Renungan Harian Katolik Rabu 31 Desember 2025,andquotWaktu Akhir: Beralih Menuju Hidup Baruandquot

Renungan Harian Katolik

Bacaan Lainnya

Rabu 31 Desember 2025

Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD

Misa Syukur Tutup Tahun

WAKTU AKHIR: BERALIH MENUJU HIDUP BARU BERSAMA ANAK ALLAH SANG TERANG

(1Yoh. 2:18-22; Mzm. 96:1-2.11-12.13; Yoh. 1:1-18)

“Dalam Dia ada hidup, dan hidup itu adalah terang bagi manusia.” (Yoh. 1:4

Asal dan tujuan hidup manusia adalah Allah. Kepada kita diberi pengetahuan ilahi dan kebebasan yang bertanggung jawab untuk mengatur hidup secara otonom selaras kehebdak Allah.

Tuhan tidak mengharapkan kesempurnaan  tetapi kerendahan hati  menyadari kekilafan untuk selalu membarui hidup dalam terang kasih dan kebenaran.

Sang Mesias datang ke dunia untuk  mencari dan membawa pulang yang tersesat ke jalan yang benar. Ia hadir sebagai terang untuk menerangi kegelapan dosa dan kejajatan yang meliputi hidup kita.

Karena kerapuhan kodrati kita mengakui bahwa kita rentan terhadap godaan si jahat yang membawa kita terjerumus dalam perbuatan gelap yang menjelma dalam banyak cara hidup yang tak terpuji. 

Walau kita lemah, ada sisi gelap yang tak terelakkan dalam hidup, namun semangat pertobatan sejati membesar hati kita bahwa dalam terang Kristus kuasa kegelapan tidak akan pernah menguasai hidup kita. Sebab kita mendapat karunia istimewa untuk menerima Dia dan kepada kita diberi kuasa menjadi anak-anak Allah karena percaya dalam nama-Nya.

“Ia telah ada di dalam dunia, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya , tetapi orang-orang kepunyaan-Nya tidak menerima-Nya.” (Yoh. 1:10-11). Karena kasih-Nya yang tak terhingga Ia rela mengurbankan Diri demi keselamatan kita. 

Tantangan anti Dia selalu ada. Jangan pernah tergoda untuk meninggalkan Dia. Tetap teguh percaya kepada-Nya. Yohanes nabi besar telah memberi kesaksian tentang Dia sebagai Anak Allah Sang Mesias yang telah ada di dunia untuk menyelamatkan semua orang yang percaya kepada-Nya. Melalui seruan pertobatannya, kita semua disiapkan untuk menerima Dia. 

Santo Yohanes, Rasul mengingatkan kita bahwa pencobaan iman terberat akan terjadi di saat akhir. Antikristus sering dikaitkan dengan penentangan di akhir zaman.

Di sini banyak orang terjebak karena dusta. Para antikristus tidak diurapi oleh Yang Kudus dan  pengetahuan tentang kebenaran tidak ada dalam dirinya.  Antisipasi hindari cara hidup munafik, angkuh dan tidak saling peduli adalah penting.

Kekuatan untuk tetap konsisten dalam pengharapan akan keselamatan dalam Tuhan Yesus adalah kerendahan hati. Mental bertahan dalam iman dan daya militansi perjuangan dalam kebenaran digerogoti oleh model hidup instan di masa kini.

Proses tidak penting, cepat saji yang diperlukan. Bisa saja untuk menggapai yang instan cara kerja rekayasa, manipulasi dan syarat dusta terpaksa ditempuh. Penghakiman atas cara kerja dusta menanti di saat akhir. Kerja jujur dan benar selalu berakhir dengan baik. Inilah orang-orang beriman yang terurapi oleh Yang  Kudus dan mereka pasti bersukacita. 

Pemaznur menanggapi dalam madahnya, “Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, untuk menghakimi bumi.

Ia akan menghakimi dunIa dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.” (Mzm. 96:13). Pada waktu akhir ada penghakiman dari Tuhan. Tidak akan ada seorang pun yang luput. 

Berjuanlah untuk mengakhiri dengan baik semua tugas pelayanan. Sebab pahala, rahmat dan kesuksesana dalam Tuhan diperoleh pada saat terakhir hidup kita. Yesus adalah Sang Sabda kehidupan. Dialah pengharapan kita.

Waktu akhir adalah waktu untuk beralih nenuju hidup baru bersama Anak Allah Sang Terang Abadi. Sebab  kasih Kristus menyala sepanjang zaman.

Selamat beraktivitas dan bersyukur di hari terakhir tahun ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Rabu/Hari Ketujuh Oktaf Natal/A/II, 311225)

Pos terkait