Juli 26, 2026

Api Mengamuk di Pagi Hari, Kandang Ayam 45.000 Ekor di Grobogan Nyaris Ludes, Kerugian Capai Rp2,5 Miliar

0
ce7530551b4c1ff48507409e06f5d8d5

Peristiwa Kebakaran di Kandang Ayam Brati Grobogan

Kebakaran yang terjadi di sebuah kandang ayam di Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, pada Rabu, 24 Desember 2025 dini hari, menjadi perhatian masyarakat setempat. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 04.50 WIB dan cepat menyebar hingga menghanguskan sebagian bangunan kandang.

Lokasi kejadian berada di Dusun Singorojo, Desa Tirem, Kecamatan Brati, yang dikenal sebagai salah satu pusat peternakan ayam. Kandang yang terbakar milik Sarjono (40), warga Desa Ngabenrejo, dengan kapasitas puluhan ribu ekor ayam. Saat kejadian, kandang tersebut berisi sekitar 45.000 ekor anakan ayam yang masih membutuhkan pemanas.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Grobogan, Teguh Prijadi, menjelaskan bahwa kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada alat pemanas kandang atau supersaver. Api pertama kali muncul dari bagian selatan bangunan dan cepat membesar akibat material bangunan yang mudah terbakar.

Saksi mata Zainal Arifin (27), selaku karyawan kandang, mengatakan bahwa ia baru saja selesai memberi pakan dan minum kepada ayam. Beberapa saat setelah keluar kandang untuk beristirahat, ia mendengar suara letusan dari arah kandang bagian selatan. Ketika kembali ke lokasi, api sudah besar dan mulai membakar sebagian bangunan kandang ayam.

Zainal kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kandang. Pemilik langsung menuju Posko Pemadam Kebakaran Induk Purwodadi untuk meminta bantuan. Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Grobogan tiba di lokasi sekitar pukul 05.03 WIB dan langsung melakukan penyisiran area kandang ayam.

Petugas segera memutus aliran listrik serta berkoordinasi dengan pihak PLN guna mencegah risiko kebakaran susulan. “Petugas segera melakukan pemadaman, memutus aliran listrik, serta berkoordinasi dengan PLN agar api tidak meluas,” ujar Teguh Prijadi.

Karena api terus membesar, petugas kembali mengerahkan dua unit armada tambahan untuk mempercepat proses pemadaman. Upaya pemadaman difokuskan agar api tidak merambat ke kandang ayam bagian utara yang masih utuh. Bantuan tambahan juga datang dari Damkar Pos Godong di bawah pimpinan Ndanru Muji Rahayu beserta tim.

Setelah dilakukan penanganan intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa merambat ke bangunan lain. Kandang ayam bagian utara berhasil diamankan sehingga sebagian besar aset peternakan tidak ikut terbakar.

Nilai aset kandang ayam yang berhasil diselamatkan ditaksir mencapai Rp1,25 miliar berdasarkan estimasi petugas. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran kandang ayam tersebut diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, baik dari pemilik maupun petugas pemadam.

Pihak berwenang mengingatkan para pemilik peternakan di Brati dan Grobogan agar lebih waspada terhadap instalasi listrik. “Kami mengimbau pemilik peternakan rutin memeriksa instalasi listrik dan alat pemanas agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Teguh Prijadi.

Peristiwa kebakaran kandang ayam di Brati Grobogan ini menjadi peringatan penting terkait keselamatan listrik di sektor peternakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *