Priangan Insider –Perhatian petani terhadap komoditas buah mulai berubah. Dulu, tanaman musiman menjadi prioritas utama, tetapi kini fokus beralih ke tanaman buah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan bisa dipanen sepanjang tahun. Dalam perubahan ini, muncul sebuah nama yang menarik perhatian banyak petani: Jambu Air Madu Deli.
Ini bukan buah mangga biasa. Sejak pertama kali mendengar namanya, imajinasi langsung tertuju pada rasa yang berbeda. Dan dugaan tersebut tidak tanpa dasar. Mangga madu deli terkenal memiliki rasa manis khas seperti madu, kulit buah berwarna hijau mengilap, serta ukuran yang cenderung besar. Kombinasi ini menjadikannya sebagai primadona baru di bidang hortikultura dan mulai banyak dibicarakan oleh para petani.
Di Kabupaten Garut, khususnya wilayah Bayongbong, kesempatan untuk menanam jambu air madu deli kini semakin terbuka. Benih tanaman unggulan ini sudah tersedia di sebuah toko benih buah-buahan yang berada di Jalan Samarang–Simpang, Kampung Cijelereun, RT 01/RW 05, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Benih tersebut disediakan oleh toko “Khadizarah Bibit”, yang bisa dihubungi melalui WhatsApp di nomor 082.295.693.903.
Pemilik Kios Khadizarah Bibit, Nunung Komalasari, mengatakan bahwa jambu air madu deli memiliki kelebihan yang terlihat dibandingkan dengan varietas jambu air lainnya.
“Jambu madu deli merupakan jenis jambu air yang memiliki rasa buah yang manis seperti madu. Inilah yang menyebabkan namanya menjadi jambu air madu deli,” kata Nunung.
Keunggulan tersebut tidak hanya terbatas pada rasa. Dari segi penampilan, buah jambu air madu deli juga memiliki daya tarik yang kuat di pasar.
“Buahnya berwarna mengkilap, sehingga membuat penampilannya terlihat sangat menarik,” kata Nunung.
Dari segi budidaya, jambu air madu deli termasuk tanaman yang mudah dikelola oleh petani. Tanaman ini relatif gampang dalam perawatannya, mampu beradaptasi dengan lingkungan, serta cocok untuk dikembangkan di berbagai daerah, termasuk Garut. Selain itu, bagi warga yang memiliki lahan terbatas, jambu air madu deli juga bisa ditanam dalam pot.
Nunung menyampaikan, berdasarkan data yang ia peroleh, jenis jambu air madu deli berasal dari Medan dan telah terbukti memiliki kualitas yang baik. Nama baik ini membuatnya cepat menyebar dan diminati di berbagai wilayah.
Rasa yang manis menggugah dan penampilan buah yang menarik membuat jambu air madu deli memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Buah ini diminati baik untuk kebutuhan keluarga maupun pasar buah segar yang mengutamakan kualitas dan tampilan.
“Hal itu membuatnya banyak dibudidayakan oleh petani, termasuk para petani di Kabupaten Garut yang saat ini sedang ramai,” kata Nunung.
Selanjutnya, Nunung menegaskan bahwa bibit jambu air madu deli yang dijual di tokonya merupakan bibit unggulan hasil penyambungan. Jenis bibit ini terkenal memiliki keunggulan dalam hal hasil panen dan kecepatan berbuah.
“Produktivitasnya tinggi dan pasti cepat memberikan hasil,” kata Nunung.
Keunggulan lain yang membuat para petani semakin tertarik adalah kemampuan jambu air madu deli dalam berbuah tanpa terbatas oleh musim.
“Bahkan kabarnya buah jambu madu deli ini berbuah sepanjang tahun tanpa musim, hal ini yang membuatnya diminati oleh banyak petani,” ujar Nunung.
Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, jambu air madu deli tidak lagi hanya menjadi tanaman buah biasa. Ia berubah menjadi peluang baru bagi para petani yang ingin beralih ke komoditas bernilai tinggi dan ramah lingkungan. Bayongbong kini perlahan mulai dikenal sebagai salah satu titik awal perkembangan budidaya jambu air madu deli di Kabupaten Garut.
Alamat dan Informasi Kontak Kios Benih Khadizarah Benih
Bagi masyarakat Garut yang ingin melihat langsung benih jambu air madu deli, kios Khadizarah Bibit berada di Jalan Samarang–Simpang, Kampung Cijelereun RT 01/RW 05, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, tepat di depan SDN Mekarsari 1.
Alamat google maps kios Khadizarah Bibit di SINI ***







