjau melalui VAR karena merasa terjadi pelanggaran yang seharusnya berbuah penalti.

Namun François Letexier memilih membiarkan permainan berlanjut tanpa melakukan on-field review. Keputusan tersebut kembali memancing kemarahan kubu Mesir. Dari situasi yang sama, Argentina justru melancarkan serangan balik cepat. Julian Alvarez mengirim umpan panjang kepada Lautaro Martinez yang kemudian mengirim bola ke depan gawang.

Enzo Fernandez menyambutnya dengan sundulan akurat pada menit ke-90+3 untuk memastikan kemenangan dramatis Argentina dengan skor 3-2.

3. Hujan Kartu Kuning Warnai Akhir Laga

Memasuki masa-masa akhir pertandingan, tensi laga semakin tinggi. Wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning kepada kubu Mesir, dimulai dari kiper Mostafa Shobeir, kemudian Hamdy Fathy dan Marwan Attia. Pelatih Hossam Hassan juga diganjar kartu kuning akibat melakukan protes keras terhadap keputusan wasit di pinggir lapangan.

Sementara itu, kapten Mesir Mohamed Salah beberapa kali terlihat berdiskusi dan menyampaikan protes kepada François Letexier di tengah suasana pertandingan yang memanas. Usai peluit panjang berbunyi, para pemain Mesir tampak kecewa karena gagal mempertahankan keunggulan dua gol sekaligus menilai sejumlah keputusan wasit turut memengaruhi jalannya pertandingan.

Performa Lionel Messi Memastikan Kemenangan Argentina

Di sisi lain, Lionel Messi menjadi motor kebangkitan Argentina. Ia mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-83 setelah sebelumnya memberikan assist untuk gol Cristian Romero pada menit ke-79. Gol kemenangan Enzo Fernandez di masa injury time memastikan Argentina menang 3-2 dan melaju ke perempat final Piala Dunia 2026.

Selanjutnya, Argentina akan menghadapi Swiss pada babak perempat final dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih empat tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *