Kapolres Pangkalpinang Ungkap Kronologi Tabrak Lari Kakek di Depan Masjid Jamik

https://mediahariini.com, BANGKA— Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners mengungkapkan urutan kejadian kecelakaan lalu lintas di depan Masjid Jamik Kota Pangkalpinang yang terjadi pada Selasa (9/12/2025) lalu.

Pelaku R (41) yang tinggal di Kampung Bintang, Kota Pangkalpinang.

Sementara itu, korban Y (88) adalah warga sekitar Masjid Jamik.

Awalnya mobil Daihatsu Sigra dengan plat nomor F 1141 PP, yang dikemudikan oleh R, melaju dari simpang tiga Masjid Jamik menuju arah lampu merah BTC.

Kejadian tersebut berlangsung di pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB.

Pada saat itu, kakek Y keluar dari pintu masjid Jamik guna menyeberangi jalan raya yang berada di depan masjid tersebut.

Cuaca pada saat kejadian sedang hujan, sehingga kaca depan mobil yang dikemudikan R menjadi kabur dan mengganggu penglihatan R saat berkendara.

Saat tiba di depan gerbang masjid Jamik Kota Pangkalpinang, R tidak menyadari bahwa korban Y (88) sedang menyeberang dari pintu gerbang Masjid Jamik Kota Pangkalpinang.

“Ya, pelaku sudah menyerahkan diri dan merasa takut setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. Kami dari pihak Kepolisian setelah kejadian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan terindikasi dugaan pelaku melarikan diri setelah menabrak,” ujar Max Mariners usai konferensi pers kasus tabrak lari, di Polres Pangkalpinang pada Jumat (12/12/2025) malam.

Max Mariners mengatakan, sebelum tersangka menyerahkan diri ke Polresta Pangkalpinang, pihaknya telah memperoleh rekaman dari kamera CCTV, dan anggota berhasil mengenali diduga pelaku kecelakaan lalu lintas.

Saat anggota Polres Pangkalpinang sedang melakukan penyelidikan, tersangka menyerahkan diri ke Mapolresta Pangkalpinang dan membawa kendaraan yang digunakan dalam kejadian tersebut.

“Diduga pelaku R bekerja sebagai pengemudi antar jemput siswa sekolah, saat itu pukul 05.30 WIB sedang akan mengambil anak sekolah. Selanjutnya, ketika sampai di persimpangan tiga Tingkungan, karena cuaca sedang hujan sehingga kaca menjadi berkabut,” ujar Max Mariners.

Pelaku sempat dikejar oleh warga sesaat setelah menganiaya korban.

“Maka, saat kejadian, pelaku diduga tidak menyadari bahwa korban Y sedang menyeberang. Diduga, sesuai keterangan saksi, pelaku sempat dihardik untuk berhenti dan akhirnya berhenti. Selanjutnya, membawa korban ke rumah sakit,” ujar Max Mariners.

Setelah membawa korban ke rumah sakit, tersangka kabur.

Pada hari Kamis (11/12/2025), pelaku sempat memperbaiki kaca mobil yang retak setelah menabrak korban. Alasannya, pelaku khawatir terjadi kecelakaan kembali jika tidak segera diperbaiki.

Setelah memperbaiki kaca mobil yang rusak, pelaku menyerahkan diri ke Polresta Pangkalpinang.

“Saat ini pelaku telah kita tahan. Ini masih dalam proses penyelidikan dan nantinya akan dilakukan penentuan tersangka,” tegas Max Mariners.

Sebelumnya dilaporkan, R (41) warga Kampung Bintang yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas dengan seorang kakek Y (88) di depan Masjid Jamik menyerahkan diri ke Polresta Pangkalpinang pada Jumat (12/12/2025) sore.

Sebelumnya sempat menjadi perbincangan di media sosial, seorang laki-laki tua keluar dari Masjid Jamik Pangkalpinang kemudian menyeberangi jalan raya pada Selasa (9/12/2025) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Kejadian tersebut berlangsung pada saat cuaca sedang hujan di pagi hari.

Korban berjalan kaki keluar dari Masjid Jamik kemudian menyeberangi jalan raya.

Celaka, ketika kakek sedang berada di tengah jalan, sebuah mobil minibus berwarna putih yang dikemudikan oleh F menabrak korban hingga terlempar.

Kakek itu berbaring di tengah jalan kemudian diberi pertolongan oleh warga sekitar.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pangkalpinang, Kompol Ria Arianty menyebutkan bahwa R pernah membawa kakeknya ke rumah sakit.

Namun setelah korban ditangani oleh seorang perawat, R kemudian meninggalkan korban di rumah sakit.

“Maka, diperkirakan pelaku ini sempat membantu korban dan membawanya ke rumah sakit. Selanjutnya, diperkirakan pelaku menitipkan korban kepada perawat dan langsung meninggalkan rumah sakit untuk bersembunyi di rumah,” katanya.

Pelaku sempat melihat di media sosial mengenai seorang warga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Kemudian tersangka berbicara dengan temannya untuk mencari jalan keluar atau jawaban, setelah menabrak seseorang di depan Masjid Jamik Pangkalpinang.

“Setelah bersembunyi, ia menemui temannya dan meminta saran mengenai langkah berikutnya, akhirnya ia menyerahkan diri ke Polresta Pangkalpinang hari ini,” jelasnya.

R akhirnya menyerahkan diri ke Polresta Pangkalpinang pada sore hari Jumat.

Kepada polisi, tersangka mengakui merasa panik hingga kabur setelah membawa korban ke rumah sakit.

“Pengakuan sementara dari sopir ini karena dia dalam keadaan panik, setelah membawa korban ke rumah sakit langsung kabur dan menyembunyikan diri di rumahnya,” ujar Ria Arianty.

(https://mediahariini.com/Adi Saputra)

Pos terkait