Rayakan 67 Tahun NTT, Siswa SMKN 1 Kefamenanu Tampilkan Kreativitas di Bazar UMKM

Laporan Jurnalis, Kristoforus Bota

Ringkasan Berita:

Bacaan Lainnya
  • Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperingati HUT ke-67 NTT.
  • Acara Bazar UMKM ini memiliki tujuan tidak hanya sebagai wadah promosi produk andalan daerah, tetapi juga sebagai tempat ekspresi kreativitas kalangan muda.
  • Salah satu peserta yang berhasil menarik perhatian pengunjung adalah siswa-siswi SMK Negeri 1 Kefamenanu.

 

, BETUN –Siswa dari SMKN 1 Kefamenanu menunjukkan kreativitas mereka dalam Bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berlangsung di Betun, Kabupaten Malaka, pada hari Rabu (17/12/2025).

Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bagian dari perayaan HUT ke-67 NTT.

Acara Bazar UMKM ini memiliki tujuan tidak hanya sebagai wadah promosi produk andalan daerah, tetapi juga sebagai tempat untuk mengekspresikan kreativitas kalangan muda.

Beberapa peserta yang berhasil menarik perhatian pengunjung adalah siswa-siswi SMK Negeri 1 Kefamenanu.

Siswa SMKN I Kefamenanu hadir dengan memperkenalkan berbagai hasil karya kerajinan tangan yang terbuat dari bahan kayu.

Partisipasi mereka dalam pameran bazar UMKM menjadi bukti nyata bahwa ilmu dan keterampilan yang didapat di sekolah bisa langsung diterapkan dalam bentuk produk yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi.

Siswa-siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut berasal dari program studi Teknik Konstruksi dan Perumahan.

Dipantau, berbagai hasil karya kerajinan mereka dipamerkan dan dijual kepada pengunjung, mulai dari gantungan baju, gantungan kunci, sendok makan, mangkuk, lampu hias, papan iris, penyangga ponsel, kursi kayu, pot tanaman, hingga berbagai perabot sederhana lainnya. Seluruh produk ini dibuat dengan desain yang menarik dan fungsional, mencerminkan kreativitas serta ketelitian siswa dalam memproses bahan.

Guru Teknik Konstruksi dan Perumahan SMKN 1 Kefamenanu, Petrus Olin, saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Rabu (17/12/2025), menyatakan bahwa semua karya yang dipamerkan merupakan hasil ciptaan murni dari siswa-siswi binaannya.

Menurutnya, siswa menyelesaikan setiap tahap produksi secara mandiri, mulai dari perencanaan desain hingga proses akhir.

“Semua kerajinan tangan ini dibuat oleh mereka sendiri, dengan menggunakan ilmu dan keterampilan yang telah didapat dari sekolah. Bahan-bahannya berasal dari sisa kayu yang dikumpulkan, lalu diolah dan dirancang menjadi alat yang siap digunakan serta memiliki nilai jual,” kata Petrus.

Ia menjelaskan, pemanfaatan sisa kayu sebagai bahan baku juga merupakan bagian dari pembentukan karakter, khususnya dalam menumbuhkan sikap kreatif, inovatif, serta kepedulian terhadap lingkungan. Dengan mengolah bahan yang dianggap tidak berguna menjadi produk yang bernilai, siswa diajarkan untuk melihat kesempatan dari keterbatasan.

Selanjutnya, Petrus menyampaikan bahwa dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terdapat beberapa sekolah yang ditunjuk sebagai perwakilan untuk mengikuti pameran UMKM tersebut, dan SMKN I Kefamenanu termasuk salah satunya.

Bagi Petrus, partisipasi dianggap sangat penting sebagai bentuk pembelajaran di luar kelas, sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam mempromosikan hasil karyanya kepada masyarakat umum.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa semakin termotivasi untuk terus mengasah keterampilan yang dimiliki, serta mampu memanfaatkan kreativitas sebagai modal utama dalam menciptakan peluang bisnis di masa depan. Karena hal ini selaras dengan semangat penguatan UMKM dan pengembangan ekonomi lokal di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.(ito)

Ikuti Informasi di GOOGLE NEWS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *