Pria di Aceh Jalan Kaki 136 KM Lewati Jalan Rusak Demi Akad Nikah, Netizen: Pejuang Cinta Sejati!

Di tengah tantangan alam yang menghadang, seorang pria asal Aceh menunjukkan kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalani perjalanan panjang demi melangsungkan akad nikah. Nama Ahmad Handoko kini menjadi sorotan netizen Indonesia setelah ia rela berjalan kaki sejauh 136 kilometer melewati jalur rusak akibat bencana alam.

Perjalanan ini dimulai dari Takengon, Aceh Tengah, menuju Lhoksukon, Aceh Utara. Rute yang biasanya dapat ditempuh dengan kendaraan harus ia lalui dengan kaki sendiri karena akses jalan terputus total akibat longsor dan banjir bandang yang terjadi beberapa minggu lalu. Dari rute tersebut, Handoko menghadapi medan ekstrem seperti jalan berlumpur, bebatuan tajam, serta jalur yang terputus sepenuhnya.

Dalam perjalanannya, Handoko tidak sendirian. Ia bersama empat teman hingga titik tertentu, namun sebagian besar perjalanan harus ia tempuh sendiri. Meski begitu, niatnya untuk tiba tepat waktu di acara akad nikah tidak pernah goyah. “Saya berjalan dari Buntul sampai Gunung Salak kurang lebih empat jam perjalanan. Sampai Gunung Salak baru saya numpang lagi sama orang sampai Lhokseumawe,” ujar Handoko.

Kisah ini viral di media sosial setelah Handoko membagikan pengalaman perjalanannya melalui akun Instagram @handoko_115. Dalam unggahan tersebut, terlihat kondisi jalur yang rusak parah, termasuk tumpukan material longsor dan jalan yang ambles. Postingan tersebut mendapat respons positif dari warganet yang memberikan dukungan dan doa.

“Samara ya bang, titip salam buat calon istri, semoga kalian selalu di lindungi dan diberikam keturunan soleh dan soleha,” tulis salah satu komentar. “Tetap semangat abangku🔥🙌,” tambah komentar lainnya.

[IMAGE: Pria di Aceh jalan kaki 136 km lewati jalan rusak demi akad nikah]

Meski perjalanan penuh tantangan, akad nikah Handoko berhasil dilangsungkan sesuai rencana. Namun, ada sedikit kesedihan karena keluarga dan orang tua tidak bisa hadir karena kondisi jalan yang masih belum memungkinkan. “Sayang akad tanpa kehadiran orang tua dan abang saya. Karena jalan putus jadi saya memutuskan berangkat akad sendirian,” ujar Handoko.

Setelah akad, Handoko kini tinggal di rumah mertua dan merasa bersyukur atas keberhasilannya. “Alhamdulillah saya sehat dan saya sekarang berada di rumah mertua saya dan Alhamdulillah saya sudah menjalankan akad nikah tanggal 8 Desember 2025 kemarin,” kata dia.

Kisah ini menjadi contoh nyata betapa cinta dan dedikasi bisa mengalahkan segala rintangan. Netizen Indonesia pun menyebut Handoko sebagai “pejuang cinta sejati” yang layak diapresiasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *