Kejahatan 2025 di Cirebon: Ada 1.893 kasus, polisi gagalkan 60 tawuran

Ringkasan Berita:

  1. Polresta Cirebon menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 di Mapolresta Cirebon, Selasa (30/12/2025). 
  2. Kombes Sumarni mengungkap capaian jajarannya selama setahun terakhir.
  3. Ia juga memeberkan inovasi dari Polresta Cirebon tahun ini..

 

Bacaan Lainnya

Laporan Wartawan , Eki Yulianto

, CIREBON – Jalan umum di siang hari menjadi salah satu titik paling rawan kriminalitas di Kabupaten Cirebon sepanjang 2025.

Di balik lalu lintas warga yang tampak biasa, aparat kepolisian mencatat ribuan peristiwa pidana terjadi dalam satu tahun terakhir.

Gambaran tersebut terungkap dalam Press Release Akhir Tahun 2025 yang digelar Polresta Cirebon di Mapolresta Cirebon, Selasa (30/12/2025). 

Kegiatan ini menjadi bentuk transparansi sekaligus pertanggungjawaban publik atas kinerja kepolisian selama 2025.

Kapolresta Cirebon, Kombes Sumarni menyampaikan, seluruh capaian kinerja yang diraih tidak lepas dari sinergi berbagai pihak.

“Seluruh capaian kinerja yang kami raih merupakan hasil sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat. Tanpa dukungan semua elemen, tugas menjaga kamtibmas tentu tidak bisa berjalan optimal,” ujar Sumarni, Selasa (30/12/2025).

Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon mencatat Crime Total (CT) sebanyak 1.893 kasus.

Dari jumlah tersebut, Crime Clearance (CC) mencapai 1.552 kasus atau 81,9 persen, menunjukkan peningkatan kinerja pengungkapan perkara oleh jajaran kepolisian.

Meski diwarnai dinamika gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolresta menegaskan, bahwa peningkatan penyelesaian perkara menjadi indikator kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Meski terdapat dinamika gangguan kamtibmas, kami bersyukur angka penyelesaian perkara terus meningkat sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” ucapnya.

Berdasarkan pemetaan kriminalitas, lokasi kejadian terbanyak terjadi di jalan umum, dengan waktu rawan pada rentang pukul 12.00 hingga 14.59 WIB.

Menyikapi kondisi tersebut, Polresta Cirebon meningkatkan patroli, penjagaan, serta kehadiran personel di titik-titik rawan.

Namun, Kapolresta menegaskan bahwa pendekatan Polresta Cirebon tidak semata-mata bertumpu pada penindakan.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan humanis, preventif, dan sosial. Penegakan hukum kami jadikan langkah terakhir apabila upaya preemtif dan preventif tidak efektif,” jelas dia.

Langkah preemtif dilakukan secara masif sepanjang 2025. 

Polresta Cirebon mencatat pelaksanaan Door to Door System (DDS) sebanyak 222.821 kali, sambang masyarakat 66.076 kali, silaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat 46.090 kali, hingga Police Goes to School dan Pesantren sebanyak 4.230 kegiatan. 

Selain itu, program Jumat Curhat digelar sebanyak 1.146 kali.

“Kami menjadikan kegiatan sambang, Jumat Curhat, Police Goes to School, serta pembinaan remaja dan anak yang berhadapan dengan hukum sebagai fondasi utama pencegahan,” katanya.

Di sisi preventif, kegiatan Turjawali juga dilaksanakan secara intensif melalui pengaturan lalu lintas 69.410 kegiatan, penjagaan 61.376 kegiatan, patroli 7.708 kegiatan, serta pengamanan dan pengawalan di seluruh wilayah hukum Polresta Cirebon.

Upaya tersebut membuahkan hasil nyata.

Sepanjang 2025, Polresta Cirebon berhasil menggagalkan 60 aksi tawuran dan geng motor, mengamankan 122 senjata tajam, 110 unit kendaraan bermotor, serta melakukan pembinaan terhadap 228 remaja.

Pendekatan pembinaan juga dilakukan melalui pesantren kilat bagi anak yang berhadapan dengan hukum, pelatihan keterampilan ekonomi kreatif, serta kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Cirebon guna mencegah pengulangan tindak pidana.

Dalam bidang penegakan hukum, persentase penyelesaian perkara pada 2025 tercatat 72 persen, dengan pengungkapan sejumlah kasus menonjol seperti pembunuhan, pertambangan ilegal dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sementara itu, di bidang narkotika, Polresta Cirebon mengungkap 138 kasus dengan 177 tersangka. Barang bukti yang diamankan antara lain sabu 138,87 gram, ganja 3.620,31 gram, tembakau sintetis 47,74 gram, psikotropika 228 butir, serta 257.246 butir obat keras terbatas. 

Selain itu, ribuan botol minuman keras dan knalpot tidak sesuai spesifikasi turut dimusnahkan dalam rangka KRYD dan Operasi Pekat.

Tak hanya fokus pada keamanan, Polresta Cirebon juga aktif mendukung program pemerintah.

Hingga akhir 2025, Polresta Cirebon memiliki 269 anak asuh stunting, mendukung ketahanan pangan melalui penanaman jagung di lahan 455,445 hektare dengan hasil 1.980,035 ton, serta membantu penyaluran beras SPHP sebanyak 781.845 kilogram.

Selain itu, Polresta Cirebon telah memiliki 1 SPPG dan merencanakan pembangunan 2 SPPG yang ditargetkan beroperasi pada Februari 2026.

Kegiatan sosial lain yang telah dilaksanakan meliputi bedah rumah 24 unit, pembangunan 4 MCK, 1 Pondok Presisi Mengaji, serta 3 sumur bor untuk masyarakat.

“Polresta Cirebon siap mendukung penuh program pemerintah, mulai dari percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan, hingga pengawasan distribusi bantuan sosial. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri sebagai pelayan dan pengayom masyarakat,” ujarnya.

Dalam peningkatan pelayanan publik, Polresta Cirebon menghadirkan 16 inovasi pelayanan, di antaranya Pelayanan Satu Atap, SIM Masuk Pabrik, STNK/BPKB Drive Thru, Polisi Sambang Pesantren, Command Center, hingga Ruang Pelayanan Terpadu bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

Sepanjang 2025, Polresta Cirebon juga meraih sembilan penghargaan dari berbagai instansi sebagai apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Menutup pers rilis akhir tahun, Kapolresta Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat menyambut pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026 dengan kegiatan positif dan bermakna.

Polresta Cirebon menegaskan kesiapsiagaan jajarannya dalam memberikan pelayanan terbaik.

Masyarakat diimbau segera menghubungi Call Center Polri 110 atau nomor pengaduan 0811-2497-497 apabila membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan darurat.

Press Release Akhir Tahun 2025 tersebut turut dihadiri Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda serta para perwira dari masing-masing satuan fungsi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *