Isi Artikel
Pengertian Sablon Plastisol
Sablon plastisol adalah salah satu jenis sablon yang paling sering direkomendasikan untuk pembuatan kaus. Sablon ini menggunakan bahan dasar tinta plastisol yang unik dan tidak ada yang menyamainya. Jenis sablon ini termasuk dalam metode sablon manual yang menggunakan tinta oil based atau berbasis minyak. Hasil kaus dengan sablon plastisol hampir persis dengan gambar aslinya. Jika dilihat, hasil dari sablonnya juga lembut dan tidak terlalu mencolok. Kebanyakan orang menggunakan sablon ini jika desainnya rapat dan kecil.
Jangan khawatir kalau punya kaus dengan sabon plastisol, sebab hasilnya akan aman meski dicuci dengan mesin cuci sekalipun. Hal ini membuat sablon plastisol menjadi pilihan yang populer di kalangan pebisnis kaos.
Kelebihan Sablon Plastisol

Setelah mengetahui pengertian dari sablon plastisol, kamu tentu ingin mengetahui lebih lengkap tentang kelebihannya. Di bawah ini adalah beberapa kelebihan dari sablon plastisol:
- Hasil sablon tahan lama – Ketahanan (durability) dari sablon plastisol sangat baik.
- Kualitas warna bagus – Warna dari sablon plastisol lembut dan tidak mencolok. Warnanya juga tampak cerah dan tidak kusam.
- Tidak mudah mengelupas – Sablon tidak mudah mengelupas karena tinta yang menempel kuat pada kaus.
- Aman saat dicuci – Kaus dengan sablon plastisol juga aman meski dicuci beberapa kali karena tinta yang oil based.
- Cocok untuk desain kecil – Sablon plastisol akan cocok untuk desain yang rapat dan kecil-kecil sehingga tampak lebih detail.
- Mudah diperbaiki – Tinta sablon plastisol yang tidak mudah kering membuatnya mudah diperbaiki saat ada kesalahan dalam proses cetak.
Kekurangan Sablon Plastisol

Meskipun memiliki banyak keunggulan, tentu ada beberapa kekurangan yang perlu kamu ketahui sebelumnya. Berikut adalah beberapa di antara kekurangannya:
- Biaya produksi mahal – Biaya untuk memproduksi kaus dengan sablon plastisol cenderung lebih mahal dibandingkan dengan jenis sablon lainnya.
- Tidak tahan panas – Meskipun tahan jika dicuci, tetapi kamu perlu berhati-hati jika akan menyetrika karena tidak tahan terhadap panas.
- Proses pengerjaan lama – Proses pengerjaan jenis sablon plastisol memakan waktu cukup lama karena tintanya yang sulit kering. Hal itu membuatnya tidak cocok dengan produksi yang cepat.
- Tidak semua vendor menyediakan – Penggunaan sablon plastisol cukup eksklusif dan tidak semua vendor konveksi menyediakannya.
Jenis Bahan Kaus untuk Sablon Plastisol

Kalau kamu berniat akan memakai sablon plastisol untuk kausmu, maka perlu diperhatikan bahan kaus yang aman untuk sablon plastisol. Bahan yang aman digunakan itu ada cotton combed, cotton carded, cotton bamboo, dan CVC.
- Cotton combed – Cotton combed sudah tak asing lagi di telingamu. Ya, cotton combed memang kaus yang sering dipilih karena terbuat dari 100 persen serat cotton. Daripada cotton biasa, jenis kain cotton combed memang lebih berkualitas.
- Cotton carded – Cotton carded hampir mirip dengan cotton combed. Cotton carded pun dibuat dari 100 persen serat katun. Tetapi, proses pembuatan cotton carded hanya sampai pada tahap penggarukan di mesin carding saja.
- Cotton bamboo – Cotton bamboo adalah bahan kaus yang terbuat dari 70 persen bahan alami serat bambu dan 30 persen serat katun. Kainnya memiliki tekstur yang sangat halus dan lembut.
- CVC (Chief Calue Cotton) – Kain ini terbuat dari campuran serat cotton dan polyester. Bahan itu masih tetap nyaman digunakan meski tidak sebagus kualitas sebelumnya.
Itu dia pengertian sablon plastisol beserta kelebihan dan kekurangannya yang perlu kamu tahu. Dengan mengetahui kualitasnya, kamu bisa mempertimbangkan apakah akan memakai jenis sablon ini atau tidak. Semoga informasinya bermanfaat!







