Persija Jakarta terus memangkas jarak dengan rival abadinya Persib Bandung di papan atas klasemen sementara Super League musim ini.
Usai mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor telak 3-0, Macan Kemayoran kembali mengamankan posisi tiga klasemen yang sebelumnya sempat direbut Malut United.
Anak didik Mauricio Souza mengirimkan sinyal bahaya bagi para rivalnya untuk berhati-hati dan tidak terlena karena jika terpleset di laga berikutnya, posisi puncak klasemen otomatis bisa langsung digeser Persija.
Tim kebanggaan ibu kota itu kini hanya berjarak dua poin dengan Persib Bandung dan Borneo FC yang berbagi puncak klasemen sementara Super League.
Seperti diketahui, Maung Bandung dan Pesut Etam sama-sama mengoleksi 34 poin hasil dari 15 pertandingan yang dilakoni hingga pekan ke-15.
Namun, Pangeran Biru unggul head to head dari tim asuhan Fabio Lefundes sehingga berhak menempati posisi pertama klasemen sementara.
Di laga berikutnya, Maung Bandung akan menghadapi Persik Kediri pada (5/1/2026) yang sedang diterpa angin segar di bawah komando pelatih anyar Marcos Reina.
Pangeran Biru tentu tidak boleh menganggap remeh Persik karena tim kebanggaan Kota Kediri itu baru saja mengukir kemenangan perdana di bawah asuhan pelatih barunya.
Terlebih, secara head to head dengan Macan Putih, julukan Persik Kediri, dalam lima pertandingan terakhir di Liga Indonesia, Persik mampu mencuri dua kemenangan atas Maung Bandung.
Meski di papan klasemen timpang karena Persik berada di posisi ke-12 sementara Persib di puncak, Super League musim ini memiliki keketatan yang berbeda dari musim-musim sebelumnya.
Sebut saja Semen Padang yang notabene berada di zona degradasi namun mampu menumpas Persija saat bermain di kandang sendiri beberapa pekan lalu.
Apalagi, di pekan ke-16 nanti, Ezra Walian dan kolega akan bermain di hadapan publik sendiri kala menjamu pasukan Bojan Hodak di Stadion Brawijaya, Kediri.
Sementara itu, Persija sendiri akan menghadapi Persijap Jepara pada (3/1/2026) yang belum pernah menang dalam 10 laga terakhirnya di Super League.
Ini tentu menjadi kabar baik bagi Rizky Ridho dan kawan-kawan, namun mereka tidak boleh lengah dengan kondisi lawan yang sedang terpuruk.
Mimpi buruk kala dikalahkan Semen Padang masih menyelimuti Macan Kemayoran saat bertemu dengan tim papan bawah, sehingga kewaspadaan tetap harus dijaga.
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, berharap tim-tim lain bisa memberikan perlawanan kepada rival mereka di papan atas klasemen.
“Kami berharap seperti PSM dan Persik bisa memberikan perlawanan kepada rival kami di papan atas,” kata Ricky Nelson usai laga kontra Bhayangkara FC.
“Namun, fokus utama kami bukan itu.”
“Fokus kami adalah bagaimana meraih tiga poin lagi saat melawan Persijap agar tetap konsisten bersaing di atas,” pungkas Ricky Nelson.
Baik Persija maupun Persib, laga di pekan ke-16 akan sangat menentukan posisi mereka di klasemen sementara Super League sebelum dua rival ini akan bertemu di pekan ke-17 yang dijadwalkan akan bergulir pada (11/1/2026) mendatang di kandang Persib Bandung.
Selain Persib, Borneo FC yang berada di posisi dua klasemen sementara juga kian terseok-seok dan gagal menang di empat laga terakhir setelah sebelumnya mampu mengukir 11 kemenangan berturut-turut.
Di laga berikutnya, Borneo akan menghadapi PSM Makassar yang kian merepotkan tim-tim papan atas walaupun juga belum menang di tiga laga terakhir mereka bersama pelatih anyar Tomas Trucha.
Baik Persib, Borneo, maupun Persija yang menempati tiga besar klasemen sementara Super League, pekan ke-16 akan sangat menentukan nasib mereka jika tidak ingin digeser satu sama lain dalam perebutan gelar juara musim ini.
Saat ini Persib berada di posisi pertama dengan 34 poin, disusul Borneo FC dengan poin yang sama, dan Persija Jakarta di peringkat tiga dengan 32 poin hasil dari 15 pertandingan yang telah dilakoni.







