Isi Artikel
- 1 Tren Kuliner yang Menarik di Kalangan Selebritas
- 2 1. Nasi Bejek Wijaya – Sajian Pedas Gurih Khas Usi Sulistiawati
- 3 2. Sego Tempong Negoro – Kolaborasi Pedas Vicky Nitinegoro & King Abdi
- 4 3. Warung Taburai by Pras Teguh – Masakan Rumahan dengan Resep Ibunda
- 5 Ketika Makanan Menjadi Identitas Para Selebriti
Tren Kuliner yang Menarik di Kalangan Selebritas
Dalam dinamika dunia kuliner yang semakin berkembang, muncul tren menarik yang mulai diminati oleh para selebritas: membuka rumah makan dengan identitas rasa yang kuat. Dari konsep tradisional yang dibalut gaya modern hingga resep keluarga yang diwariskan turun-temurun, setiap restoran menghadirkan cerita yang bukan hanya soal makanan, tetapi juga perjalanan batin para pemiliknya dalam meracik cita rasa untuk masyarakat luas.
Makanan bukan lagi sekadar komoditas, melainkan bahasa yang menghubungkan selera, kenangan, dan kreativitas. Dalam sebuah episode terbaru dari kanal YouTube RUMAH CANDA MELKI, tim berkeliling Jakarta untuk mencicipi hidangan dari tiga rumah makan milik publik figur berbeda—masing-masing menawarkan karakter rasa kuat yang mewakili pemiliknya.
1. Nasi Bejek Wijaya – Sajian Pedas Gurih Khas Usi Sulistiawati
Terletak di kawasan Jakarta Selatan, Nasi Bejek Wijaya menjadi salah satu kuliner yang sempat viral beberapa tahun lalu. Tempat makan ini didirikan oleh artis Usi Sulistiawati, istri dari Andika Pratama. Ciri khasnya langsung terlihat dari namanya: “nasi bejek”—yakni nasi yang dicampur sambal rahasia lalu “dibecek-becek”, menghasilkan tekstur lembut pedas gurih yang membangkitkan selera.
Beberapa menu menarik yang dicoba Melki antara lain:
* Tempe Kemangi, yang ditumbuk halus dan memunculkan aroma wangi segar.
* Ayam Kampung Serundeng, disajikan dengan taburan bawang goreng yang melimpah.
* Telur Keribo, telur besar dengan tekstur renyah di luar namun lembut di dalam.
* Sambal Bwer, sambal segar yang memiliki rasa asam jeruk yang kuat.
* Sambal Bawang, alternatif sambal favorit yang tak kalah nendang.
Meski sambalnya tidak super pedas, racikan rasa di sini seimbang dan membuat setiap suapan terasa nyaman sekaligus nagih. Bagi penggemar sambal asam segar, Sambal Bwer menjadi primadona.
2. Sego Tempong Negoro – Kolaborasi Pedas Vicky Nitinegoro & King Abdi
Berikutnya, perjalanan kuliner berlanjut menuju tempat makan baru milik Vicky Nitinegoro bekerja sama dengan King Abdi, jebolan MasterChef. Restoran ini menawarkan hidangan khas Jawa yang ditonjolkan melalui sambal pedas segar serta bahan makanan yang digoreng teknik khusus.
Menu yang paling dicari adalah:
* Ayam Lengket, yakni ayam goreng yang dimasak menggunakan teknik minyak dingin sehingga menghasilkan tekstur kulit renyah dan rasa gurih alami.
* Sambal Tempong, sambal yang diberi perasan jeruk, menghadirkan aroma segar dan pedas menyengat.
* Sambal Batuk, sambal ciptaan King Abdi yang lebih pedas dan kaya rasa, cocok bagi penggemar sensasi ekstrem.
* Lauk pendamping seperti cumi, udang kecil, dan sayur asem Betawi turut melengkapi kelezatan hidangan.
Saat jam makan siang, antreannya mengular panjang—tanda bahwa restoran ini langsung mendapat tempat di hati para pencinta pedas. Rasa sambalnya yang “nendang” menjadikannya salah satu destinasi kuliner yang wajib dicoba di Jakarta.
3. Warung Taburai by Pras Teguh – Masakan Rumahan dengan Resep Ibunda
Destinasi terakhir membawa tim ke tempat makan milik komedian Pras Teguh, yang mengusung konsep masakan rumahan dengan cita rasa Minang. Nama “Taburai” bermakna “terburai”, menggambarkan penyajian nasi dan lauk yang diaduk bersama bumbu, seperti tradisi makan ala rumahan yang penuh kehangatan.
Dua menu yang paling direkomendasikan adalah:
* Ayam Kecombrang, ayam goreng yang kemudian diberi taburan keremesan kecombrang yang harum dan gurih. Inilah bintang utama yang membuat banyak pengunjung kembali.
* Ayam Kecap, dengan bumbu pekat khas rumahan yang manis, gurih, dan kaya rempah.
Ciri khas makan di Taburai adalah penggunaan:
* siraman kuah gulai,
* taburan bumbu rempah ala rendang,
* serta sambal merah dan hijau yang bisa dicampur sesuai selera.
Di sini, Melki menggambarkan sensasi makanannya sebagai “enak brutal”—karena semuanya diaduk, diurek-urek, dan dipadukan sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan memuaskan. Porsi besar dan karakter bumbu tebal membuatnya semakin menggugah selera.
Ketika Makanan Menjadi Identitas Para Selebriti
Episode kali ini memperlihatkan bahwa dunia kuliner bukan sekadar bisnis bagi para publik figur, melainkan ruang di mana mereka mengekspresikan selera, nostalgia, dan kreativitas. Dari sambal rahasia Usi Sulistiawati, racikan pedas King Abdi & Vicky Nitinegoro, hingga resep warisan ibunda Pras Teguh—setiap hidangan memiliki cerita yang membuatnya hidup.
Melalui liputan ini, perjalanan mengajak kita menyadari bahwa daya tarik kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman, atmosfer, dan emosi di balik setiap sajian. Dan bagi siapa pun yang sedang mencari inspirasi membuka rumah makan, episode ini menunjukkan satu hal penting: makanan yang dibuat dari hati selalu menemukan penikmatnya.







