Sosok Kim Jeffrey yang jadi bulan-bulanan setelah PSS Sleman kalahkan Persipal Palu di Liga 2

– Inilah sosok Kim Jeffrey yang jadi gembok saat PSS Sleman cetak 3 gol setelah sang pemain ditarik keluar.

Pemain PSS Sleman, Kim Jeffrey harus menghadapi kritik pedas setelah laga kontra Persipal Palu dalam Super League 25/26 pada Minggu (28/12/2025).

Bacaan Lainnya

Dirinya dianggap mendapat banyak peluang emas, namun satu pun tidak dapat ia olah menjadi gol.

Alhasil, dirinya ditarik Pelatih Ansyari Lubis di paruh babak kedua.

Setelah ditarik keluar, PSS Sleman justru bisa mencetak tiga gol yang akhirnya membuat tim unggul 4-0.

Kendati fans bangga dengan kemenangan telak PSS Sleman atas Persipal Palu, kritik terhadap sang pemain tetap tak bisa dielakkan.

Hal ini nampak dalam kolom komentar unggahan terkini PSS Sleman di Instagram pada Minggu (29/12/2025).

“Kim fokus manager wae rasah bal”an ra mutu (Kim Jeffrey lebih baik fokus menjadi manajer tim,-red),” tulis @_zennmn.

“Sesuk kim kancingi wae (Besok Kim Jeffrey jangan dimainkan,” tulis @0ngkii.__.

“Evaluasi ngo tim pelatih,Kim metu iso ngegolke 3 (Evaluasi buat pelatih, Kim ditarik keluar justru bisa mencetak tiga gol,-red)” tulis @sandal.jepit26.

“Kim diganti, datang badai gol yang dinanti,” tulis @fatihhadiwarsa.

“Kim main gur nggo ngguangi peluang (Kim main hanya buang-buang peluang,-red),” tulis @hafizhstr_.

“Andani kae mau diganti langsung gacor to (Sudah dibilang, Kim diganti malah performa tim semakin baik,-red),” tulis @athasulthan.

“Jaluk peluang sing ko ngopo to kim (Kim Jeffrey mau peluang yang seperti apa,-red),” tulis @ridwan_nuriksannudin.

Sosok Kim Jeffrey

Kim Jeffrey merupakan pemain kelahiran Muhlacker, Jerman pada 23 Maret 1990.

Dirinya memiliki darah keturunan Indonesia melalui ayahnya.

Kakeknya dari pihak ayah, Kwee Hong Sing bahkan juga merupakan pemain sepak bola yang pernah membela Persija Jakarta dan Timnas Indonesia pada tahun 1950-an.

Kim Jeffrey mengawali kariernya sebagai pesepak bola pada 2005 bersama klub asal Jerman, Karlsruher Youth.

Setelah kurang lebih lima tahun berlaga di Jerman, dirinya memutuskan untuk hijrah di Liga Indonesia bersama Persema pada 2010.

Kim bahkan sempat menghuni klub raksasa seperti Persib Bandung pada 2016.

Selama lima tahun membela Maung Bandung, dirinya pernah bermain dalam 71 pertandingan dengan catatan 4 gol dan 1 asis selama 4.743 menit bermain.

Bersama Persib Bandung, Kim pernah mencicipi berbagai lini kompetisi, mulai dari Liga 1, Piala Indonesia, hingga Piala Presiden.

Pada 2021 ia kemudian memilih bermain untuk PSS Sleman karena alasan ingin menantang diri sendiri meski kala itu dirinya sudah disodorkan kontrak perpanjangan di Persib Bandung.

Di musim ini pemain berusia 35 tahun itu sudah diturunkan dalam 10 pertandingan Liga 2 PSS Sleman, ia terhitung tiga kali hanya menghuni bangku cadangan, sementara sejauh ini baru mampu menyumbang satu asis.

Kariernya di Indonesia tidak hanya berakhir di klub.

Ia sempat dipanggil Timnas Indonesia setelah terlebih dulu melakukan naturalisasi pada akhir 2010.

Namun, sayangnya ia hanya dipanggil di satu pertandingan persahabatan melawan Myanmar pada 2015 saat Timnas Indonesia masih di bawah Pelatih Benny Dollo.

Itu pun ia hanya mencatatkan permainan selama tujuh menit.

Kini, nilai pasarnya mencapai Rp434,54 juta.

Namun, jumlah ini pernah jauh lebih tinggi, yakni Rp2,61 miliar pada 2021 lalu.

Profil Kim Jeffrey

Nama di negara asal: Kim Jeffrey Kurniawan

Tanggal lahir/Umur: 23 Mar 1990 (35)

Tempat kelahiran: Mühlacker, Jerman

Tinggi: 1,68 m

Kewarganegaraan: Indonesia  Jerman

Posisi: Gelandang – Gel. Tengah

Kaki dominan: keduanya

Klub Saat Ini: PSS Sleman

Bergabung: 1 Mar 2021

Kontrak berakhir: 30 Jun 2026

Statistik Berdasarkan Klub

PSS Sleman: 108 pertandingan, 10 gol, 6 asis, dan 8.527 menit bermain

Persib Bandung: 71 pertandingan, 4 gol, 1 asis, dan 4.743 menit bermain

Pelita Jaya: 26 pertandingan, 2 gol, dan 2.282 menit bermain

Karlsruher SC U19: 9 pertandingan, 1 gol, dan 433 menit bermain

(/Peserta Magang dari Universitas Airlangga/Afifah Alfina)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *