Juli 12, 2026

Truk Kontainer Tabrak 5 Motor di Lampu Merah, 4 Tewas dan 7 Luka

0
277823824.jpg

Kecelakaan Maut di Pasuruan, Truk Kontainer Menghantam Kendaraan yang Berhenti di Lampu Merah

Pada hari Selasa (7/7/2026) pagi, terjadi kecelakaan maut di wilayah Pasuruan, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Truk kontainer diduga mengalami rem blong saat melaju di jalan menurun hingga menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah.

Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan tujuh lainnya luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Kecelakaan terjadi pada saat arus lalu lintas jalur nasional Malang-Surabaya sedang padat karena bertepatan dengan jam berangkat kerja.

Truk kontainer bernomor polisi L-9381-CK diduga tidak mampu dikendalikan ketika melintas menuju Simpang Empat Patung Sapi. Kendaraan besar tersebut kemudian menabrak lima sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu hijau. Benturan keras membuat sejumlah pengendara dan penumpang terpental hingga mengalami luka serius.

Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap para korban dan mengamankan lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa truk kontainer melaju dari arah selatan menuju utara sebelum mengalami gangguan saat memasuki jalan menurun menuju simpang empat. Diduga sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi dengan baik sehingga sopir kehilangan kendali atas laju truk.

Pada saat bersamaan, lima sepeda motor tengah berhenti di persimpangan karena lampu lalu lintas menyala merah. Truk kemudian menghantam kendaraan-kendaraan tersebut dari arah belakang. Tiga korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mereka yakni Moch. Ashif (25), pengendara Honda PCX asal Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen; Moch. Ashofi (25), penumpangnya; serta Mukhammad Khoiron (44), penumpang Honda Vario warga Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen. Ashif dan Ashofi meninggal akibat luka berat pada bagian kepala. Sementara Khoiron mengalami luka berat di kepala disertai patah tulang lengan kiri.

Satu korban lainnya, Ismiyati (38), warga Desa Candiwates, Kecamatan Prigen, sempat mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan sehingga total korban meninggal dunia menjadi empat orang. Seluruh jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Selain korban meninggal dunia, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Para korban menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit wilayah Pandaan dan Sukorejo. Sopir truk kontainer, Agung (34), warga Kota Surabaya, juga menjadi salah satu korban luka. Ia mengalami patah tulang pada kaki kanan akibat kecelakaan tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budi Wira mengatakan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kegagalan sistem pengereman saat kendaraan melintas di jalan menurun. “Kejadian laka lantas melibatkan truk kontainer dengan beberapa sepeda motor. Saat itu kondisi lalu lintas sedang ramai,” ujarnya.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional Malang-Surabaya. Petugas melakukan evakuasi korban sekaligus memindahkan kendaraan yang mengalami kerusakan agar arus lalu lintas kembali berjalan normal. Hingga Selasa siang, Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa kondisi teknis truk, terutama sistem pengereman, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Sopir truk sudah kami amankan. Kami masih mendalami apakah kecelakaan ini murni akibat rem blong atau ada unsur kelalaian lainnya,” sambung Ipda Budi.

Polisi mengimbau pengemudi kendaraan angkutan barang agar selalu melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum beroperasi, terutama pada komponen penting seperti sistem pengereman. Pengecekan rutin dinilai penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *