Isi Artikel
Kontroversi yang Melibatkan Adimas Firdaus dan Bigmo
Kontroversi yang melibatkan YouTuber bernama Adimas Firdaus atau Resbob semakin memanas setelah adiknya, Bigmo, angkat suara. Bigmo mengungkapkan fakta baru terkait kepribadian sang kakak. Ia menyatakan bahwa Resbob terbiasa hidup seperti seorang bos tanpa pernah membangun kemandirian atau etos kerja keras.
Dengan nada sindiran, Bigmo tampak acuh namun menyelipkan pernyataan mengecam atas aksi viral Resbob yang diduga berisi hinaan terhadap suku Sunda. Menurutnya, Resbob memiliki gaya “sok jagoan” untuk menutupi status sosialnya yang tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran.
Pengakuan Bigmo
Bigmo menilai bahwa masalah yang dihadapi Resbob, yang kini berstatus tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap suku Sunda dan Viking Persib, bukan hanya kesalahan ucapan. Ia melihat bahwa Resbob memiliki mentalitas yang salah.
Bigmo bercerita bahwa dulu Resbob terbiasa hidup seperti layaknya bos tanpa pernah membangun kemandirian atau etos kerja keras. Ia menjelaskan bahwa Resbob tidak memiliki pekerjaan dan merasa insecure karena adiknya lebih sukses.
“Menurut gua, dia kena sindrom jagoan SMA,” ujar Bigmo kepada YouTuber Winson Reynaldi.
Bigmo juga membandingkan latar belakang kehidupannya dengan Resbob. Ia mengaku tumbuh di Amerika Serikat dan menyindir kondisi ekonomi Resbob di masa lalu. Ia menceritakan bahwa uang jajan mingguan orang tuanya lebih besar ketimbang Bigmo.
“Percaya enggak gue gede di Amerika, tapi uang jajannya lebih gede Resbob di pesantren. Gua di New York uang jajannya lebih gede Resbob, uang mingguannya,” jelasnya.
Demi Tutupi Citra Pengangguran
Selain itu, Bigmo menyoroti citra Resbob yang sering disebut sebagai pengangguran. Kondisi ini, menurutnya, memicu kakaknya untuk terlihat hebat dan berkuasa di lingkaran pertemanannya.
“Kedua, karena dia citranya sering gua katakan pengangguran, enggak keren, dia ngerasa ada kebutuhan lebih buat kelihatan keren. Nah, di situ menurut gua di otak dengan SDM dia kayak begitu, kayaknya keren nih kalau gua senggol sana sini, kalau gua kata-katain dengan penyampaiannya kayak gitu,” ujarnya.
Bigmo juga menyebut bahwa Resbob sebenarnya merasa insecure. Namun, ia tidak cukup berani untuk mengakui kegagalan di fase hidup yang sedang dijalaninya.
“Dia insecure sama dirinya dan dia enggak seberani itu buat dunia tahu, ‘guys emang gua sekarang lagi belom keren, emang gua umur 25 masih nganggur, tapi gua lagi usaha kok’. Daripada dia ngelakuin itu ke dunia, ‘lu pada lihat nih, gue senggol nih gini-gini pasti lo pada komen keren banget abis itu gua tinggal komen kalau baper lo jangan nonton gua’. itu justru pecundang.”
Sindir Gaya Sok Jagoan Resbob
Bigmo juga menyindir gaya sok jagoan Resbob yang menurutnya tidak selaras dengan pencapaiannya dalam hidup. Ia menjelaskan bahwa Resbob kena sindrom virus jagoan SMA.
“Yang orang waktu SMA jagoan udah ngerasa keren tapi waktu kuliah mereka pikir ini masih SMA. Lah boy, kalau lu jagoan jadi Mike Tyson aja lo jadi boxer lo bangun karir lo, bukan perkara lo bisa mukulin jagoan dari SMA lain, dua, tiga tahun kemudian ‘siap bos siap bos’. Nah, si Resbob dari kecil sudah jadi bos-bosan,” jelasnya.
Kebiasaan Resbob yang sejak kecil terbiasa bersikap seperti bos kini menjadi bumerang lantaran tidak ditopang kemampuan bekerja dan bertahan hidup.
“Bos-bosan itu enggak apa-apa ketika lo ada duit. Lah waktu itu ada situasi semesta waktu bokap gua jatoh, dia udah biasa jadi bos-bosan tapi begitu tetep enggak bisa kerja,” katanya.
Penangkapan Resbob
Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap seorang streamer yang dikenal dengan nama Resbob alias AF pada Senin (15/12/2025). AF diamankan saat bersembunyi di sebuah desa di wilayah Semarang, Jawa Tengah.
Penangkapan dilakukan setelah polisi melacak pergerakan pelaku yang berpindah-pindah lokasi. “Ditangkap di desa-desa, ya enggak di rumah, bersembunyi, berupaya untuk bersembunyi,” kata Dirres Siber Polda Jabar Kombes Resza.
AF ditangkap karena diduga melontarkan ujaran kebencian terhadap suku Sunda serta komunitas suporter sepak bola Viking saat melakukan siaran langsung melalui akun YouTube miliknya. Atas perbuatannya tersebut, AF dijerat Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.
Harapan Bigmo untuk Kakaknya
Bigmo melalui akun TikTok pribadinya @momonotnice pada Kamis (11/12/2025), sempat menyampaikan klarifikasi. Dalam video tersebut, Bigmo menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan pernyataan kontroversial yang dilontarkan Resbob. Ia menyebut dirinya sebagai individu yang terpisah dan tidak sependapat dengan ucapan sang kakak.
“Gue bikin video ini buat klarifikasi, itu tuh bukan gue, gue manusia sendiri. Even though itu Abang gue, gue gak setuju apa yang dia katakan, apa yang dia sampaikan, sangat-sangat tidak setuju,” ujar Bigmo.
Ia juga meminta publik untuk tidak mengaitkan pernyataan tersebut dengan dirinya. “Itu Abang gue ya. Jadi stop, jangan mikir itu gue. Gue gak setuju,” lanjutnya.
Selain menyampaikan klarifikasi, Bigmo mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Resbob sudah lama tidak berjalan baik. Ia menyebut sudah lama tidak berkomunikasi dengan sang kakak.
“Gue udah lama gak kontakan sama abang gue. Emang gue slek juga sama dia,” jelas Bigmo.
Ia juga berharap Resbob dapat bertanggung jawab atas pernyataannya dan menghentikan perilaku yang memicu kontroversi. “Semoga buat Abang gue, semoga dia bisa tanggung jawab atas pernyataannya,” tuturnya.
Pria bernama asli Muhammad Jannah itu turut menyampaikan harapannya agar sang kakak dapat berubah seiring bertambahnya usia. “Ya waktunya (gue) berharap dia bisa berubah nih dari sini karena udah waktunya dia berubah juga, udah umur 26,” pungkasnya.






