Kedatangan bulan suci Ramadhan selalu dihadapi dengan penuh kegembiraan oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia.
Bukan hanya perubahan bulan di dalam kalender hijriah, tetapi Ramadhan dianggap sebagai momen spiritual yang penuh dengan pengampunan, kasih sayang, dan kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat.
Oleh karena itu, menyambut awal bulan Ramadhan tidak cukup hanya dengan persiapan jasmani, tetapi juga perlu meningkatkan doa dan amalan yang diteladani oleh Nabi Muhammad sebagai contoh terbaik bagi umat Islam.
Di beberapa riwayat hadis, Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa-doa tertentu ketika memasuki awal bulan, termasuk saat tiba bulan Ramadhan.
Doa ini tidak hanya berisi permintaan berkah, tetapi juga doa agar diberi kekuatan dalam menjalankan puasa, terhindar dari hal-hal buruk, serta bertemu dengan malam yang penuh kemuliaan, Lailatul Qadar.
Amalan doa pada awal bulan Ramadhan ini menjadi dasar yang penting agar ibadah selama sebulan penuh berlangsung dengan konsisten dan penuh ketulusan.
Sayangnya, masih banyak umat Islam yang belum memahami secara mendalam doa-doa yang dibaca oleh Nabi saat menyambut bulan Ramadhan.
Meskipun demikian, melaksanakan doa sesuai dengan sunnah memiliki keistimewaan tertentu dan meningkatkan kualitas ibadah kita di sisi Allah SWT.
Seperti yang dikutip dari Nu Online, berikut tiga amalan doa di awal bulan Ramadhan yang disebutkan dalam hadis, lengkap dengan maknanya serta keistimewaannya.
Dengan memahami dan menerapkannya sejak hari pertama, bulan Ramadhan Anda bukan hanya menjadi kebiasaan tahunan, tetapi benar-benar menjadi awal perubahan menuju diri yang lebih taat.
Selengkapnya, berikut adalah doa yang disarankan dibaca di awal Bulan Ramadhan, seperti yang pernah dibaca oleh Rasulullah saw.
1. Doa Nabi Muhammad saw yang dikutip dari riwayat Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami:
Ya Allah, selamatkanlah aku untuk bulan Ramadhan dan selamatkanlah Ramadhan untukku serta selamatkanlahnya dariku.
Ya Allah, berikanlah keselamatan kepadaku menjelang Ramadhan, dan selamatkanlah Ramadhan bagiku, serta selamatkanlah ia dariku.
Artinya:
Ya Tuhan, selamatkanlah aku (dari penyakit dan kelemahan lain) demi (ibadah) Bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan bulan sabit) Ramadhan bagiku, dan selamatkanlah aku (dari perbuatan dosa) di Bulan Ramadhan.
2. Doa Nabi Muhammad saw yang dikutip oleh Imam Abu Dawud:
Hilal Rusdi dan Khoir dua kali, Aku percaya kepada yang menciptakanmu tiga kali, Alhamdulillah yang menghilangkan bulan seperti itu, dan datang dengan bulan seperti itu.
Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī menciptakanmu, (3 kali), alhamdulillāh yang telah menghilangkan kesedihan itu, dan datang dengan kesedihan yang sama.
Artinya:
Bulan tanda dan kebaikan (2 kali). Aku percaya kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan membawa datang bulan ini. (HR Abu Dawud).
3. Doa Nabi Muhammad saw disebutkan oleh Imam Ahmad
Hadits ini kemudian dirujuk oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam karya tulisnya Ithafu Ahlil Islam bi Khususiyatis Shiyam. Doa tersebut berbunyi:
Allahu Akbar, wa la haula wa la quwwata illa billah al-azhim, Allahumma inni as-aluka khair hadza al-shahr, wa a’udzu bika min sharri al-qadar, wa min sharri al-mahshar
Allāh lebih besar, tidak ada kekuatan atau kemampuan selain dari Allāh Yang Maha Tinggi. Ya Allāh, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan dari keburukan perhitungan.
Artinya:
Allah adalah Yang Maha Besar. Tidak ada kekuatan dan kemampuan selain dengan bantuan Allah yang maha agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan pada bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan hari kiamat.
Semoga Tuhan memberi kita kesehatan dan kekuatan agar dapat menjalani bulan Ramadhan tahun ini lebih baik daripada sebelumnya, sehingga nanti kita mampu menjadi umat yang taat.
***

Tinggalkan Balasan