Susu Kemangi Unpad Meraih Tiga Penghargaan Internasional

SUSU dengan esktrak daun kemangikombinasi karya mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) berhasil meraih tiga penghargaan di Korea Selatan. Konsep pembuatan minuman yang berbasis penelitian ilmiah muncul dari sebuah isu sosial.

Di lingkungan kami terdapat banyakbangetyang merasa kewalahan akibat masalah pendidikan, tekanan dari keluarga atau dosen, serta berbagai hal lainnya,” ujar anggota tim, Muhammad Badar, kepadaTempo, Selasa, 16 Desember 2025.

Bacaan Lainnya

Dengan konsep susu sebagai penghilang stres, mahasiswa Fakultas Peternakan angkatan 2022 mengajak dua mahasiswi Sekolah Vokasi Unpad Program Studi Agroteknopreneur 2023, yaitu Nakumi Laila Syajida dan Aini Al Fatihaturrinqy, untuk bergabung dalam tim.

Susu dikenal mengandung senyawa tryptophan yang mampu menenangkan pikiran, namun dampaknya masih tergolong lemah. “Kami mencari bahan tambahan yang mampu memperkuat efeknya hingga akhirnya menemukan ekstrak daun kemangi,” ujar Badar.

Daun kemangi yang biasa dimakan sebagai lalapan bersama sambal dan lauk pauk diolah untuk menghasilkan minyak atsiri. Sejumlah kecil minyak yang mengandung senyawa eugenol dan linalool ini ditambahkan ke susu sapi yang telah dipasteurisasi.

Tim juga menambahkan perisa agar minuman tersebut sedikit manis dengan rasa cokelat dan stroberi yang sesuai dengan preferensi kebanyakan pelanggan. Mereka mengemasnya dalam botol plastik berisi 250 mililiter dengan label Milked It!.

Inovasi tersebut memperoleh tiga penghargaan dalam ajang Seoul International Invention Fair 2025, Korea Selatan, yang berlangsung pada 5 Desember 2025. Medali emas diraih dari kategori pertanian dan kesehatan, sedangkan dua penghargaan khusus diberikan oleh Taiwan Invention Association dan Swiss-Korean Association (ASAMCO).

Dalam kompetisi yang memiliki berbagai kategori, menurut Nakumi, terdapat sekitar 30 tim dari Indonesia yang lolos seleksi, berasal dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, hingga perusahaan. Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 500 tim peserta dari 19 negara, yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai negara, seperti kementerian atau asosiasi yang fokus pada inovasi dan pengembangan kreativitas.

Partisipasi tim Unpad dimulai dengan pengajuan proposal karya ke Indonesian Invention and Innovation Promotion Association atau Innopa pada bulan September 2025. Pada bulan berikutnya, diumumkan hasil seleksi.

Saringan kedua dilakukan oleh juri lomba di Korea Selatan berdasarkan dokumen proposal tim tanpa adanya wawancara. Riset mengenai susu sapi yang dicampur dengan ekstrak kemangi ini mereka mulai sejak November hingga Desember 2024. Setelah itu, mereka melanjutkan pengujian pada konsumen melalui penjualan langsung di pasar Unpad setiap hari Minggu pada bulan Februari hingga Maret 2025.

Manfaat menenangkan dan mengurangi stres dari susu campuran ekstrak kemangi, menurut Badar, tidak diuji secara langsung, tetapi diperoleh dari hasil studi literatur. Melalui uji pasar, tim juga mendapatkan pengakuan dari konsumen. “Setelah meminumnya tidur menjadi lebih nyaman, lebih cepat untuk tertidur, dan lebih rileks,” katanya. Dari 84 botol yang terjual, sekitar separuh pembeli memberikan testimonial positif.

Dengan proses produksi yang masih terbatas, daya tahan minuman tersebut hanya bertahan satu hari pada suhu ruang. Namun, jika disimpan di kulkas dapat bertahan hingga lima hari. Bagi mereka, meraih penghargaan di tingkat internasional membuktikan bahwa inovasi tim dapat terus dikembangkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *