Papandayan, Rekomendasi Pendaki Pemula, Harga Tiket Terbaru

Rekomendasi untuk Pendaki Pemula

Gunung Papandayan, yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi yang sangat direkomendasikan bagi pendaki pemula. Dengan ketinggian sekitar 2.665 meter di atas permukaan laut (MDPL), gunung ini dikenal memiliki jalur pendakian yang relatif ramah dan tidak terlalu ekstrem. Para pendaki dapat menikmati pemandangan alam yang indah sepanjang perjalanan.

  • Jalur pendakian yang jelas dan trek yang tidak terlalu panjang
  • Pemandangan mulai dari kawasan kawah aktif hingga padang edelweiss Tegal Alun
  • Adanya guide yang siap membantu pendaki

Manager PT Alam Indah Lestari (AIL) TWA Gunung Papandayan, Aminta Kaban, menjelaskan bahwa Gunung Papandayan telah tersertifikasi dan memang direkomendasikan untuk para pemula. “Mereka yang baru ingin mencoba mendaki bisa memulai dengan Gunung Papandayan,” ujarnya saat ditemui Tribun pada Kamis (18/12/2025).

Bacaan Lainnya

Selain tingkat kesulitan yang tergolong ringan, Papandayan juga menawarkan pemandangan alam yang menarik. Di awal perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan dinding gunung yang menjulang tinggi di sisi kiri dan kanan trek pendakian. Pemandangan ini merupakan sisa-sisa letusan pertama yang tercatat terjadi pada tanggal 11-12 Agustus tahun 1772.

Di sepanjang trek pos lima atau kawasan kawah, pendaki juga bisa menyaksikan langsung panas bumi berupa uap. Meskipun demikian, di sepanjang jalur itu tercium bau belerang yang cukup menyengat. Di titik terakhir atau di Tegal Alun, pendaki akan dimanjakan dengan pemandangan bunga abadi atau Edelweis.

Persiapan Liburan Akhir Tahun dan Harga Tiket Terbaru

Aminta Kaban menyebutkan bahwa pihaknya saat ini tengah bersiap menyambut kedatangan wisatawan dari berbagai daerah jelang libur Natal dan tahun baru. Sejumlah personil ditambah mulai dari 6 hingga 8 orang untuk membantu berjaga di lokasi wisata. “Termasuk ada bantuan pemantauan dari TNI-Polri, kami sedang siap-siap menyambut wisatawan dengan melakukan briefing kepada personil,” ungkapnya.

Terdapat tarif baru di tahun 2025 ini. Pada hari biasa, tiket masuk pengunjung nusantara sebesar Rp30 ribu per orang, pelajar dengan surat pengantar Rp23 ribu, serta pengunjung mancanegara Rp200 ribu. Sementara pada hari libur, tiket masuk pengunjung nusantara naik menjadi Rp40 ribu, pelajar tetap Rp23 ribu, dan pengunjung mancanegara Rp300 ribu.

Selain tiket masuk, pengunjung juga dikenakan tarif kendaraan. Untuk roda dua, harga Rp12 ribu pada hari biasa dan Rp14.500 saat hari libur. Roda empat seharga Rp25 ribu pada hari biasa dan Rp30 ribu saat hari libur. Roda enam seharga Rp110 ribu pada hari biasa dan Rp125 ribu saat hari libur. Sepeda dikenakan tarif Rp8 ribu baik hari biasa maupun hari libur.

Kemudian untuk fasilitas terapi air panas dikenakan tarif Rp20 ribu untuk dewasa dan Rp10 ribu untuk anak pada hari biasa, sementara pada akhir pekan masing-masing menjadi Rp25 ribu dan Rp15 ribu.

“Kami juga menyediakan berbagai layanan tambahan, di antaranya layanan bermalam atau camping sebesar Rp35 ribu untuk pengunjung domestik dan Rp105 ribu bagi pengunjung mancanegara,” tandasnya.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *