Menkeu Purbaya berbicara di acara Hari Ibu

Menkeu Purbaya Beri Pesan di Hari Ibu: Ekonomi Indonesia Akan Terus Membaik!

Dalam perayaan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan pesan khusus kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama para ibu. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa ekonomi Indonesia akan terus membaik dan siap menghadapi tantangan-tantangan global yang masih ada.

Purbaya menyampaikan bahwa meskipun situasi ekonomi global masih penuh ketidakpastian, khususnya dengan adanya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta shutdown pemerintah AS, namun secara keseluruhan kondisi ekonomi dunia mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. “Sepertinya global cenderung membaik ya,” ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa aktivitas manufaktur global tetap ekspansif dengan indeks PMI (Purchasing Managers Index) di level 50,8, terutama di kawasan Asia seperti India, Arab Saudi, dan Thailand. “Ini menunjukkan bahwa pasar keuangan global juga mulai pulih dan potensi penurunan suku bunga AS dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia,” tambahnya.

Purbaya juga menyebutkan bahwa aliran modal asing ke Indonesia telah menunjukkan perbaikan signifikan. Hingga 10 Oktober 2025, arus dana asing tercatat minus sekitar Rp 3 triliun, jauh lebih baik dibandingkan triwulan III yang mencatat outflow besar hingga Rp 111 triliun. “Ini menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada persepsi investor terhadap prospek ekonomi Indonesia,” katanya.

Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan menembus level 8.600 pada perdagangan kemarin, Rabu (26/11/2025). Menkeu Purbaya mengklaim capaian ini sebagai validasi kepercayaan investor terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah. “Ketika investor merasa ekonominya membaik dan program pembangunan ke depan lebih jelas, mereka akan berekspektasi pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat,” ujarnya.

Purbaya menekankan bahwa karakter pasar modal bersifat forward-looking atau berorientasi ke masa depan. Oleh karena itu, kenaikan harga saham saat ini adalah interpolasi dari ekspektasi kinerja ekonomi di masa mendatang, meski akselerasi ekonomi riil saat ini mungkin belum secepat pergerakan pasar saham.

Di samping itu, Purbaya juga menegaskan bahwa Indonesia tetap perlu waspada terhadap sentimen global, termasuk kebijakan fiskal AS yang berpengaruh pada fluktuasi harga. Namun, ia yakin bahwa dengan kebijakan yang tepat dan stabilitas ekonomi yang terjaga, Indonesia akan terus berkembang dan menjadi negara yang lebih kuat.

Pesan yang disampaikan oleh Menkeu Purbaya di Hari Ibu tidak hanya sekadar harapan, tetapi juga merupakan bentuk keyakinan bahwa ekonomi Indonesia akan terus membaik, terlepas dari tantangan-tantangan yang ada. Dengan semangat optimisme dan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi, Indonesia siap menghadapi masa depan yang lebih cerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *