Pencuri Motor di Kos Simogunung Surabaya, Pelaku Ternyata Wanita

Ringkasan Berita:

  • Kembali terjadi pencurian sepeda motor di kos Jalan Simogunung, Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (16/2/2026) dini hari. Sebuah motor Honda Scoopy milik penghuni kos bernama Diva raib dibawa tiga pelaku. Salah satu dari mereka adalah seorang perempuan.
  • Video CCTV merekam aksi tersebut. Pelaku membagi tugas hanya dalam waktu dua menit, dan korban baru menyadari kejadian itu saat akan pergi bekerja.
  • Lokasi parkir kos sering menjadi target pencurian, sebelumnya beberapa motor milik penghuni dan anak pemilik kos juga raib.

 

Bacaan Lainnya

, SURABAYA– Pencurian sepeda motor kembali terjadi di sebuah penginapan di Jalan Simogunung No. 114, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, pada hari Senin (16/2/2026) sekitar pukul 04.30 waktu setempat.

Pada kejadian itu, sepeda motor milik penghuni kos bernama Diva raib dibawa oleh tiga orang pelaku.

Satu Pelaku Seorang Wanita

Berdasarkan pengamatan Diva terhadap rekaman CCTV, salah satu pelaku diketahui adalah seorang perempuan.

  • Tiga orang datang menggunakan satu sepeda motor secara bersamaan.
  • Sampai ke area parkir, dua orang pria membagi tugas, satu bertanggung jawab mengembalikan motor, sementara yang lain melakukan eksekusi.
  • Perempuan pelaku yang sejak awal duduk di tengah dengan diam.
  • Kurang lebih dua menit, sepeda motor Honda Scoopy dengan plat nomor S 6250 JCB milik Diva hilang.
  • Karyawan Hotel Shangri-La yang berasal dari Lamongan ketika itu masih tertidur lelap.

“Saya tahu motornya hilang saat akan berangkat kerja, baru tahu pukul 07.00,” kata Diva kepada , Selasa (17/2/2026).

Lapor Polisi

Diva kemudian membangunkan kekasihnya. Dari kos mereka pergi ke kantor polisi untuk melaporkan hal tersebut.

“Motor itu hadiah dari kekasih, jadi saya mohon polisi bisa menemukannya,” katanya memohon.

Sering Disatroni Maling Motor

Berdasarkan peristiwa tersebut, area parkir kos-kosan sering menjadi tempat target pencurian.

Sebelumnya, beberapa kendaraan milik penghuni kos dan anak pemilik kos juga pernah hilang.

“Sebenarnya sebelum motorku hilang, pada November 2025 juga sudah terjadi kehilangan. Pertama kali motor anak pemilik kos hilang, kemudian tidak lama setelahnya motor anak kos bernama Sasa juga menghilang,” tambahnya.

Pencurian Motor di Wiyung

Sebelumnya, kejadian pencurian sepeda motor juga terjadi di permukiman wilayah Jalan Wiyung Gang 1, Kecamatan Wiyung, Surabaya, pada dini hari Selasa (10/2/2026).

Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang dilihat, tersangka terdiri dari dua orang.

Rekaman kamera pengawasan di lokasi tersebut hanya menangkap momen tukang ojek yang sedang menunggu di ujung gang.

Kemudian, terlihat momen pelaku eksekutor mendekatinya dengan mendorong sepeda motor hasil curian, lalu melarikan diri keluar gang tersebut.

Motor yang hilang adalah Honda Scoopy dengan bodi berwarna putih dan nomor polisi W-2410-NCX milik penduduk setempat dengan inisial IJ.

Motor Dikunci Stir

Saksi IJ mengungkapkan, ia baru menyadari motornya hilang pada pagi hari.

Mobil yang biasanya diparkir di depan rumah dalam keadaan setir terkunci, tiba-tiba menghilang.

“Saya yang kehilangan sepeda motor. Kejadian terjadi kemarin pagi pukul 04.45 WIB,” katanya saat dihubungi, Rabu (11/2/2026).

Ia mengira pelaku mendapatkan petunjuk dari seseorang yang memahami kondisi permukiman tersebut.

Karena pelaku dengan mudah masuk ke gang rumahnya, lalu mencuri motornya dalam waktu kurang dari tiga menit.

“Kejadian terjadi sangat cepat. Pelaku hanya membutuhkan waktu 3 menit. Diperkirakan ada bantuan dari pihak dalam. Karena gerbang selalu terkunci,” katanya.

Korban Mengalami Kerugian Sebesar 13 Juta Rupiah

Akibat kejadian pencurian tersebut, Korban IJ mengalami kerugian sekitar Rp 13 juta.

Namun, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke kantor polisi setempat.

“Saya telah melaporkan ke pihak berwajib. Kerugian yang saya alami sekitar Rp13 juta,” katanya.

Ia berharap para pelaku segera ditangkap. Mengingat, kejadian pencurian motor sering terjadi di daerah tersebut. Terlebih, motornya bisa segera kembali.

“Sering kali saya kehilangan ponsel di kosan dan motor kali ini. Anehnya, ibu kos tidak mau memasang CCTV,” ujarnya.

Baca berita lainnya di Google Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *