Juli 12, 2026

Salah Tapi Ngotot, Bang Jago Maki Polisi di Jakarta Timur

0

Aksi Bang Jago Pengendara Motor Lawan Arah di Jakarta Timur

Seorang pengendara motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas dengan melawan arah di Jalan DI Panjaitan, samping gerbang tol Pedati, Jakarta Timur, membuat heboh masyarakat. Ia tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga memaki dan memukul anggota polisi yang menegurnya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.15 WIB, pada tanggal 9 Juli 2026. Aksi dugaan pemukulan itu terekam dalam video dan viral setelah diunggah melalui akun Instagram @polisipoesat. Anggota polisi yang menjadi korban adalah Briptu Muhammad Aldisa Nursandi dari Satuan Samapta Polres Metro Jakarta Pusat.

Aldisa mengatakan bahwa kejadian bermula saat dirinya melintas di lokasi tersebut dalam perjalanan pulang usai menjalankan dinas. Saat itu, ia melihat sejumlah pengendara motor melaju melawan arah. Ia kemudian memberikan tanda menggunakan lampu strobo agar para pengendara tersebut berhenti dan tidak melanjutkan pelanggaran lalu lintas.

“Seperti di video saya sudah kasih tanda lampu strobo agar dia lebih aware dan berhenti. Namun dia malah tetap gas dan melawan arah mepet ke pinggir trotoar,” ujar Aldisa saat dikonfirmasi melalui pesan langsung (direct message) Instagram.

Aldisa menduga pengendara tersebut kehilangan kendali saat melakukan pengereman karena kondisi jalan yang terdapat pasir. “Naas dia ngerem pas ada saya lalu terjatuh. Saya turun untuk memberikan pertolongan, tetapi tiba-tiba bapaknya langsung memukul saya,” kata Aldisa.

Menurut Aldisa, aksi pengendara yang melawan arah di kawasan tersebut sudah sering terjadi dan cukup membahayakan pengguna jalan lain. “Di jalanan tersebut memang banyak pelawan arah, bahkan pernah sampai seperti kereta,” ujar Aldisa.

Sebelum kejadian tersebut, Aldisa mengaku sempat menegur pengendara lain yang melakukan pelanggaran serupa. Pengendara pertama, kata dia, mengikuti imbauan yang diberikan dan kembali ke jalur yang benar. “Sudah ada satu yang saya tegur dan imbau seperti video yang saya upload, dan yang pertama manut,” tuturnya.

Namun saat mencoba menghentikan pengendara berikutnya, situasi berbeda terjadi hingga berujung pada dugaan pemukulan terhadap dirinya. Setelah kejadian tersebut, Aldisa mengatakan pengendara yang diduga memukulnya langsung meninggalkan lokasi.

“Belum ada permintaan maaf dari yang bersangkutan baik langsung maupun medsos. Saat kejadian pun dia langsung pergi,” ujar Aldisa.

Akibat kejadian itu, Aldisa mengaku tidak mengalami luka serius. Ia hanya sempat merasakan nyeri setelah diduga dipukul. “Alhamdulillah tidak ada memar yang berlebih. Cuma setelah dipukul itu aja nyeri dikit, tapi hari ini alhamdulillah enggak lagi nyeri,” jelas Aldisa.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, pengendara tersebut terjatuh setelah panik melihat petugas kepolisian saat sedang melawan arah. “Dia lihat petugas saat melawan arus. Pas ngerem mendadak terpeleset, ngunci ban depannya,” kata Erlyn.

Erlyn menilai tindakan Aldisa yang memberikan imbauan kepada pengendara yang melawan arah sudah tepat. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran lalu lintas karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. “Petugas sudah benar mengimbau pengendara yang melawan arus untuk keselamatan bersama, terbukti pengendara pertama yang diimbau nurut tidak ada masalah,” ujar Erlyn.

Update terbaru, pengendara motor yang melakukan pemukulan terhadap anggota polisi tersebut akhirnya meminta maaf. Lewat akun Instagram bernama @manik.nainggolan, sang pengendara mengaku menyadari kesalahannya. “Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, pengendara, maupun aparat kepolisian yang berada di lokasi saat kejadian, serta kepada semua pihak yang merasa dirugikan, terganggu dan kecewa atas tindakan saya,” tulisnya.

Ia mengatakan, responsnya langsung memukul polisi saat saat itu salah dan seharusnya ia menaati aturan lalu lintas. “Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada aparat kepolisian yang terlibat langsung dalam kejadian tersebut. Saya menyesal karena tindakan saya telah membuat saudara merasa tidak nyaman dan bahkan berpotensi membahayakan keselamatan di jalan,” tulisnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *