Perayaan Wisuda Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan
Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (Ibitek) kembali merayakan momen penting dalam sejarahnya, yaitu wisuda bagi para lulusan program Magister Manajemen dan Magister Akuntansi. Pada hari Sabtu, 29 November 2025, sebanyak 86 orang lulusan Magister Manajemen dan 7 orang lulusan Magister Akuntansi resmi diwisuda. Acara ini menjadi momen yang sangat berarti bagi seluruh sivitas akademika Ibitek.
Rektor Ibitek, Dr Yanuar Bachtiar SE MSi, menjelaskan bahwa hingga Tahun Akademik 2024/2025, institusi ini telah berhasil meluluskan total 9.560 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 8.396 orang lulusan Sarjana, 289 orang Ahli Madya Akuntansi, dan 875 orang Magister. Dengan usia yang sudah mencapai 51 tahun, Ibitek telah berkembang dari Akademi Keuangan dan Perbankan (AKPI) menjadi sebuah institut yang kini dikenal sebagai Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan, yang secara resmi berdiri pada 1 April 2025.
Dalam sambutannya, Yanuar menyampaikan bahwa jumlah lulusan yang besar ini merupakan bukti nyata kontribusi institusi dalam membangun daerah, khususnya dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menegaskan bahwa Ibitek tidak hanya menjadi aset daerah, tetapi juga nasional dalam menghasilkan masyarakat akademis yang berakhlak, bermartabat, serta memberikan dampak positif bagi umat manusia.
Tema wisuda kali ini adalah “Kepemimpinan Bisnis di Era Ketidakpastian: Adaptasi dan Strategi untuk Masa Depan”. Tema ini diharapkan menjadi tantangan bagi lulusan untuk menjadi pemimpin yang mampu menghadapi perubahan cepat, tantangan tak terduga, serta kemajuan teknologi yang pesat. Menurut Yanuar, dibutuhkan strategi baru dan pola pikir yang berbeda agar dapat bertahan dan berkembang dalam kondisi ini, bahkan mencari peluang di tengah risiko.
“Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan sebagai bagian dari wadah yang berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terus berusaha meningkatkan mutu pendidikan berkelanjutan yang dapat memberikan dampak baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Yanuar juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikannya. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan dan pengorbanan besar.
“Semoga ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh akan membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” doa Yanuar.
Ia juga menekankan bahwa dengan gelar yang diperoleh, para wisudawan memiliki tanggung jawab untuk mengabdi dan berkarya di tengah masyarakat yang dinamis dan kompetitif. Perkembangan ilmu pengetahuan harus terus diikuti dan diadaptasi agar eksistensi mereka tetap terjaga di tengah perubahan dan persaingan.
Lulusan Terbaik Program Magister
Untuk program Magister Manajemen, lulusan terbaik adalah Sukmo Hadi Nugroho, Fachrizal, dan Yulis Shairi, masing-masing dengan IPK 3,97. Sementara itu, untuk program Magister Akuntansi, lulusan terbaik adalah Budi Dermawan dengan IPK 3,98, Nurul Hayati dengan IPK 3,86, dan Antung Noor Asiah dengan IPK 3,84. Semua lulusan mendapatkan predikat lulus dengan pujian.
Pesan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhammad Syarifuddin MPd, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Provinsi Kalimantan Selatan, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para wisudawan. Ia menekankan bahwa dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar kecerdasan intelektual, tetapi juga kemampuan adaptasi, kreativitas, dan semangat kolaborasi.
“Penghargaan yang tinggi kami berikan kepada para wisudawan. Kalian adalah generasi yang siap menjadi agen perubahan,” katanya.
Ia juga berpesan agar para wisudawan terus belajar sepanjang hayat, mengembangkan diri, dan menjadi pelaku yang menciptakan peluang kerja bagi orang lain. “Saya percaya, lulusan Magister Ibitek hari ini adalah generasi yang siap menjadi agen perubahan,” tegas Wagub.
Selain itu, ia menyampaikan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk berkontribusi nyata dalam kemajuan Kalimantan Selatan dan Indonesia.






