JURNAL GAYA– Nama Fedi Nuril dan Ali Fikry kembali digabungkan dalam sebuah film layar lebar setelah sukses menciptakan perasaan sebagai ayah dan anak di film horor Qorin 2.
Kini keduanya hadir dengan suasana yang sangat berbeda melalui film Bapakmu Kiper, sebuah film komedi olahraga yang berlatar dunia sepak bola kampiun yang dijadwalkan rilis pada 2026.
Menariknya, meskipun genre berubah sepenuhnya, hubungan antara ayah dan anak yang dimainkan oleh Fedi Nuril dan Ali Fikry tetap menjadi inti dari cerita tersebut.
Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai film Bapakmu Kiper yang layak ditunggu.
1. Pertemuan Fedi Nuril dan Ali Fikry Setelah Qorin 2
Di Surah Al-Baqarah, Fedi Nuril dan Ali Fikry berperan sebagai ayah dan anak yang terjebak dalam konflik horor serta pengalaman sosial yang menyedihkan.
Sekarang, keduanya kembali menciptakan dinamika yang serupa, tetapi dengan alur cerita yang lebih hangat, lucu, serta mengharukan.
Fedi Nuril memainkan peran Warto, sedangkan Ali Fikry berperan sebagai Dino, anaknya. Hubungan keduanya dipenuhi dengan jarak emosional, rasa bersalah, dan impian yang belum terwujud.
Itulah formula yang menjadikan kimia mereka terasa penting dan kuat bagi penonton Indonesia.
2. Fedi Nuril Berhenti Sebagai Kiper Klub Liga 3 yang Pensiun Dini
Dalam film tersebut, Fedi Nuril memainkan peran Warto, mantan kiper legendaris klub tarkam Serigala Sakti yang harus berhenti bermain lebih awal.
Dari seorang kiper andalan, Warto kini menjalani kehidupan sederhana sebagai penjual ikan di pasar.
Tokoh ini menampilkan sisi Fedi yang realistis: seorang ayah yang gagal, penuh penyesalan, tetapi masih memiliki cinta yang besar terhadap anaknya. Tarkam dalam film ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga gambaran sosial khas Indonesia.
3. Ali Fikry Sebagai Remaja Penuh Ambisi dan Luka Batin
Ali Fikri memainkan peran Dino, seorang remaja berusia 18 tahun yang menyimpan impian besar untuk masuk ke Liga 2.
Namun, ambisinya terganggu oleh pengalaman masa lalu, Dino percaya kematian ibunya disebabkan oleh kesalahan ayahnya yang terjebak dalam perjudian sepak bola.
Konflik batin Dino menjadi penggerak utama alur cerita. Karakternya mewakili generasi muda desa yang berusaha melangkah keluar dari kehidupan yang statis, tetapi terkendala oleh luka keluarga yang belum pulih.
4. Piala Super Tarkam Menjadi Titik Balik Cerita
Peluang Dino untuk mengubah nasibnya muncul melalui Tarkam Super Cup, kompetisi pencarian bakat terakhir sebelum pintu menuju sepak bola profesional benar-benar ditutup. Sayangnya, keadaan berubah ketika tim kesayangan Dino direbut oleh pihak lain menjelang final.
Di sinilah Warto berusaha memperbaiki masa lalu dengan cara yang berani: membentuk tim baru yang terdiri dari para “serigala tua” dengan kondisi fisik yang kurang memadai, persiapan yang minim, bahkan sampai meminta bantuan dukun.
5. Komedi Desa yang Dekat dengan Kehidupan Nyata
Dibintangi oleh Ody C. Harahap, Bapakmu Kiper menjadi pengalaman pertamanya dalam menyutradarai film dengan tema olahraga.
Justru dari dunia tarik tambang ini muncul berbagai momen komedi yang dekat dengan kehidupan di desa—mulai dari persaingan antar warga, urusan sponsor mendadak, hingga intrik di balik lapangan.
Naskah film disusun oleh Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut, menawarkan humor yang tidak hanya terbatas pada tindakan konyol, tetapi muncul dari karakter dan situasi sosial.
6. Daftar Pemain Pendukung yang Tangguh
Selain Fedi Nuril dan Ali Fikry, film ini turut dibintangi oleh Tanta Ginting, Augie Fantinus, Neysa Chandria, serta beberapa aktor lainnya. Kehadiran mereka memperkaya nuansa cerita dan dinamika tim tarkam yang menjadi inti dari konflik.
7. Proyek Pertama Entelekey Sinema Indonesia
Ayahmu Kiper adalah film pertama dari Entelekey Sinema Indonesia (ESI), sebuah lini produksi yang berada di bawah Entelekey Media Indonesia.
Proyek ini juga menjadi indikasi arah kreatif ESI dalam mengembangkan genre yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sesi pengambilan gambar film ini direncanakan dimulai pada 18 Desember 2025, dan informasi terkini dapat dilihat melalui akun resmi @entelekeymediaid.
Jika Qorin 2 menghadirkan Fedi dan Ali dalam situasi yang penuh ketegangan dan rasa takut, Bapakmu Kiper memanggil penonton untuk tertawa sambil merenungkan tentang keluarga, impian, dan kesempatan baru.
Pertemuan mereka bukan sekadar trik promosi, tetapi merupakan pengembangan lebih lanjut mengenai hubungan antara ayah dan anak yang rusak, kali ini berlangsung di lapangan hijau, bukan di dunia horor.
Ayahmu Kiper siap menjadi hiburan segar pada tahun 2026: menghibur, hangat, dan sangat khas Indonesia.***







