Rempah nusantara menggugah selera: Resep malbi daging sapi Palembang yang lezat dan mengesankan

– Masakan Palembang tidak hanya terkenal melalui pempek dan olahan ikan, tetapi juga memiliki beragam hidangan yang menggunakan daging dengan rasa yang kaya dan kompleks.

Salah satu contohnya adalah malbi sapi, hidangan khas yang sering muncul dalam momen spesial, perayaan keluarga, maupun acara adat.

Bacaan Lainnya

Masakan ini terkenal dengan rasa manis dan gurih yang khas, bau rempah yang kuat, serta tekstur daging yang lembut karena dimasak perlahan hingga bumbu benar-benar meresap.

Ciri khas malbi terdapat pada campuran rempah Nusantara seperti kayu manis, cengkih, ketumbar, dan pala, yang dicampur dengan kecap manis serta kelapa sangrai yang halus.

Hasilnya adalah hidangan berwarna gelap dengan rasa legit yang kaya, berbeda dari semur maupun rendang.

 Untuk melengkapi kenikmatannya, malbi biasanya disajikan bersama sambal nanas segar yang memberi sentuhan asam dan pedas, sehingga rasa tidak terasa enek.

Resep malbi daging sapi khas Palembang ini dibagikan melalui video tutorial dari kanal YouTube Devina Hermawan, yang menyajikan panduan memasak secara runtut dan mudah diikuti, namun tetap menjaga cita rasa autentik.

Bahan Utama

1.      650 gram daging sapi panggang

2.      250 gram kelapa parut

Bahan Bumbu Halus

1.      12 siung bawang putih

2.      7 siung bawang merah

3.      3 cm jahe

4.      1 sendok teh lada putih utuh

5.      ½ sendok teh lada hitam bubuk

6.      1 sdm ketumbar

7.      ½ butir pala

8.      75 ml minyak

9.      50 ml air

Bahan Lainnya

1.      satu batang serai, dihancurkan

2.      5 butir cengkih

3.      6 cm kayu manis

4.      2 sendok makan gula kelapa

5.      4–5 sendok makan kecap manis

6.      1 liter air

7.      1 sendok teh kaldu sapi bubuk

8.      ½ sdt garam

9.      ¼ sdt penyedap

Bahan Sambal Nanas

1.      150 gr nanas

2.      2 buah bawang merah (opsional)

3.      6 buah cabai merah yang berbentuk keriting

4.      15 buah cabai hijau keriting

5.      ½ sendok teh terasi, bakar

6.      ¼ sdt garam

7.      ½ sendok teh gula pasir

Pelengkap

1.      Nasi putih

Cara Membuat Daging Sapi Malbi

1.      Potong daging sapi sesuai keinginan, lalu simpan sementara.

2.      Masukkan bawang putih, bawang merah, jahe, lada hitam, lada putih, pala, ketumbar, minyak, dan air ke dalam blender, kemudian haluskan.

3.      Masak bumbu yang sudah dihaluskan hingga aromanya menguar dan minyaknya keluar, lalu masukkan serei, kayu manis, dan pala, tumis lagi hingga harum.

4.      Tambahkan air, daging sapi, garam, bubuk kaldu sapi, dan bumbu penyedap, lalu masak dengan api kecil hingga daging menjadi lembut.

5.      Bakar kelapa parut hingga berwarna cokelat keemasan, lalu haluskan dengan blender.

6.      Tambahkan gula aren, kecap manis, dan kelapa sangrai yang sudah dihaluskan ke dalam wajan, aduk dan masak hingga bumbu meresap sempurna ke dalam daging.

7.      Untuk membuat sambal nanas, potong buah nanas menjadi potongan kecil berbentuk kotak dan iris bawang merah.

8.      Masukkan cabai merah keriting, cabai rawit hijau, terasi bakar, garam, dan gula pasir ke dalam cobek, haluskan dengan mengulek.

9.      Masukkan sebagian buah nanas, haluskan kembali, kemudian tambahkan sisa nanas dan bawang merah, aduk hingga tercampur sempurna.

10. Daging sapi Malbi khas Palembang siap disajikan dengan nasi putih hangat dan sambal nanas.

Sajian daging sapi khas Palembang ini menawarkan rasa yang lembut namun tajam, rasa manis gurih yang dalam, serta aroma rempah yang langsung membangkitkan selera makan sejak disajikan.

Proses memasak yang perlahan membuat daging menjadi lembut dan bumbu benar-benar meresap, sehingga setiap suapan terasa hangat dan memberikan kepuasan.

Dengan tambahan sambal nanas yang segar dan sedikit pedas, malbi tidak hanya enak tetapi juga seimbang dalam hal rasa.

Hidangan ini sangat cocok disajikan sebagai hidangan keluarga, acara khusus, atau saat ingin menyajikan masakan Nusantara yang tradisional namun tetap menarik.

Makanan yang tidak hanya memuaskan rasa lapar, tetapi juga menyimpan kisah dan kebiasaan dalam setiap porsinya.

Pos terkait