Musda PAN Kuningan Tetapkan H. Udin Kusnedi sebagai Ketua Terpilih
Musyawarah Daerah Partai Amanat Nasional (Musda PAN) Kabupaten Kuningan yang digelar di salah satu convention hall ternama Kota Kuda, Minggu (21/12/2025), resmi menetapkan H. Udin Kusnedi sebagai Ketua terpilih. Keputusan ini diambil melalui rapat pleno tim formatur yang menetapkan komposisi pengurus inti untuk masa jabatan lima tahun ke depan.
Perwakilan DPW PAN Jawa Barat, H. Toto Suharto, mengumumkan bahwa posisi Sekretaris kini dijabat oleh Ade Abdul Jafar Sidik dan Bendahara oleh Wiwin. Penetapan ini merupakan hasil musyawarah mufakat dari lima nama formatur yang sebelumnya telah disetujui oleh DPP PAN.
“Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, berpesan agar seluruh kader mengutamakan soliditas internal demi kemajuan partai,” tutur Toto. Ia menekankan bahwa Zulhas mengingatkan agar pengurus baru tidak terjebak dalam konflik internal dan fokus bekerja untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, simpati masyarakat akan datang dengan sendirinya jika kehadiran kader PAN memberikan manfaat yang nyata.
Dalam kesempatan yang sama, Toto Suharto menekankan pentingnya mengembalikan kekuatan PAN di Kabupaten Kuningan. Pengurus baru diharapkan mampu membawa partai kembali berjaya dan menempatkan kader di posisi strategis pemerintahan daerah.
“Kader PAN Kuningan harus totalitas dan loyalitas kuat untuk mengembalikan kejayaan Partai Amanat Nasional,” ujar Toto.
Sementara itu, H. Udin Kusnedi yang terpilih kembali menjadi Ketua DPD PAN Kuningan, setelah melewati proses musyawarah yang dinamis di antara para anggota formatur, ia menyatakan siap melaksanakan hasil mufakat bersama. “Pemilihan tanpa pemungutan suara (voting) ini dinilai mencerminkan kedewasaan berpolitik para kader di Kuningan,” tuturnya.
“Ia berkomitmen untuk mentransformasi PAN Kuningan menjadi organisasi yang lebih modern dan inklusif sebagaimana mufakat bersama,” tukas Jiud—sapaan akrab Haji Udin. Ia berencana merangkul berbagai elemen tokoh masyarakat, mulai dari akademisi hingga ulama, untuk memperkuat basis partai.
Selain struktur organisasi, Jiud juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi para kader di tingkat akar rumput. “Saya ingin kader PAN tidak hanya aktif berpolitik, tetapi juga mampu berdaya saing secara ekonomi melalui sektor-sektor produktif,” lontarnya.
Salah satu sektor yang menjadi fokus utama adalah pertanian, mengingat potensi besar Kabupaten Kuningan sebagai daerah agraris. “Ini peluang besar mendukung program ketahanan pangan nasional yang sedang didorong oleh pemerintah pusat,” ucap Jiud.
Ia menargetkan kader PAN bisa terlibat langsung sebagai pelaku usaha dalam rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kader akan didorong untuk aktif dalam produksi pangan lokal, sehingga tidak hanya berperan sebagai konsumen atau perantara. “Ingat, melakoninya aktif menjadi produsen pangan, bukan trader,” tegas Haji Udin.
Langkah ini dianggap sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberdayakan ekonomi masyarakat luas. “Harapannya melalui strategi ini, kehadiran PAN dapat dirasakan langsung dampaknya terhadap kesejahteraan warga Kuningan,” pungkasnya.







