Jurnal kuantitatif ekonomi adalah salah satu bentuk publikasi ilmiah yang memfokuskan pada analisis data ekonomi menggunakan metode kuantitatif. Dalam konteks penelitian ekonomi, jurnal ini menjadi sarana penting untuk menyebarkan hasil studi empiris yang didasarkan pada penggunaan alat analisis kuantitatif seperti statistik parametrik dan non-parametrik, regresi, input-output, atau model ekonometrik. Jurnal kuantitatif ekonomi tidak hanya memberikan wadah bagi para peneliti untuk membagikan temuan mereka, tetapi juga berkontribusi dalam mengembangkan teori ekonomi melalui pendekatan yang lebih objektif dan terukur.
Jurnal Kuantitatif Terapan (JEKT) adalah salah satu contoh jurnal kuantitatif ekonomi yang memiliki peran penting dalam dunia akademik di Indonesia. JEKT diterbitkan dua kali setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus oleh Departemen Pengembangan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Jurnal ini telah terakreditasi dengan peringkat Sinta 2 berdasarkan Keputusan No. 200/M/KPT/2020, mulai dari Vol. 13 No. 2 tahun 2020 hingga Vol. 18 No. 2 tahun 2025. JEKT menempatkan fokusnya pada penerbitan karya ilmiah yang bersifat empiris, terutama dalam penerapan alat analisis kuantitatif seperti econometric, statistik deskriptif, dan model input-output dalam studi ekonomi dan sosial.
Salah satu contoh penelitian yang dipublikasikan dalam JEKT adalah artikel berjudul “Hubungan Ketenagakerjaan Dan Perubahan Struktur Ekonomi terhadap Kesejahteraan Masyarakat” yang ditulis oleh Alexandra Hukom pada tahun 2021. Artikel ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengevaluasi hubungan antara struktur ekonomi, tingkat kesempatan kerja, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan regresi linear sederhana.
Selain itu, ada juga penelitian yang membahas perubahan struktur ekonomi dan dampaknya terhadap kemiskinan, seperti yang dilakukan oleh Alfarabi, Hidayat, dan Selamet Rahmadi pada tahun 2014. Dalam penelitian tersebut, mereka menganalisis data ekonomi provinsi Jambi untuk mengetahui bagaimana perubahan struktur ekonomi dapat memengaruhi tingkat kemiskinan. Metode yang digunakan mencakup analisis statistik deskriptif dan regresi linier berganda.
Penelitian-penelitian seperti ini menunjukkan betapa pentingnya jurnal kuantitatif ekonomi dalam memperkaya pemahaman tentang dinamika ekonomi dan sosial. Dengan pendekatan kuantitatif, peneliti dapat mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan antar variabel secara lebih objektif dan akurat. Hal ini sangat bermanfaat dalam pengambilan kebijakan ekonomi, karena data yang diperoleh dapat menjadi dasar untuk merancang strategi pembangunan yang lebih efektif.
Dalam rangka meningkatkan kualitas penelitian ekonomi, jurnal kuantitatif ekonomi seperti JEKT juga menjadi wadah yang mendukung pengembangan riset ilmiah di Indonesia. Dengan adanya akses ke berbagai jurnal kuantitatif, peneliti dan akademisi dapat memperluas wawasan mereka serta berkontribusi dalam membangun teori ekonomi yang lebih relevan dengan kondisi nyata di lapangan.
Kesimpulannya, jurnal kuantitatif ekonomi merupakan komponen penting dalam dunia penelitian ekonomi. Melalui pendekatan kuantitatif, jurnal ini tidak hanya membantu dalam memahami fenomena ekonomi secara lebih mendalam, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan begitu, jurnal kuantitatif ekonomi layak menjadi perhatian utama bagi para peneliti, akademisi, maupun pelaku kebijakan.







