Wisata Surabaya meledak! Mall, Pantai Kenjeran hingga Shanghai Park jadi primadona saat libur Natal 2025

PR SURABAYA – Kota Surabaya sukses menjadi magnet bagi wisatawan selama periode libur Natal 2025. Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya mencatat lonjakan drastis dengan total kunjungan mencapai ratusan ribu orang.

Kepala Disbudporapar Surabaya, Hidayat Syah, mengonfirmasi bahwa daya tarik Kota Pahlawan tahun ini meningkat signifikan berkat kolaborasi antara event besar, fasilitas yang makin nyaman, hingga pertimbangan faktor alam.

Bacaan Lainnya

Mall Surabaya Jadi Primadona Berkat “Holiday Super Sale”

Sektor perbelanjaan masih menjadi tulang punggung pariwisata Surabaya. Hidayat mengungkapkan sekitar 500.000 wisatawan masuk ke Surabaya dengan destinasi utama mall-mall besar seperti Tunjungan Plaza, Pakuwon Mall, Royal Plaza, Surabaya Plaza, hingga Grand City.

“Total (wisatawan) yang masuk itu sekitar 500.000-an, itu pun banyaknya ke mal-mal. Karenakan sekarang ini lagi ada Surabaya Holiday Super Sale itu ya, bahkan Pak Wali (Eri Cahyadi) sudah ikut promosikan itu juga,” kata Hidayat, Minggu, 28 Desember 2025.

Wisata Alam dan Heritage Tetap Eksis

Tak hanya wisata belanja, destinasi ikonik lainnya juga menunjukkan performa positif:

  • Taman Hiburan Pantai Kenjeran: Mencatat sekitar 10.000 kunjungan, termasuk di antaranya turis mancanegara.
  • Wisata Perahu Kalimas: Menarik minat 3.000 wisatawan lokal dan sejumlah turis asing.
  • Wisata Buatan : Lokasi seperti Shanghai Park di Pakuwon City dan Floating Market terpantau padat merayap.

“Ada juga (wisatawan) yang mengunjungi tempat wisata yang dibuat oleh investor. Seperti di Shanghai Park di Pakuwon City Mal itu juga ramai, kemudian di floating market juga ramai, dan masih banyak lainnya,” sebut Hidayat.

Menurutnya, wisata di Kota Surabaya tidak kalah menarik dari kota-kota lain sebagai tempat jujukan wisata. Selain mal, masih banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk berwisata bersama keluarga, seperti di Tunjungan Romansa dan Kota lama.

3 Alasan Surabaya Jadi Tujuan Favorit Wisata

Menurut Hidayat, ada tiga faktor utama mengapa Surabaya sangat diminati pada akhir 2025:

  • Event Surabaya Holiday Super Sale: Diskon besar-besaran yang menarik minat belanja nasional.
  • Kenyamanan Kota: Peningkatan fasilitas publik dan hiburan yang kini lebih ramah keluarga.
  • Faktor Cuaca: Adanya peringatan cuaca ekstrem dari BMKG membuat banyak pelancong memilih berwisata di dalam kota (Surabaya) yang dianggap lebih aman secara logistik dibandingkan bepergian jauh ke luar kota.

Malam Tahun Baru di Kota Lama: Refleksi Tanpa Kembang Api

Menyongsong pergantian tahun, Pemkot Surabaya menyiapkan acara spesial bertajuk “Refleksi Surabaya” di kawasan Kota Lama. Acara ini akan melibatkan berbagai elemen kepemudaan lintas agama, mulai dari Karang Taruna, Pemuda Muhammadiyah, NU, hingga pemuda gereja dan vihara.

“Akan ada perenungan, diskusi, dan doa bersama. Kami ingin malam pergantian tahun menjadi momen refleksi,” jelas Hidayat.

Menariknya, Surabaya memastikan tidak akan ada pesta kembang api pada malam tahun baru 2026. Hal ini merupakan instruksi Wali Kota Eri Cahyadi sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa bencana di wilayah Sumatera dan daerah lainnya.

“Kita bagian dari Indonesia. Saat saudara kita sedang prihatin, tidak bijak jika kita berpesta kembang api. Fokus kita adalah meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta mendukung sektor ekonomi lain seperti esport yang kini penontonnya banyak dari luar kota,” tutup dia. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *