Wayan Koster Percaya Wisata Bali Mencapai Puncak di Akhir Tahun

Gubernur Bali Optimis Pariwisata akan Pulih di Akhir Tahun 2025

Gubernur Bali, Wayan Koster, menunjukkan optimisme terhadap pemulihan sektor pariwisata di pulau tersebut pada akhir tahun 2025. Meskipun terjadi penurunan jumlah wisatawan pada awal Desember 2025, ia menilai hal ini sebagai siklus alami yang wajar dan yakin bahwa kondisi akan kembali membaik.

Koster mengakui adanya penurunan jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Namun, ia percaya bahwa situasi ini tidak akan berlangsung lama. Ia menyampaikan pernyataannya setelah menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Jumat 19 Desember 2025.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jumlah wisatawan mancanegara harian saat ini sedikit turun dibandingkan dengan periode September hingga Oktober lalu. Ia menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh masuknya musim rendah (low season). “Jumlah wisatawan mancanegara harian sekarang agak turun, kira-kira 17 sampai 18 ribu per hari,” ujarnya. “Sebelumnya sekitar 20 ribu. Ada penurunan sedikit karena memang memasuki masa low season.”

Namun, Koster memprediksi bahwa arus peningkatan wisatawan akan mulai terlihat di pekan ketiga bulan Desember, bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Kalau bulan Desember itu kira-kira 600 sampai 700 ribu (wisatawan,-Red),” tambahnya. “Tren kenaikan ini biasanya akan bertahan terus sampai bulan Maret tahun depan.”

Pesan Khusus untuk Merayakan Tahun Baru

Meski tidak membuat larangan, Gubernur Koster meminta masyarakat dan pelaku pariwisata untuk tidak berlebihan dalam merayakan pesta tahun baru. Hal ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum, terlebih di tengah situasi bencana alam yang terjadi di Sumatera.

“Saya kira (petasan/kembang api,-Red) cukup menyalakannya dengan sederhana saja dan yang terpenting adalah sama-sama menjaga ketertiban,” tegasnya.

Kesiapan Pengamanan di Bali

Terkait kesiapan pengamanan menyambut lonjakan wisatawan, Koster menyatakan kepercayaan sepenuhnya kepada jajaran Polda Bali. Pengalaman bertahun-tahun dalam mengelola pengamanan Nataru menjadi modal utama Bali tetap kondusif.

“Bapak Kapolda beserta jajaran sudah sangat siap,” katanya. “Kita punya pengalaman rutin tiap tahun mengatasi masalah keamanan Natal dan Tahun Baru dengan baik.” Ia berharap, “Astungkara, tahun ini juga akan berjalan lancar dan aman.”

Penurunan Wisatawan di Bali

Di sisi lain, penurunan wisatawan ke Bali terlihat dari unggahan salah satu akun Instagram yang menunjukkan perbandingan jumlah penerbangan menuju Chiang Mai, Thailand. Penerbangan ke Thailand terlihat jauh lebih ramai dibandingkan penerbangan menuju Pulau Dewata jelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Jalanan khususnya di tempat pariwisata pun dikeluhkan sepi, terutama oleh para driver pariwisata di Bali. Ketua Forum Perjuangan Driver Pariwisata Bali (FPDPB), Made Darmayasa, membenarkan bahwa jumlah wisatawan lebih turun saat jelang libur Natal dan Tahun Baru 2026 di Bali.

“Info dari teman-teman driver sementara ini memang agak sepi. Mudah-mudahan akhir bulan ini ramai,” ujarnya. “(Penurunan wisatawan) kalau saya di angka kurang lebih 40 persen untuk saat ini,” tambah Darma, Sabtu 20 Desember 2025.

Darma juga mengatakan kondisi penurunan wisatawan sudah dirasakan sejak pertengahan Oktober. Ia menduga, kemungkinan penyebab penurunan kunjungan wisatawan asing ke Bali akhir-akhir ini disebabkan beberapa faktor kompleks, termasuk dampak ekonomi global yang mengurangi daya beli, menjamurnya akomodasi liar atau bodong yang mengacaukan pasar hotel resmi, isu infrastruktur seperti sampah juga macet dan tata kelola transportasi yang semrawut.

Selain itu, permasalahan lingkungan dan budaya akibat pariwisata berlebihan (overtourism) yang mulai memicu perhatian negatif juga menjadi faktor penting. Faktor seperti isu bencana alam juga sempat berpengaruh, meskipun dianggap bukan penyebab utama dibanding masalah ekonomi global.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *