PSIS Memasuki Babak Baru, Wali Kota: Suporter Harus Berjuang Mati-matian Berikan Kepercayaan ke Manajemen Baru

, SEMARANG– Pihak Pemerintah Kota Semarang memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru PSIS Semarang. – Pemerintah Kota Semarang menunjukkan dukungan sepenuhnya terhadap pengurusan baru PSIS Semarang. – Pemerintah kota Semarang menyatakan dukungan penuh terhadap manajemen baru PSIS Semarang.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyatakan bahwa Pemkot siap menjadi mitra penting dalam mendukung pemulihan klub yang menjadi kebanggaan warga setempat.

Bacaan Lainnya

Agustina menggambarkan PSIS sebagai “asets” yang bernilai dan memandang dukungan terhadap klub sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat.

Menurutnya, pemulihan PSIS memerlukan kerja sama antara manajemen, pendukung, dan pemerintah setempat.

“PSIS adalah nama yang sangat terkenal. Dukungan terhadap klub ini merupakan amanat dari warga. Pemerintah Kota Semarang memiliki komitmen sejarah dalam mendukung PSIS, di masa baru ini kita kembali membangun kepercayaan,” ujar Agustina dalam pernyataannya, Selasa (16/12/2025).

Pemerintah Kota Semarang, menurutnya, menyambut kepemimpinan Datu Nova yang secara resmi mengambil alih saham mayoritas PSIS pada November 2025.

Dukungan akan dilakukan melalui bantuan dalam pengurusan izin, komunikasi antar pihak, serta penjagaan pertandingan, khususnya laga kandang di Stadion Jatidiri.

“Komunikasi kepada semua pihak harus dilakukan, dengan tujuan yang jelas, yaitu mengurangi ketegangan, membangun komunikasi yang baik, serta memastikan pertandingan seperti laga kandang berikutnya di Stadion Jatidiri berlangsung lancar dan aman,” ujarnya.

Komitmen ini mendapat respon positif dari Wareng, perwakilan pendukung Panser Biru yang hadir dalam pertemuan tersebut.

“Harapan kami hanya satu: PSIS tetap bertahan di Liga 2 terlebih dahulu. Kondisi kami berada di posisi terbawah, jadi harus fokus terlebih dahulu. Untuk para pendukung, kami siap mendukung dengan cara yang sportif dan tidak anarkis. Yang utama adalah adanya komunikasi yang baik,” kata Wareng menyampaikan aspirasi dari bawah.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota juga mengajak para pendukung untuk bekerja sama.

“Saya meminta bantuan. Pendukung harus berusaha keras untuk memberikan kepercayaan kepada manajemen yang baru. Energi positif kalian menjadi bahan bakar utama tim,” kata Agustina.

Ia menambahkan, selain memenuhi target jangka pendek untuk tetap berada di Liga 2, Wali Kota dan manajemen baru sepakat untuk mengutamakan pengembangan yang berkelanjutan.

Peningkatan Sekolah Sepak Bola (SSB) di berbagai kelurahan di Kota Semarang akan menjadi fokus utama.

“Kita perlu menjawab, mengapa sedikit pemain berkualitas tinggi yang lahir dan tumbuh di Semarang? Jawabannya terletak pada pembinaan sejak dini,” tegas Agustina.

Kerja sama dengan manajemen baru diharapkan mampu membuka jalur karier yang jelas dari SSB menuju tim utama PSIS, bahkan hingga level internasional, guna mengurangi ketergantungan pada pembelian pemain mahal.

Di sisi lain, manajemen baru yang dipimpin oleh Datu Nova mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemkot Semarang. Mereka menegaskan bahwa fokus utama adalah menjaga klub agar tidak terkena degradasi.

“Tujuan kami realistis, bertahan di Liga 2 musim ini adalah langkah awal. Kami memahami posisi kami di bagian bawah klasemen, tetapi dengan kerja sama yang baik dari Pemkot dan dukungan tulus dari para pendukung, kami yakin dapat menciptakan dasar yang kuat untuk bangkit musim depan,” tambah Datu Nova. (*)

Pos terkait