Sinergi ASABRI dan Polda Papua: Program TUNAS sasar penurunan stunting di Muara Tami Jayapura

Ringkasan Berita:

  • Program TUNAS kali ini menyasar wilayah Koya, Distrik Muara Tami, dengan menjangkau 143 penerima manfaat yang terdiri atas ibu menyusui serta anak usia 6–59 bulan yang berisiko kekurangan gizi.
  • Kehadiran tim medis memberikan nilai tambah melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu dan anak yang hadir.

   

Bacaan Lainnya

 

, JAYAPURA –Prevalensi stunting di Provinsi Papua yang mencapai 28,6 persen berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan lintas sektor.

Angka ini masih terpaut jauh dari target nasional sebesar 14,2 persen yang ditetapkan dalam RPJMN 2025–2029.

Menanggapi kondisi tersebut, PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang Jayapura menginisiasi program TUNAS (Bersatu Mencegah Stunting) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Papua.

Program TUNAS kali ini menyasar wilayah Koya, Distrik Muara Tami, dengan menjangkau 143 penerima manfaat yang terdiri atas ibu menyusui serta anak usia 6–59 bulan yang berisiko kekurangan gizi.

Dalam pelaksanaannya, ASABRI berkolaborasi dengan Polri melalui Polda Papua dan Polsek Muara Tami.

Bantuan yang disalurkan berupa paket makanan tambahan bergizi yang dirancang khusus untuk mendukung pemenuhan nutrisi pada fase krusial tumbuh kembang anak guna mencegah dampak jangka panjang stunting.

Kabagdalpers Polda Papua, AKBP Timur Santoso, menyambut baik kolaborasi ini dan menegaskan bahwa upaya menurunkan angka stunting memerlukan keterlibatan banyak pihak secara aktif.

 “Upaya menurunkan angka stunting membutuhkan kerja bersama dan keterlibatan banyak pihak,” ujar Timur Santoso dalam rilis pers diterima Tribun Papua, Selasa (30/12/2025).

“Kolaborasi antara ASABRI, Polda Papua, dan tenaga kesehatan menjadi kunci dan langkah penting untuk memastikan intervensi yang dilakukan benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan di wilayah kami.” 

Senada dengan hal tersebut, Pjs Kepala Kantor Cabang ASABRI Jayapura, Bayu Subiantoro, menjelaskan pemilihan lokasi dan target program telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Kolaborasi dengan Polri tidak hanya mempermudah jangkauan ke masyarakat, tetapi juga memastikan bantuan tepat sasaran kepada keluarga yang paling membutuhkan.

“Kami memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran kepada ibu menyusui dan anak-anak yang membutuhka,” ujarnya.

“Kolaborasi dengan Polda Papua sebagai institusi dan sebagai peserta kami, menjadi faktor penting agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jayapura dan bersama menurunkan angka stunting di Papua.”

Selain penyaluran bantuan gizi, kegiatan ini juga didukung oleh tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Papua.

Kehadiran tim medis memberikan nilai tambah melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu dan anak yang hadir.

Langkah deteksi dini ini dinilai sangat penting untuk memantau kondisi kesehatan secara langsung, sekaligus memastikan bahwa intervensi gizi yang diberikan oleh ASABRI dapat berjalan secara optimal dan terukur.

Sekretaris Perusahaan ASABRI, Okki Jatnika, menegaskan program TUNAS merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

“Stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan anak hari ini, tetapi juga menentukan kualitas generasi di masa depan. Melalui program TUNAS, ASABRI berupaya hadir mendampingi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Okki.

Bagi ASABRI, pencegahan stunting adalah investasi jangka panjang bangsa.

Dengan memastikan kesehatan anak-anak hari ini, ASABRI turut berkontribusi dalam menentukan kualitas generasi masa depan Papua yang lebih sehat dan kompetitif.

Hadir dalam kegiatan ini yakni Karumkit Bhayangkara TK II Jayapura, AKBP Dr dr  Rommy Sebastian, dan Kapolsek Muara Tami, AKP H Zakaruddin. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *