Ulasan buku

Ulasan Buku “Pemimpin Era Globalisasi yang Dimiliki Generasi Z.”  Karya : Harnida Wahyuni Adda SE, M.A, Ph.D, CHRP, QRMA

Editor : Rahmat Hadi

Susunan : Rahmat Hadi

Penulis: Harnida Wahyuni Adda SE, MA, Ph.D, CHRP, QRMA

ISBN : 978-623-5427-85-0

Diterbitkan oleh : Perpustakaan Pranala

Edisi ketiga : Oktober 2025

Resensi :

Perubahan global yang ditandai dengan digitalisasi, pergerakan informasi yang tidak terbatas, serta perubahan dalam struktur pekerjaan telah menghasilkan tantangan baru dalam penerapan kepemimpinan. Dalam situasi ini, Generasi Z tidak lagi bisa dilihat hanya sebagai pewaris yang pasif. Mereka juga menjadi pelaku penting yang mengubah kembali nilai, gaya, dan arah kepemimpinan. Buku Pemimpin Era Globalisasi ala Gen Z, karya Harnida Wahyuni Adda Ph.D ini, muncul sebagai upaya akademik untuk meninjau kembali konsep kepemimpinan melalui perspektif generasi dan globalisasi.

Nah, buku ini berawal dari argumen utama bahwa kepemimpinan pada masa globalisasi tidak lagi mengandalkan model hierarkis dan sentralistik. Penulis menekankan bahwa Generasi Z, yang berkembang dalam lingkungan digital dan global, memiliki sifat khas yang memerlukan pendekatan kepemimpinan yang berbeda.

Gen Z tidak hanya digambarkan sebagai generasi yang adaptif, kritis, dan setara, tetapi juga menghadapi risiko psikososial akibat tekanan informasi dan persaingan global. Oleh karena itu, kepemimpinan yang sesuai untuk Gen Z perlu menekankan empati, keaslian, komunikasi antar generasi, serta dasar etika yang kuat.

Secara konsep, buku ini menjelaskan berbagai model kepemimpinan terkini seperti kepemimpinan transformasional, kepemimpinan pelayan, dan kepemimpinan autentik, yang kemudian diterapkan dalam konteks sosial Indonesia.

Dari sudut pandang akademis, buku ini mengadopsi pendekatan lintas disiplin yang menggabungkan antara ; teori kepemimpinan kontemporer, studi tentang generasi, dan analisis sosial terhadap globalisasi.

Pemimpinan dalam buku ini tidak hanya dianggap sebagai ciri pribadi, tetapi juga sebagai fenomena yang bersifat relasional. Pendekatan ini selaras dengan perkembangan terbaru dalam literatur kepemimpinan yang menempatkan lingkungan sosial dan budaya sebagai faktor penentu.

Meskipun buku ini tidak secara langsung menjelaskan metode penelitian empiris, argumen yang disampaikan didasarkan pada penggabungan teori dan pemikiran mendalam mengenai realitas sosial yang diamati dalam lingkungan akademik dan organisasi.

Kontribusi utama buku ini berada pada upaya mengisi kekosongan antara teori kepemimpinan dunia dan situasi lokal Indonesia. Penulis tidak hanya mengambil konsep kepemimpinan Barat, tetapi juga melakukan penyesuaian konseptual agar sesuai dengan budaya dan struktur organisasi yang terdiri dari berbagai generasi di Indonesia.

Selain itu, buku ini memperluas wacana kepemimpinan dengan memasukkan aspek psikososial Gen Z, yang sebelumnya lebih sering dibahas dalam studi psikologi dan sosiologi generasi, yang jarang diintegrasikan secara terstruktur dalam penelitian kepemimpinan.

Catatan Kritis

Dari perspektif akademis, buku ini memiliki beberapa kelemahan. Pertama, kurangnya penjelasan mengenai metode penelitian empiris yang terencana. Kedua, tidak adanya studi kasus nyata yang mampu memperkuat argumen teoretis. Ketiga, minimnya analisis perbandingan lintas budaya atau lintas negara dalam konteks globalisasi.

Namun, batasan tersebut dapat dipahami karena posisi buku ini hanya sebagai karya reflektif-konseptual, bukan laporan penelitian murni. Itulah sebabnya buku ini sangat sesuai bagi akademisi dan peneliti kepemimpinan, mahasiswa ilmu manajemen dan sosial, serta praktisi SDM dan pengambil kebijakan organisasi.

Catatan Akhir

Sebagai sumber bacaan akademis, buku ini pantas digunakan sebagai referensi awal dalam pembahasan tentang kepemimpinan Generasi Z dan globalisasi. Atau, dapat menjadi dasar untuk pengembangan penelitian lebih lanjut dalam bidang kepemimpinan dan manajemen.

Dampak nyata dari buku ini adalah pentingnya merevisi sistem kepemimpinan dan pengembangan sumber daya manusia agar lebih mampu merespons karakter dan nilai generasi Z, khususnya dalam lingkungan organisasi yang terpengaruh oleh globalisasi.

Secara keseluruhan, buku Pemimpin Era Globalisasi ala Gen Z memberikan kontribusi signifikan dalam studi kepemimpinan modern di Indonesia. Buku ini menyajikan pandangan konseptual yang sesuai, reflektif, dan berbasis konteks, meskipun masih perlu diperkuat dengan data empiris agar mencapai kedalaman akademik yang lebih menyeluruh.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *