Persib Bandung kembali gagal memanfaatkan peluang dari titik putih saat menghadapi PSM Makassar dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (27/12/2025) malam.
Andrew Jung menjadi eksekutor yang tidak berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dalam laga tersebut.
Meski demikian, penyerang asal Prancis itu tidak larut dalam kekecewaan dan segera membayar kegagalannya dengan mencetak gol kemenangan dari sundulan terukur memanfaatkan sepak pojok yang dieksekusi oleh Thom Haye.
Berkat gol tunggal tersebut, Maung Bandung berhasil meraih kemenangan penting atas Juku Eja di hadapan pendukungnya sendiri.
Kemenangan ini sangat krusial bagi Persib mengingat ketatnya persaingan di papan atas klasemen Super League Indonesia.
Saat ini, tim asuhan Bojan Hodak mengoleksi 34 poin dari 15 pertandingan yang telah dilakoni.
Kegagalan Andrew Jung dari titik putih merupakan yang kelima bagi Persib Bandung pada musim ini.
Sebelumnya, pada pertandingan terakhir fase grup AFC Champions League 2 (ACL 2) melawan Bangkok United pada (10/12/2025) lalu, Persib juga gagal memanfaatkan peluang tendangan penalti.
Uilliam Barros yang ditunjuk sebagai eksekutor saat itu tidak berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sehingga Maung Bandung gagal memperoleh keunggulan di awal pertandingan.
Meski gagal dari titik putih, Persib tetap mampu memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 melalui gol tunggal yang dicetak oleh Ramon Tanque.
Kemenangan tersebut membawa Pangeran Biru keluar sebagai juara Grup G ACL 2 dengan koleksi 13 poin dari enam pertandingan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa timnya kesulitan mengonversi peluang dari titik penalti sepanjang musim ini.
“Di pertandingan kali ini tim kami bermain baik, tetapi kami kembali tidak bisa menghasilkan gol dari titik penalti, tercatat sudah empat kali sejauh ini,” ujar Hodak usai laga kontra Bangkok United seperti dilansir dari laman resmi klub.
Setelah pertandingan melawan PSM Makassar, Hodak kembali mengomentari performa timnya yang masih bisa meraih kemenangan meski gagal dari titik putih.
“Babak pertama kami bermain lebih baik, mencetak gol walau penalti kami gagal, pada babak kedua, kami terlalu menurunkan garis pertahanan, tetapi akhirnya saya pikir mereka tidak benar-benar punya peluang, ada banyak umpan silang, tetapi pertahanan kami tampil baik,” kata Hodak seperti dilansir dari laman resmi ileague.id.
Kegagalan penalti yang paling merugikan Persib terjadi saat bersua PSIM Yogyakarta pada Agustus 2025 lalu.
Pada pertandingan tersebut, Persib mendapatkan dua kali kesempatan penalti, namun Marc Klok dan Uilliam Barros sama-sama gagal mengeksekusinya dengan baik.
Akibatnya, laga di markas Laskar Mataram tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1, sehingga Persib gagal membawa pulang tiga poin penuh.
Selain Uilliam Barros dan Marc Klok yang gagal mengeksekusi penalti saat melawan PSIM, tercatat juga Luciano Guaycochea pernah gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Persita Tangerang yang membuat Maung Bandung harus kalah 2-1 dari Pendekar Cisadane.
Total sudah lima kali Persib Bandung gagal memanfaatkan peluang dari titik putih sepanjang musim ini, termasuk yang terbaru oleh Andrew Jung saat melawan PSM Makassar.
Meski sering gagal dalam mengeksekusi penalti, beruntung tim berjuluk Pangeran Biru tersebut masih bisa bangkit dan memenangkan laga-laga krusial.
Namun, Persib perlu memperbaiki akurasi tendangan dari titik putih agar tidak menyulitkan diri sendiri dalam meraih kemenangan, baik di kompetisi Super League maupun di AFC Champions League 2.
Secara mental, Persib menunjukkan ketangguhan meski beberapa kali gagal dari titik penalti, hal ini terbukti dengan kemampuan mereka untuk tetap fokus dan memenangkan pertandingan melalui jalur permainan terbuka.
Daftar penalti gagal Persib Bandung musim ini:
- Uilliam Barros vs PSIM Yogyakarta.
- Marc Klok vs PSIM Yogyakarta.
- Luciano Guaycochea vs Persita.
- Uilliam Barros vs Bangkok United.
- Andrew Jung vs PSM Makassar.







