Masih berusaha memimpin klasemen Super League 2025-2026, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, yakin bahwa ambisi juara bisa tercapai jika kualitas pemain cadangan mampu memberikan perbedaan dalam setiap pertandingan.
Persib Bandung kini berada di peringkat kedua tabel klasemen Super League 2025-2026 dengan mengumpulkan 31 poin.
Tim yang dilatih Bojan Hodak hanya terpaut 3 poin dari Borneo FC yang berada di puncak klasemen.
Setelah menjalani jadwal yang sibuk dengan 6 pertandingan dalam waktu singkat, Maung Bandung kini berhasil mengurangi selisih poin terhadap Borneo FC.
Pelatih asal Kroasia tersebut menganggap bahwa lawan terberat Persib masih Borneo FC.
Karena itu, Pesut Etam masih berada di puncak klasemen dan mereka terus berupaya untuk mempertahankan jarak.
Oleh karena itu, Bojan Hodak tidak menginginkan pemainnya bersantai dan harus tetap fokus agar segera bisa meningkatkan posisi Borneo FC.
“Bagus. Masih ada Borneo. Dua atau tiga minggu yang lalu, selisihnya 11 poin. Sekarang hanya tersisa 3 poin,” kata Bojan Hodak kepada para jurnalis di Bandung.
Pelatih eks Kuala Lumpur City FC menyatakan bahwa Borneo FC juga akan menghadapi pertandingan yang tidak mudah.
Karena dalam pertandingan tunda minggu ke-8, mereka akan menghadapi Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, pada hari Minggu (28/12/2025).
Sementara itu, Persib akan menghadapi PSM Makassar pada Sabtu (27/12/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.
Keadaan ini memberi kesempatan bagi Persib untuk menggulingkan Borneo FC, sehingga Hodak tidak sabar melihat tim meraih kemenangan dalam pertandingan ini.
Oleh karena itu, agar tim kebanggaan bobotoh ini segera menggantikan Borneo FC, Bojan Hodak meminta Marc Klok dan kawan-kawan tetap fokus agar dapat meraih kemenangan.
“Mereka akan berkunjung ke Malut, yang merupakan pertandingan cukup sulit. Jadi kita lihat saja nanti,” ujar Bojan Hodak.
“Kami hanya perlu memperhatikan pertandingan masing-masing,” katanya.
Kondisi ini mengingatkan pada musim lalu ketika Persib berada di puncak klasemen pada pekan ke-17 Liga 1.
Pelatih berusia 53 tahun tersebut berharap tim mampu melakukan hal yang sama meskipun tantangan di musim ini berbeda.
Karena itu, Persib masih harus mengikuti pertandingan lanjutan di AFC Champions League Two 2025-2026.
Berbeda dengan musim lalu ketika tersingkir di babak penyisihan grup, Persib kini berhasil melaju ke babak 16 besar.
Oleh karena itu, Hodak berharap hal-hal positif dapat terulang kembali dan dia juga berkeinginan agar Persib mampu mencapai prestasi yang lebih baik lagi dalam kompetisi AFC Champions League Two nanti.
“Saya berharap tahun ini semuanya terulang. Bedanya, musim ini Persib lolos ke babak berikutnya di AFC,” jelas Bojan Hodak.
Dengan jadwal yang padat ini, Bojan Hodak masih cukup percaya diri tim akan bisa mencapai puncak klasemen.
Namun, untuk mewujudkan misi ini, Bojan menilai faktor pembeda Persib terletak pada kedalaman skuad.
Menurutnya, mengejar puncak klasemen Super League masih bisa dilakukan karena Persib tak hanya ingin mengandalkan 11 pemain utama.
Dia menilai bahwa faktor pembeda inilah yang bisa membuat Persib bisa lebih baik nantinya.
“Inilah alasan mengapa saya selalu mengatakan bahwa kami punya perbedaan yaitu kualitas pemain di bangku cadangan,” ungkap Bojan.
“Kami tidak hanya punya 11 pemain tetapi 16 sampai 18 pemain. Inilah yang membantu kami untuk terus berjalan.”
Saat ditanya terkait resolusi Persib ke depan, Bojan tak menutup ambisinya.
Mantan pelatih PSM Makassar itu berharap Persib bisa menutup musim 2025-2026 dengan hasil terbaik di semua kompetisi.
Tentu saja dia tak hanya mengincar puncak klasemen Super League tetapi Persib pun ingin bisa bicara banyak di AFC Champions League Two.
“Lihat, saya selalu berharap kami bisa finis di peringkat pertama dalam segalanya, di setiap kompetisi. Itu selalu menjadi harapan kami semua,” tuturnya.







