Wamenpar: Wisatawan Asing Kembali ke Bali Saat Natal dan Tahun Baru 2026

Kondisi Kunjungan Wisatawan ke Bali Berdasarkan Data Bandara Ngurah Rai

Bali, yang dikenal sebagai destinasi wisata utama di Indonesia, kembali menjadi perhatian setelah adanya keluhan dari para pekerja pariwisata terkait sepinya kunjungan wisatawan. Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, memberikan penjelasan mengenai kondisi tersebut berdasarkan data penumpang internasional di Bandara Ngurah Rai Bali.

Data menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mengalami fluktuasi sejak 1 Desember 2025. Dalam seminggu terakhir, tepatnya pada 14 Desember 2025, jumlah wisatawan asing mencapai 40.979 kunjungan dengan pertumbuhan sebesar 8,18 persen. Sementara itu, wisatawan domestik hanya mencapai 27.205 kunjungan dengan pertumbuhan negatif sebesar -5,71 persen.

Bacaan Lainnya

Pada 15 Desember 2025, jumlah wisatawan asing meningkat sedikit menjadi 41.022 kunjungan dengan pertumbuhan 0,55 persen, namun wisatawan domestik mengalami penurunan signifikan menjadi 26.199 kunjungan dengan pertumbuhan -17,86 persen. Hari berikutnya, 16 Desember 2025, jumlah wisatawan asing turun menjadi 37.023 kunjungan dengan pertumbuhan -6,35 persen, sementara wisatawan domestik turun lagi menjadi 21.625 kunjungan dengan pertumbuhan -19,25 persen.

Pada 17 Desember 2025, jumlah wisatawan asing kembali naik menjadi 39.803 kunjungan dengan pertumbuhan 9,16 persen, sementara wisatawan domestik mencapai 24.498 kunjungan dengan pertumbuhan -2,47 persen. Pada 18 Desember 2025, jumlah wisatawan asing turun kembali menjadi 37.463 kunjungan dengan pertumbuhan -4,94 persen, dan wisatawan domestik mencapai 23.812 kunjungan dengan pertumbuhan -14,52 persen.

Pada 19 Desember 2025, jumlah wisatawan asing kembali naik menjadi 41.300 kunjungan dengan pertumbuhan 6,02 persen, sementara wisatawan domestik mencapai 27.911 kunjungan dengan pertumbuhan -1,26 persen.

Ni Luh Puspa menjelaskan bahwa laporan harian dari Bandara Ngurah Rai menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan asing mulai meningkat. Menurut Ketua Badung Tourism Board (BTB), biasanya peningkatan akan terjadi mulai tanggal 22 Desember 2025. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan ini.

Perkembangan Pariwisata Bali Saat Ini

Sebelumnya, Ketua Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, mengatakan bahwa turis sudah mulai masuk ke Bali saat ini. Ia menyebutkan bahwa Bali telah mulai bangkit untuk perayaan Natal hingga tanggal 27 Desember. Periode Tahun Baru mulai dari tanggal 27 hingga 5 Januari juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat hunian hotel dan booking.

Menurut Suryawijaya, banyak turis yang datang secara last minute atau mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini disebabkan oleh karakteristik turis modern yang lebih suka mengonfirmasi melalui online travel agent (OTA). Hampir 70 persen bisnis pariwisata menggunakan OTA, sehingga membuat wisatawan datang secara last minute.

Selain itu, Suryawijaya menjelaskan bahwa alasan turis datang secara last minute juga dipengaruhi oleh situasi dan kondisi tertentu. Beberapa isu negatif seperti lingkungan, sampah, serta kemacetan dan infrastruktur yang kurang memadai turut memengaruhi keputusan para turis.




Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *