PR Garut- Stadion Gelora Kie Raha berguncang. Sorak suporter pecah di pengujung laga saat Malut United menuntaskan kebangkitan dramatis dan menumbangkan Borneo FC dengan skor 3-2 pada laga tunda BRI Super League 2025/2026. Sempat tertinggal dua kali, Laskar Kie Raha menolak menyerah. Gol penentu Gustavo Franca di masa injury time menjadi klimaks pertandingan sengit yang membuat Malut United melonjak ke posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 31 poin.
Di sisi lain, Borneo FC harus puas tetap berada di peringkat kedua dengan 34 poin. Kekalahan sang Pesut Etam ini juga sekaligus membuat Persib Bandung tetap nangkring di puncak klasmen sementara BRI Super League 2025-2026 dengan keunggulan selisih gol.
Sejak peluit awal dibunyikan, tempo pertandingan langsung tinggi. Kedua tim bermain agresif dan saling menekan tanpa banyak menunggu. Hasilnya, gol cepat pun tercipta.
Baru tiga menit laga berjalan, Borneo FC langsung mengejutkan publik tuan rumah. Umpan matang Mariano Peralta disambut sepakan Juan Villa yang tak mampu dibendung Alan Bernardon. Tim tamu unggul cepat 0-1.
Gol tersebut memaksa Malut United meningkatkan intensitas serangan. Serangan demi serangan dilancarkan melalui kedua sisi sayap, membuat laga berubah menjadi jual beli peluang.
Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di menit ke-26. David Da Silva menunjukkan insting golnya dengan sempurna. Menerima umpan dari sisi kanan, ia mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan tembakan mendatar yang merobek gawang Nadeo Argawinata. Skor kembali imbang 1-1.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim terus saling menyerang. Namun, tak ada gol tambahan tercipta dan skor 1-1 bertahan saat turun minum.
Memasuki babak kedua, laga kembali berjalan panas. Borneo FC kembali menunjukkan efektivitas serangan mereka. Pada menit ke-55, Douglas Coutinho lolos dari jebakan offside dan sukses menaklukkan Alan Bernardon. Skor berubah 1-2 untuk keunggulan Pesut Etam.
Keunggulan tersebut tak membuat Malut United patah semangat. Dukungan penuh suporter di Stadion Gelora Kie Raha menjadi energi tambahan bagi tuan rumah. Hasilnya terlihat di menit ke-69. Pemain pengganti, Taufik Rustam, muncul sebagai pembeda dengan gol penyama kedudukan. Skor kembali sama kuat 2-2.
Setelah gol tersebut, Malut United semakin berani menekan. Nadeo Argawinata harus bekerja ekstra keras, jatuh bangun menghalau sejumlah peluang berbahaya dari kubu tuan rumah.
Drama pun mencapai puncaknya di masa injury time. Saat Borneo FC mulai berharap membawa pulang satu poin, Gustavo Franca muncul sebagai penentu. Sundulannya memastikan bola bersarang di gawang Borneo FC dan mengubah skor menjadi 3-2.
Peluit panjang berbunyi. Malut United memastikan kemenangan dramatis yang disambut euforia suporter, sekaligus memperketat persaingan papan atas BRI Super League musim ini.***
Susunan Pemain
Malut United (4-4-2):
Alan Bernardon; Igor Inocencio, Gustavo Franca, Nilson Junior, Abduh Lestaluhu; Yakob Sayuri, Wbeymar Angulo, Tri Setiawan, Yance Sayuri; David Da Silva, Ciro Alves
Pelatih: Hendri Susilo
Borneo FC (4-3-3):
Nadeo Argawinata; Fajar Fathurrahman, Christophe Nduwarugira, Komang Teguh, Caxambu; Dwiki Hardiansyah, Kei Hirose, Juan Villa; Douglas Coutinho, Joel Vinicius, Mariano Peralta







