Wanita santai habiskan uang Rp 87 juta milik keluarga untuk judol, polisi curiga lemari tak dibobol

Ringkasan Berita:

  • Kasus wanita di Samarinda curi uang keluarganya Rp 87 juta untuk main judi online
  • Kronologi polisi ungkap kasus tersebut
  • Cara berhenti dari kecanduan judi

Seorang wanita habiskan uang keluarga Rp 87 juta untuk main judi online atau judol.

Bacaan Lainnya

Ia pun ditangkap anggota Polsek Samarinda Seberang karena perbuatannya.

Wanita berinisial H (39) ini mencuri uang milik anggota keluarganya sendiri untuk bermain judi online dan membeli koin digital.

Kasus pencurian ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 2, Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Perbuatan pelaku baru terungkap pada November 2025, saat korban mendapati uang simpanannya di dalam lemari telah berkurang drastis.

“Korban menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di lemari rumah. Saat akan digunakan, uang tersebut sudah tidak utuh dan hanya tersisa sebagian kecil,” kata Kapolsek Samarinda Seberang AKP A. Baihaki, saat dikonfirmasi Jumat (26/12/2025), melansir dari Kompas.com.

Setelah menerima laporan, Unit Opsnal Polsek Samarinda Seberang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Polisi tidak menemukan tanda-tanda pembobolan maupun kerusakan pada kunci lemari tempat uang disimpan.

“Tidak ada tanda kekerasan atau pembongkaran. Dari situ kami menduga pelaku merupakan orang terdekat korban,” ujar Baihaki.

Kecurigaan Polisi Terbukti

Kecurigaan polisi menguat ketika salah satu anggota keluarga yang tinggal serumah, berinisial H (39), justru meninggalkan rumah secara tiba-tiba.

Polisi kemudian melakukan pencarian dan menangkap pelaku pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 13.30 Wita.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah mencuri uang tersebut secara bertahap sejak Agustus 2025.

Aksi pencurian dilakukan puluhan kali dengan cara mengambil sebagian uang korban tanpa sepengetahuan pemiliknya.

“Pengakuan pelaku, uang hasil pencurian digunakan untuk bermain judi online dan membeli koin digital,” kata Baihaki.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya beberapa tas yang digunakan untuk menyimpan uang, satu buah kunci lemari, serta satu lembar pakaian yang berkaitan dengan lokasi penyimpanan kunci.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 367 KUHP tentang pencurian dalam keluarga subsider Pasal 362 KUHP. Saat ini, pelaku ditahan di Polsek Samarinda Seberang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sejumlah cara melepaskan diri dari kecanduan judi

1. Akui bahwa diri Anda kecanduan judi

Langkah awal yang dapat Anda lakukan ialah mawas diri dan lapang dada menerima kenyataan bahwa Anda sedang mengalami kecanduan judi.

Seperti jenis kecanduan lainnya, pecandu biasanya akan terjebak dalam penyangkalan. Di satu sisi Anda bisa mengakuinya, tetapi di sisi lain malah makin ingin melakukannya. 

 

Hal ini lazim dialami orang yang kecanduan.

Penjudi baru akan berhenti atau berusaha menolak saat mencapai pada satu titik di mana kecanduan judi mulai mengganggu kehidupannya, seperti dilansir dari HelloSehat.

2. Renungkan hidup yang berubah total setelah berjudi

Cobalah mulai renungkan dampak negatif judi bagi kehidupan Anda. Contohnya, akibat judi online, Anda jadi memiliki banyak utang kepada anggota keluarga, pasangan, atau teman dekat.

Lihat juga bagaimana kesehatan fisik Anda terpengaruh oleh perjudian. Berat badan Anda bisa saja bertambah secara drastis karena pola makan yang sembarangan dan kurang olahraga.

Selain itu, Anda bisa saja menjadi kecanduan rokok, minum alkohol, bahkan menggunakan narkoba sebagai teman bermain judi.

 

Tulislah “daftar dosa” tersebut. Langkah ini membantu Anda berhenti judi dengan memaksa diri Anda untuk menyadari bahwa perjudian membuat hidup berubah menjadi lebih negatif.

3. Temukan alasan melakukan perjudian

Langkah awal untuk menghilangkan kecanduan judi yakni dengan mengetahui apa sebenarnya alasan Anda untuk melakukan kebiasaan buruk ini.

Anda mungkin ingin mencari kegembiraan dan melupakan masalah hidup. Sementara itu, orang lain bisa saja berjudi untuk mendapatkan pemasukan tambahan. 

Apa pun alasannya, hal ini bisa menjadi fondasi awal untuk melepaskan diri dari berbagai faktor yang menjadi penyebab kecanduan.

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2017, sekitar 0,1–6 persen orang dewasa di seluruh dunia mengalami kecanduan judi alias gambling disorder. Bahaya terkait judi bahkan dianggap sama dengan gangguan depresi mayor dan penyalahgunaan alkohol.

4. Terus terang dengan orang yang dipercaya

Gejala kecanduan judi dapat berupa menarik diri dari lingkungan sosial dan perubahan suasana hati. Orang lain bisa mengira Anda sedang sakit, depresi, hingga menuding berselingkuh.

Bicaralah terus terang dengan orang terdekat untuk meluruskan anggapan tersebut. Anda akan merasa lebih baik begitu masalahnya sudah terungkap jelas.

Anda bisa memberi tahu keluarga atau sahabat yang dipercaya. Dengan dukungan yang tepat, Anda mungkin merasa termotivasi untuk segera berhenti judi.

5. Blokir akses ke platform judi

Blokir akses Anda ke berbagai platform penyedia judi, seperti judi bola dan judi slot online yang kian marak belakangan ini.

Banyak orang berjudi sebagai bentuk pelarian dari stres dan tekanan hidup sehari-hari. Namun, Anda pada akhirnya akan menyadari bahwa judi bukanlah jalan keluar yang benar.

 

Kecanduan judi malah akan membawa banyak kerugian yang tidak terelakkan. Dengan cara ini, Anda sedikit demi sedikit akan belajar untuk berhenti bermain judi.

6. Lepaskan kendali atas keuangan

Mintalah bantuan orang tepercaya untuk mengatur seluruh uang Anda sementara waktu, misalnya dalam jangka empat minggu. 

Dengan memberi kendali keuangan pada orang lain, beban Anda akan sedikit terangkat. Hal ini juga akan memudahkan Anda untuk melanjutkan hidup tanpa bayang-bayang perjudian.

 

Carilah bantuan untuk mengelola utang bila Anda memilikinya. Utang yang tidak terurus malah akan mendorong kembali siklus kecanduan judi yang pernah Anda alami.

Kebiasaan judi untuk menutup utang adalah salah satu kebiasaan yang sulit untuk dipecahkan.

7. Cari kesibukan lain yang lebih sehat

Jika Anda ingin mencari keseruan, cobalah melakukan olahraga yang menantang, seperti bela diri, panjat tebing, maupun sepeda gunung.

Sementara itu, bila Anda merasakan kebosanan, mulailah ikut serta dalam kelas keterampilan, membaca buku, atau melakukan hobi yang Anda sukai.

Tak hanya membantu menghilangkan kecanduan, ini juga dapat menurunkan risiko sakau judi. Sakau judi lebih mungkin terjadi pada minggu pertama setelah Anda berhenti judi.

8. Cari bantuan profesional

Kecanduan judi dapat diatasi dengan terapi perilaku kognitif (CBT). Terapis akan bekerja sama dengan Anda untuk mengubah perilaku dan pikiran yang keliru. 

CBT membantu Anda membangun keinginan untuk mengatasi masalah. Cara ini juga dapat mengembangkan keterampilan untuk menghilangkan kecanduan judi.

Selain itu, CBT mengajarkan penjudi cara menangani masalah di dalam kehidupan pribadi atau finansial daripada mencari jalan keluar lewat perjudian.

9. Minum obat-obatan tertentu

 

Mirip dengan pecandu narkoba, kecanduan judi juga berkaitan dengan pelepasan dopamin, yakni senyawa kimia pada otak yang menimbulkan rasa senang dan bahagia.

Menurut situs Addiction Center, kecanduan bisa melepaskan hingga sepuluh kali lipat kadar dopamin normal. Ketidakseimbangan dopamin ini yang sedikit-banyak memengaruhi kecanduan.

Untuk mengatasinya, psikiater bisa meresepkan obat SSRI, yakni jenis obat antidepresan untuk mengobati gejala depresi sedang hingga berat pada orang yang kecanduan.

Ada pula obat-obatan lain yang bisa Anda gunakan sesuai kondisi atau gangguan lain yang Anda alami. Akan tetapi, Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum minum obat-obatan.

Pos terkait