Ringkasan Berita:– Tim PSMS Medan langsung turun tangan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam di Kecamatan Tanjung Pura.
– Kim Jeung-Ho terlihat memikul tiga karung beras di bahu kiri, sementara di tangan kanannya juga mengangkat satu karung beras berat 5 kg.– Tindakan kemanusiaan itu merupakan bentuk nyata rasa empati PSMS Medan terhadap kesulitan ribuan warga yang terkena musibah.
https://mediahariini.com– Klub PSMS Medan langsung turun tangan memberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana alam di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Termasuk kapten mereka, Kim Jeung-Ho, yang ikut mengunjungi para korban.
Kim Jeung-Ho terlihat memikul tiga karung beras di bahu kirinya, sementara di tangan kanannya juga membawa satu karung beras berat 5 kg.
Tindakan Kim Jeung-Ho dalam mengangkat karung beras serupa dengan tindakan Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan yang pernah viral saat membantu korban bencana.
Perbedaannya adalah Zulhas membawa satu karung beras, sedangkan Kim Jeung-Ho mengangkat tiga karung beras saat menurunkan bantuan dari mobil kepada para korban bencana.
Tindakan kemanusiaan itu merupakan bentuk nyata rasa simpati PSMS Medan terhadap kesulitan ribuan warga yang terkena musibah.
Kehilangan barang-barang, kerusakan rumah, hingga pengalaman traumatis menjadi kenyataan pahit yang kini harus dihadapi penduduk Tanjung Pura. Bencana alam yang menimpa daerah tersebut tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan luka batin bagi para korban.
Kondisi ini memicu keluarga besar manajemen PSMS Medan untuk turut serta mengambil langkah dalam meringankan beban masyarakat.
Pada hari Jumat (12/12/2025), perwakilan dari manajemen PSMS Medan hadir langsung di tempat bencana.
Ketua Tim PSMS Medan, Riris Sufadli, bersama pelatih pembantu Legimin Raharjo, serta tiga pemain PSMS yaitu Kim, Adit, dan Rifai, mengunjungi empat desa di Kecamatan Tanjung Pura untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat.
Berbagai bentuk bantuan diberikan, mulai dari kebutuhan pokok harian, obat-obatan, hingga pakaian yang layak digunakan.
Bantuan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat yang saat ini sedang berupaya memulihkan kondisi hidup mereka setelah bencana.
Pakaian yang dibagikan juga merupakan hasil dukungan dari 061apparel sebagai wujud kolaborasi dalam kepedulian terhadap sesama.
Kepala Tim PSMS Medan, Riris Sufadli, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perasaan empati dan kepedulian PSMS Medan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Ia menekankan bahwa kehadiran PSMS bukan hanya sebagai sebuah klub sepak bola, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Utara yang memiliki tanggung jawab sosial.
“Barusan kita langsung serahkan kepada warga yang terkena dampak. Ada kebutuhan pokok, obat-obatan, serta pakaian dari 061apparel. Ini merupakan wujud perhatian PSMS Medan terhadap saudara-saudara kita yang kini sedang diuji,” kata Riris.
Ia juga berharap bantuan yang diberikan, meskipun tidak besar, mampu memberikan dukungan moral dan semangat kepada para korban agar dapat bangkit kembali. Menurutnya, makna kemanusiaan dan kebersamaan lebih penting dibandingkan besarnya bantuan yang disampaikan.
“Tidak perlu besar apa yang kita lakukan, tetapi ini berkaitan dengan kepedulian dan kemanusiaan. Kami datang bukan sebagai sebuah klub sepak bola, melainkan sebagai saudara yang ingin membantu meringankan beban mereka. Semoga bantuan kecil ini dapat menjadi penyemangat bagi warga yang terkena dampak,” tambahnya.
Di sisi lain, Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadirannya secara langsung dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Saat ini, ia sedang menjalani tugas untuk mendampingi atlet Indonesia yang bertanding dalam ajang SEA Games Thailand.
Meskipun tidak hadir secara langsung, Fendi menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud perhatian seluruh jajaran manajemen PSMS Medan. Ia juga berdoa agar para korban diberi ketabahan dan kekuatan untuk melewati masa sulit ini.
“Saya minta maaf tidak dapat hadir secara langsung karena sedang mendampingi atlet kami di SEA Games Thailand. Namun apa yang disampaikan rekan-rekan di lapangan merupakan wujud perhatian kami dari manajemen PSMS Medan. Semoga para korban senantiasa diberi ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali,” kata Fendi.
Aksi kemanusiaan ini menunjukkan bahwa PSMS Medan tidak hanya berperan di lapangan hijau, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari keluarga besar Sumatera Utara yang saling membantu dan memperkuat dalam menghadapi kesulitan.
(Cr29/https://mediahariini.com)
Baca artikel lain dari TRIBUN MEDAN di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita populer lainnya di Tribun Medan







