Isi Artikel
Kehadiran Musuh Baru dalam Film Avatar: Fire and Ash
Bagi para penggemar waralaba film fiksi ilmiah epik, Avatar, karya James Cameron, Desember 2025 menjadi momen yang sangat dinantikan. Setelah menunggu selama sekitar tiga tahun, sekuel ketiga, Avatar: Fire and Ash (2025), akhirnya dirilis. Di Indonesia, film ini mulai tayang pada Rabu (17/12/2025) kemarin. Kali ini, petualangan Jake Sully (Sam Worthington) dan keluarganya kembali dimulai, dengan konflik baru yang harus mereka hadapi.
Film ini berbeda dari dua film sebelumnya karena untuk pertama kalinya, Jake Sully akan menghadapi bangsa Na’vi sebagai musuh. Sebelumnya, musuh utamanya adalah Resources Development Administration (RDA), pasukan manusia dari Bumi yang menginvasi Pandora demi kekayaan. Namun, kali ini, mereka harus menghadapi Klan Mangkwan atau yang dikenal sebagai Ash People.
Ash People adalah klan Na’vi yang tinggal di lingkungan ekstrem. Kampung halaman mereka hancur akibat erupsi gunung berapi. Oleh karena itu, Ash People sangat membenci dewi Eywa, merasa bahwa hidup tidak adil bagi mereka. Mereka juga secara aktif merampok dan menyerang klan lainnya. Trailer menunjukkan bahwa mereka sedang menyerang Klan Tlalim.
Ash People dipimpin oleh Varang (Oona Chaplin), seorang Tsahik yang tegas. Varang rela melakukan apa saja demi kebaikan kaumnya, bahkan sampai beraliansi dengan RDA. Ia juga merupakan petarung yang berbahaya, mampu mengendalikan api dan memiliki berbagai senjata mematikan seperti busur panah, belati, serta FT-M3A1 Flamethrower.
Kolonel Quaritch Kembali sebagai Villain Utama
Selain Varang, Kolonel Miles Quaritch (Stephen Lang) masih tetap menjadi villain utama dalam film ini. James Cameron menyatakan bahwa Quaritch akan menjadi villain utama dalam sekuel seri Avatar. Ini menjadi ketiga kalinya ia menjadi villain utama.
Quaritch, yang telah terlahir kembali sebagai Na’vi, menjadi lawan yang tidak kalah kuat dari Jake Sully. Setelah kekalahan pada film kedua, kini ia beraliansi dengan Ash People. Ia menawarkan bantuan untuk membantu mereka mengobarkan api ke seluruh dunia dengan bantuan kekuatan militer dari RDA. Motivasi utama Quaritch adalah keinginan untuk balas dendam terhadap Jake Sully.
Banyak Villain dari Prekuel yang Kembali
Quaritch bukan satu-satunya musuh yang ingin menuntut balas atas kekalahan mereka. Kapten Mick Scoresby (Brendan Cowell), yang sebelumnya memimpin perburuan Payakan dalam film Avatar: The Way of Water (2022), juga kembali dengan armada laut yang lebih besar dan kuat. Sebelumnya, ia kehilangan lengannya akibat diserang oleh Payakan.
Lebih mengejutkan lagi, Lyle Wainfleet (Matt Gerald) juga dikonfirmasi kembali untuk film ketiga. Meskipun sebelumnya ia dikira sudah mati dibunuh oleh Neytiri (Zoe Zaldana), ternyata ia kembali. Lyle adalah salah satu rekan kepercayaan Quaritch yang telah menemaninya sejak film pertama. Karakter ini termasuk salah satu antagonis yang paling dibenci, karena telah membunuh dua karakter penting, yaitu Ikran kesayangan Neytiri, Seze, dan anak Neytiri dan Jake, Neteyam (Jamie Flatters).
Dengan hadirnya banyak villain ikonik, Avatar: Fire and Ash menjanjikan keseruan yang luar biasa. Film ini sudah tayang di bioskop terdekat di kotamu. Yuk, segera atur jadwal nonton kamu! Jangan sampai kehabisan tiket, ya!







