Isi Artikel
Gempa Bumi di Barat Dayu Pacitan, Jawa Timur
BMKG baru saja merilis informasi mengenai gempa bumi yang terjadi di barat daya Pacitan, Jawa Timur. Gempa tersebut tercatat pada Sabtu 13 Desember 2025 pukul 04:35 WIB. Magnitudo gempa sebesar 2,6 dengan kedalaman 20 km. Lokasi gempa berada di koordinat 8.98 LS dan 110.62 BT, atau sekitar 104 km dari Pacitan.
Gempa ini merupakan salah satu kejadian alam yang sering terjadi di wilayah Indonesia, khususnya di daerah yang memiliki potensi gempa tinggi. BMKG, sebagai lembaga resmi pemerintah non-kementerian, bertugas untuk mengamati dan menganalisis berbagai fenomena meteorologi, iklim, hingga geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.
Pacitan sendiri adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Jarak antara Pacitan dengan ibu kota Jawa Timur, Surabaya, sekitar 272,1 km, tergantung rute yang dipilih. Wilayah ini dikenal dengan kondisi geografis yang cukup rentan terhadap gempa bumi, terutama karena lokasinya yang dekat dengan zona patahan.
Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi. Pengukuran ini dilakukan secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf. Gempa bumi yang terjadi di Pacitan memiliki magnitudo 2,6, yang termasuk dalam kategori gempa kecil. Namun, meskipun kecil, tetap perlu diwaspadai karena bisa memicu efek-efek sekunder seperti longsoran atau kerusakan struktur bangunan.
Informasi lengkap mengenai gempa ini dapat dilihat melalui laman resmi BMKG atau akun X @infoBMKG. Pesan yang diterbitkan oleh BMKG menyatakan bahwa data yang digunakan masih dalam proses pengolahan, sehingga hasilnya belum sepenuhnya stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
A. Kunci Utama
– Mengenali apa yang disebut gempa bumi;
– Memastikan struktur dan letak rumah Anda aman dari bahaya gempa seperti longsor atau liquefaction;
– Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan agar lebih tahan gempa.
B. Kenali Lingkungan Tempat Kerja
– Memperhatikan posisi pintu, lift, dan tangga darurat;
– Belajar melakukan P3K;
– Mengetahui cara menggunakan alat pemadam kebakaran;
– Mencatat nomor telepon penting yang dapat dihubungi saat gempa.
C. Persiapan Rutin
– Menyimpan perabotan (lemari, cabinet) menempel pada dinding;
– Menyimpan bahan mudah terbakar di tempat yang tidak mudah pecah;
– Mematikan air, gas, dan listrik jika tidak digunakan.
D. Mencegah Bahaya dari Material Berat
– Menempatkan benda berat di bagian bawah;
– Memastikan benda yang tergantung (seperti lampu) stabil.
E. Alat yang Harus Ada di Setiap Tempat
– Kotak P3K;
– Senter/lampu baterai;
– Radio;
– Makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Berada di Dalam Bangunan
– Lindungi kepala dan tubuh dari reruntuhan dengan bersembunyi di bawah meja;
– Cari tempat aman dari goncangan;
– Keluar dari bangunan jika memungkinkan.
B. Jika Berada di Luar Bangunan
– Hindari bangunan, tiang listrik, dan pohon;
– Perhatikan permukaan tanah untuk menghindari rekahan.
C. Jika Mengendarai Mobil
– Turun dari mobil dan menjauh dari kemungkinan pergeseran atau kebakaran;
– Ikuti langkah B.
D. Jika Tinggal di Pantai
– Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
E. Jika Tinggal di Daerah Pegunungan
– Hindari daerah yang rawan longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Berada di Dalam Bangunan
– Keluar dengan tertib;
– Jangan gunakan lift atau tangga berjalan;
– Periksa korban dan lakukan P3K;
– Hubungi pihak berwenang jika ada luka parah.
B. Periksa Lingkungan Sekitar
– Pastikan tidak ada kebakaran, kebocoran gas, atau hubungan arus pendek listrik;
– Periksa pipa air dan pastikan tidak ada hal-hal berbahaya.
C. Jangan Masuki Bangunan yang Rusak
– Karena masih berpotensi terjadi reruntuhan.
D. Jangan Berjalan di Area Gempa
– Untuk menghindari bahaya susulan.
E. Dengarkan Informasi
– Dengarkan radio untuk mendapatkan informasi terbaru;
– Jangan percaya isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
F. Isi Angket yang Diberikan Instansi Terkait
– Untuk mengetahui tingkat kerusakan.
G. Jangan Panik dan Selalu Berdoa
– Tetap tenang dan berdoa kepada Tuhan YME demi keselamatan kita semua.







